Menikmati Malam di Salah Satu Sudut Kota Jogja

05 Maret 2012 18:33:14 Dibaca :

Menghabiskan dan menikamati malam panjang sambil minum teh poci dengan camilan pisang bakar di pelataran Keraton Pakualaman Yogyakarta sangatlah menyenangkan. Tak heran jika semakin malam tempat ini semakin ramai, apa lagi jika malam minggu dan cuaca cerah. Kurang lebih satu kilometer ke arah timur dari kawasan Malioboro, tempat ini boleh dikatakan alternatif buat nongkrong sambil ngobrol santai di waktu malam.

Di tempat ini pengunjung boleh mencari tempat sesukanya, mau lesehan atau memakai tempat duduk. Bagi yang pertama kali berkunjung di tempat ini, jangan heran setelah memarkirkan kendaraan bermotor akan banyak orang yang menawarkan menu makanan. Sekedar tips agar kita dapat memilih menu makanan sesuai yang kita inginkan. Setelah memarkirkan kendaraan, carilah langsung warung makanan yang dikehendaki dan sesuai dengan selera kita. Baru setelah pesan makanan, kita tanya tempat mana yang kosong dan sesuai dengan lokasi yang kita inginkan. Untuk banyak orang alangkah enaknya dengan lesehan.

Menu yang ditawarkan selain teh poci, adalah menu yang biasanya dijumpai di warung-warung angkringan plus camilan dan makanan ringan seperi roti bakar, pisang bakar. Memang tempat ini bukanlah menjual menu yang utama, melainkan lokasi yang enak buat ngobrol sambil menghabiskan malam panjang. Maka jangan heran jika di tempat ini banyak pengunjung yang membawa alat musik seperti gitar, buat bernyanyi bersama teman-teman. Terkadan ada pula yang membawa kartu remi dan tak lupa bedak buat menghukum yang kalah permainan.

Bagi para wisatawan dan para backpaker, tempat ini patut didatangi jika lagi berkunjung di kota Jogja. Rasanya pas ketika capek jalan-jalan di seputaran Malioboro, lalu melepaskan lelah dan penat dengan meluruskan kaki di lesehan teh poci sambil menyantap menu makan malam dengan harga yang ekonomis. Segarnya udara malam di halaman kompleks keraton Pakualaman, dengan sinar lampu kuning sebagai penerang di sudut-sudut jalan, serta masih berdiri kokoh beberapa pohon beringin besar menjadi ciri khas tempat ini yang patut untuk didatangi.

Galih Wirahadi

/sigal

bersama pelangi dan bintang menguntai kata demi kata
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?