Shenoela
www.kompasiana.com/shenoela

suka orat-oret biarpun gak mutu :P
Kompasianer sejak:
11 October 2011
Tulisan : 14 artikel
Komentar : 365 tanggapan
twitter icon Twitter Kirim Pesan
facebook icon Facebook Jadikan Teman
Google+ Laporkan
Rubrikasi
Arsip Tulisan s
Terbaru

Cerpen

Ning…

Mbok Nah menyodoriku buku mewarnai dan sekotak krayon. Entah apa yang merasuki diriku. Buku gambar aku cabik-cabik. Krayon aku patahkan jadi potongan-potongan kecil. Mbok Nah ...

REP | 9 May 2013 18:58

222   15   dibaca 1 menarik

Cermin

Tamasya ke Kebun Manusia

Hari ini cuaca cerah. Langit biru membentang tanpa tepi. Tak tampak anak-anak awan berkejaran melintasi langit. Yang ada hanya Matahari dengan seringainya yang lebar, memberi ...

REP | 26 February 2013 22:05

111   0   dibaca 3 menarik

Cermin

Nona Kupu-Kupu

. Nona Kupu-kupu teronggok di sudut gudang. Debu tebal hangat memeluknya. Kadangkala semut dan kecoak menghampiri. Mereka datang sekadar menyapa, “Apa kabarmu hari ini?” Nona Kupu-kupu ...

REP | 17 February 2013 20:59

146   0   dibaca 6 menarik

Cerpen

Kabar dari Capung

Suara kanak-kanak memenuhi udara pagi. Aku lupa kapan kali terakhir mendengarnya. Dua tahun, tiga tahun, atau empat tahun lalu. Entahlah. Bagiku kini waktu hanyalah bilangan ...

HL | 12 February 2013 13:01

572   0   dibaca 6 menarik

Cermin

Awan di Atas Rumah Kita

. . Senyum Puan mengembang. Hatiku tergelitik rasa penasaran. “Ngeliatin apa, sih?” kutiru sikap duduknya, memeluk lutut dengan kepala tengadah. “Kamu pernah merhatiin nggak,” ucap Puan sambil menatap ...

REP | 25 January 2013 00:58

185   0   dibaca 3 menarik

Cermin

(FF100K) Mama Masuk Tivi

Hari sudah sore. Rasti duduk manis di atas sofa, asik menonton televisi. Domba-domba lucu tengah beraksi di layar kaca. Sesekali kudengar ia terkikik geli. Ketika ...

REP | 14 January 2013 19:49

100   0   dibaca 1 menarik

Cermin

Putri yang Menghilang

. . Mama, aku ingat waktu aku kecil dulu. Setiap malam, sebelum aku tidur, Mama selalu membacakan dongeng untukku. Tentu saja kisahnya tentang para putri. Jalan cerita ...

REP | 10 January 2013 19:17

192   0   dibaca 1 menarik

Cermin

Sebuah Dompet dan Dua Tukang Ojek Payung

Jarum gerimis berluncuran di atap halte bis. Di bawahnya, dua anak pengojek payung sedang berdiskusi serius. Yang satu kurus, satunya gundul. Mereka baru saja menemukan ...

HL | 9 January 2013 08:55

1167   0   dibaca 5 menarik

Puisi

Jakarta Kotaku

. . Sunda Kelapa demikian namanya dulu Bandar utama sebuah kerajaan Hindu Fatahillah lalu datang menyerbu Belanda pun sempat menguasai kota itu Itulah Jakarta kotaku . Semua serba ada di kotaku dari gedung pencolok ...

FIKSI | 28 November 2012 13:48

105   0   dibaca Nihil

Cermin

Sepotong Senja

Matahari beringsut ke balik cakrawala, menyisakan bulatan jingga mungil di ufuk barat. Di langit, camar-camar berseliweran bagai lalu lintas pada jam sibuk. Satu-dua ekor menukik ...

REP | 7 November 2012 19:20

145   0   dibaca Nihil

Subscribe and Follow Kompasiana: