Motivasi yang Benar

11 Juli 2012 17:17:13 Dibaca :

Matius 8:19-20 ITB  Lalu datanglah seorang ahli Taurat dan berkata kepada-Nya: "Guru, aku akan mengikut Engkau, ke mana saja Engkau pergi."  20  Yesus berkata kepadanya: "Serigala mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya."



Bagi Tuhan yang penting bukan apa yang kita lakukan saja tetapi mengapa kita melakukannya, khususnya dalam perihal pekerjaan yang benar. Sebab dalam hal dosa justru sebaliknya, Tuhan tidak akan menerima alasan apapun yang menyebabkan kita jatuh kedalam dosa, yang pasti Dia hanya akan menghakimi kita atas dosa apa yang kita jatuh, terlebih jika tidak mau bertobat.

Persoalan yang serius tentang motivasi di hadapan Tuhan adalah bahwa Dia bisa mengetahui motivasi kita langsung dari hati kita. Manusia tidak dapat membaca hati sesamanya, kecuali dengan memerhatikan perbuatan dan perkataan mereka dan mencoba menyimpulkan hati seseorang dari hal-hal itu.

Ahli Taurat ini datang kepada Yesus dengan janji yang luar biasa, yang nampaknya merupakan janji besar yang kurang dipertimbangkan sehingga Yesus memberinya pertimbangan. Mungkin juga orang ini datang dengan maksud untuk mendapat bagian dalam ketenaran yang nampaknya sedang mendatangi Yesus dan kelompokNya.
Memang biasa bagi seorang guru Yahudi pada masa itu memiliki satu atau beberapa orang dari sekianbanyak pengikut yang mengikuti kemana saja sang guru pergi, yang akan membantu sang guru sepenuhnya. Ahli Taurat ini ingin menjadi pengikut yang loyal dan berdedikasi penuh seperti itu pada Tuhan Yesus. Persoalan yang Yesus ingin dia mengerti adalah perkara mengikut Yesus itu bukan seperti yang dipikirkannya.

Itu pula yang terjadi dengan banyak orang yang hari ini begitu sesumbar mengatakan bahwa mereka sudah mengikut Tuhan sepenuhnya, bahwa mereka sungguh-sungguh dan bahwa merekalah yang berkomitmen sedangkan mereka sendiri tidak benar-benar mengerti apa yang mereka katakan itu. Yesus menghitung harga untuk mengikut Dia terhadap orang ini. Dia harus tahu mengikut Yesus itu tidak seperti yang dunia bayangkan. Mereka akan lebih hidup dalam kesederhanaan dan bukan kemewahan.

Jadi jika motivasi mereka adalah untuk mendapat ini dan itu dari perihal mengikut Tuhan maka mereka tak akan dapat bertahan mengikuti Dia. Motivasi yang benar akan memberikan kita perkataan yang benar dan perbuatan yang benar serta akhirnya memberikan buah yang benar.

Apabila kita melakukan sesuatu, ujilah motivasi kita terlebih dahulu apakah sinkron dengan apa yang tampak di luar. Kita tidak bisa benar-benar berbahagia jika motivasinya tidak benar, kita pun tidak bisa bertahan untuk waktu yang lama jika motivasinya aneh.

Tetapi mereka yang punya motivasi yang benar, mereka memberi karena memang mau memberi, mereka mengasihi karena kasih, mereka mencari Tuhan karena Tuhan sendiri dan mereka bekerja keras sebab mereka memang mau mengabdi maka mereka inilah orang-orang yang sukses dan paling bersukacita dalam duni ini. Mereka sudah mendapat upah mereka ketika mereka melakukan apa yang mereka lakukan, mereka tidak mengharap upah yang lain. Upah mereka adalah bahwa mereka mendapat kesempatan melakukan apa yang mereka lakukan.

Pastikan kita melakukan sesuatu karena kita ingin melakukannya, bukan karena menginginkan yang lain.

Thank You, GOD. All glory always be Yours. Amen.

Togar Sianturi

/togarsianturi

TERVERIFIKASI (HIJAU)

Jesus' Disciple|Frieda's Husband|Faithlene's Daddy|GKDI Manado Pastor|Life Coach
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?