Sekar Mayang
www.kompasiana.com/sekar_mayang
TERVERIFIKASI
| Tulisan | : | 228 artikel |
| Komentar | : | 1960 tanggapan |
![]() |
![]() |
Kirim Pesan | |
![]() |
|
Jadikan Teman | |
![]() |
Google+ | ![]() |
Laporkan |
Ratmi, yang baru setahun lalu menghuni Desa Lemahwungkuk, tidak pernah terdengar mengeluh. Itu bukan kebiasaannya. Tapi, suatu waktu, di kamar mandi, ia menangis bak anjing ...
Poor Lonely Boy (No More!!!) no. 26 (Citra Rizcha Maya & Sekar Mayang) Hei, Upper East Sider! Kamu tahu bahwa kamu mungkin tak lagi mencintaiku. Dan Humphrey, ...
I Am Bennington Sekar Mayang (no. 6) “Mr. Bennington…. Mr. Bennington…. Apa kau mendengarku?” Aku mendengar suara-suara yang entah dari mana datangnya. Aku melihat jari-jari itu terbang pelan ...
Seharusnya aku sudah pulang setengah jam yang lalu. Seharusnya saat ini aku berada di subway menuju Brooklyn. Dan, seharusnya aku tidak menunggui gadis ini! “Bisa aku ...
Aku melihatnya lagi. Di duduk di tempat yang sama setiap harinya – di bangku paling tepi sebelah kanan. Dia datang pada waktu yang sama tiap ...
Pagi ini aku dipanggil Tuan ke kamarnya. Sewaktu mendengar suara rendahnya menyebut namaku dengan lantang, kupikir ia sedang minta dipijat punggungnya, atau minta diambilkan sesuatu, ...
previous chapter Hari Minggu yang tidak biasa di salah satu unit apartemen Greenish Residence. Sore ini, Rosi dan Rhein akan berangkat ke Jakarta. Rosi sekaligus kembali ...
previous chapter Rhein menghambur ke ranjang empuk berlapis sprei biru muda. Ia ingin sekali menangis, tapi tidak bisa. Padahal ia merasa hatinya teriris-iris setelah mendengar pengakuan ...
previous chapter “Rhein. Kamu mau ikut Mama?!” Rosi merasa harus setengah berteriak agar pertanyaannya barusan bisa membangunkan Rhein yang masih tertidur pulas. Tapi, nyatanya itu pun tak ...
previous chapter Rhein kembali ke apartemen. Dilihatnya sang ibu sedang membuat minuman. Ada tiga gelas tinggi di meja dapur dan masing-masing sudah terisi irisan lemon. Es ...