Aku Ingin Mendirikan Klinik Tong-Am

10 Agustus 2012 04:38:03 Dibaca :

Bisnis kesehatan dan penyembuhan rupanya sangat menjanjikan. Penawaran atas produk kesehatan begitu ramainya. Tidak tahu pastinya, apakah ini karena banyaknya orang sakit, atau banyak yang ketakutan sakit, atau ditakut-takutin penyakit, atau kesadaran orang Indonesia untuk urusan kesehatan yang semakin meningkat. Lihat saja di televisi, malam-malam ada konsultasi kesehatan pria dewasa, dikelola ahli alternatif. Ada juga produk penghancur tepatnya penggetar lemak, ada sandal kesehatan yang menambah harmonisnya hubungan suami istri oma dan opa.


Yang sedang heboh termasuk di Kompasiana adalah klinik Tong Fang. Dengan iklan testimoni kesembuhan beragam penyakit, klinik ini memang menjanjikan bagi orang Indonesia yang mungkin sudah lelah berobat ke dokter dan rumah sakit. Lihatlah kesaksian mereka, dua atau tiga kali berkunjung, langsung sembuh, sakit penyakit hilang seketika. Belum lagi ada diskon, tak perlu surat miskin seperti di rumah sakit resmi. Ini mengimbangi acara-acara kebangunan rohani (yang juga disiarkan di televisi), kebaktian yang dikelola seperti konser itu ada juga testimoni kesembuhan yang datang secara ajaib, disambut dengan tepuk tangan meriah. Dokter kemana ya, kenapa disana bisa sembuh di dokter tidak. Mungkin dokter juga sudah perlu keajaiban.


Di komplek perumahan tempat kami tinggal pun sudah ada berdiri klinik Tong Bla Bla Bla…. Di tembok depannya terpangpang puluhan jenis penyakit yang bisa disembuhkan. Penyakit parah dan menakutkan bisa disembuhkan, atau hanya sekedar mengurangi berat badan juga bisa, atau mau menambah berat badan juga bisa. Masih sepi memang kulihat.


Melihat fenomena klinik Tong Bla Bla Bla… saya juga ingin mendirikan klinik Tong-Am. Mudah-mudahan belum ada terdaftar nama klinik Tong-Am. Nama ini mengambil nama tengah putraku, yaitu Tongam (bahasa Batak ini). Soalnya anakku ini punya keahlian, yaitu mengurut bapaknya…jadi pasiennya hanya saya saja dulu.


Kalau ada dana, saya akan buat iklan testimoni di televisi begini bunyinya: Tadi saya pegal-pegal, setelah ke klinik Tong-Am sebentar saja, saya sudah sembuh, diurut anak saya si Tongam.


---sekian----


Lekas besar ya Tongam…hasianku!!!

Hasian Ku

/sudung_sajalah

TERVERIFIKASI (HIJAU)

"Tak bisa peluk ayahmu? Peluk saja anakmu!" Hts S., kompasianer abal-abal
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?