Andri Mastiyanto
Andri Mastiyanto Pegawai Negeri Sipil , Seller Online

Penyuluh KesMas,admin Coin Pendidikan (Coin A Chance) RSKO Jakarta, Best Member Backpacker Jakarta 2014, Nominator Inspiratif Member 2016, kaskuser, buzzer

Selanjutnya

Tutup

Tekno highlight

Masalah Klasik Jakarta "Banjir", Saatnya Menggunakan Aplikasi Z-Alert & Zurich Insurence

21 Maret 2017   05:33 Diperbarui: 21 Maret 2017   18:09 75 0 0
Masalah Klasik Jakarta "Banjir", Saatnya Menggunakan Aplikasi Z-Alert & Zurich Insurence
Deskripsi : Keadaan disaat Banjir I Sumber Foto : regional.kompas.com

Jakarta (21/2/2017), Selasa itu daku duduk di teras rumah menunggu hujan berhenti mengguyur di Cikeas Udik. Jam dilengan kanan menunjukkan pukul 07.30 WIB. Sudah saatnya Daku terpaksa menerobos derasnya hujan di Cikeas Udik karena harus masuk kerja sebagai PNS di unit rehabilitasi narkoba RSKO, Ciracas, Jakarta-Timur.  Pada saat menempuh perjalanan, daku pun diganggu oleh kemacetan yang parah sehingga angkutan perkotaan ( angkot ) nomer 97 jurusan Cibubur Junction - Cibubur harus mencari jalan altenatif. Akhirnya pun daku terlambat karena baru sampai pukul 08.45 WIB ditempat kerja daku.

Setibanya di tempat kerja setelah absensi, daku menyalakan android dan melihat banyak yang mengshare di group WA kejadian banjir dibeberapa sudut kota. Bekasi, Cileungsi dan yang tidak asing lagi Jakarta di informasikan banjir atau tergenang. Bahkan salah-satu teman di group WA menyampaikan rumahnya mengalam banjir setinggi dada. Tidak hanya group WA, ketika daku membuka social media bertebaran lah status dan share pic menyangkut banjir. 

Dalam diri ada rasa ingin mempercayainya tetapi ada tanya apakah yang ditampilkan di social media dan group WA ini "Hoax" atau memang kejadian sebenarnya. Hanya satu kata "Percaya". Tidak ada seseorang yang bertugas mengklarifikasi apa yang disampaikan oleh teman-teman daku yang mereka share. Hal ini sejatinya merupakan "Masalah". 

Social media saat ini menjadi tempat mengshare berita atau peristiwa oleh penggunanya. Bahkan banyak pengguna social media yang tidak melakukan cross chek menyangkut valid tidaknya berita tersebut. Yang terpenting berita  / kabar yang mereka share sesuai dengan apa yang ada di kepalanya. Daku pun saat ini menyadari bahwa peristiwa banjir merupakan komiditi politik maka perlunya sebuah tools / apps / sosmed yang mampu memberikan kepastian peristiwa dari sumber-sumber terpercaya.

 

Apa Itu Z- Alert ??

Jakarta menempati peringkat ke-20 dalam kategori kota dengan risiko bencana tertinggi secara global. Ibu Kota Negara Indonesia dengan popilasi lebih dari 10 juta penduduk membuat stake holder dan pihak-pihak yang peduli untuk harus mempersiapkan infrastruktur dan tools menghadapi berbagai risiko bencana. Menurut data Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya pada tahun 2015 tercatat 6.231 kecelakaan di Jakarta. Bila di rata-rata ada lebih dari 17 kecelakaan per hari nya. 

Pada periode Januari-Agustus 2016, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta juga mencatat ada 700 kejadian banjir di ibu kota. Saat ini banjir bukanlah dianggap sebagai sesuatu yang misteri tetapi sudah tau akan menimpa, Untuk itu diperlukan sebuah alat pemberitahuan dan peringatan apabila terjadi kejadian banjir disuatu tempat. Ini akan berguna apabila kita akan menuju ke suatu tempat agar terhindar dari hadangan banjir.

Deskripsi : Kompasiana Nangkring Z-Alert I Sumber Foto : Andri M
Deskripsi : Kompasiana Nangkring Z-Alert I Sumber Foto : Andri M

Dian Wibowo sebagai Chief Operating Officer PT Zurich Insurance Indonesia mengungkapkan "Menyikapi banyaknya bencana yang sering terjadi di kota Jakarta, Zurich Insurance Indonesia meluncurkan aplikasi Z-Alert yang difokuskan untuk membuat penggunanya tanggap akan ancaman bencana banjir tersebut. Tidak hanya banjir peristiwa lain pun dapat diketahui melalui aplikasi ini, yaitu ; kecelakaan lalu lintas, kebakaran, serta pemadam arus listrik" ucap nya di Mid Town, Kuningan, Jakarta (18/2/2017)

Deskripsi : Peta lokasi banjir yang tergambarkan di aplikasi Z-Alert I Sumber Foto : Z-Alert
Deskripsi : Peta lokasi banjir yang tergambarkan di aplikasi Z-Alert I Sumber Foto : Z-Alert

Deskripsi : Lokasi tempat secara detail, dan pemberi sumber berita di aplikasi Z-Alert I Sumber Foto : Z-Alert
Deskripsi : Lokasi tempat secara detail, dan pemberi sumber berita di aplikasi Z-Alert I Sumber Foto : Z-Alert

Deskripsi : Kumpulan kejadian banjir dibeberapa titik di Jakarta di aplikasi Z-Alert I Sumber Foto : Z-Alert
Deskripsi : Kumpulan kejadian banjir dibeberapa titik di Jakarta di aplikasi Z-Alert I Sumber Foto : Z-Alert

Dengan menginstall Z-Alert di smartphone, kita sebagai pengguna bisa berperan aktif dengan melaporkan setiap bencana yang terlihat, seperti banjir, kebakaran, atau tabrakan. Dan kita juga bisa melihat kabar bencana apa saja di sekitar. Setiap info yang diberikan Z-Alert dipastikan telah terverifikasi oleh pengelola aplikasi ini. Z-Alert menggunakan berbagai media terpercaya untuk proses verifikasi, seperti lembaga pemerintah seperti TMC Polda Metro , TV, website dan radio.

Deskripsi : Aplikasi Z-Alert telah tersedia di play store I Sumber Foto : Z-Alert
Deskripsi : Aplikasi Z-Alert telah tersedia di play store I Sumber Foto : Z-Alert

Tidak hanya  informasi bencana, Z-Alert juga menyediakan informasi bengkel terdekat jika sewaktu-waktu kita butuh bantuan. Jadi, agar kita bisa lebih tanggap bencana di Jakarta. Untuk mendapatkannya bisa download Z-Alert di Google Play Store. Sayangnya aplikasi ini belum tersedia untuk pengguna iOS, tapi dipastikan akan segera tersedia dalam waktu dekat. Z-Alert masih terbatas di Jakarta saja.

Pengenalan aplikasi Z Alert  daku dapatkan informasinya melalui acara Kompasiana Nangkring bersama Wirahadi Suryana yang merupakan Director of Corporate/Commercial PT Zurich Insurance Indonesia, lalu Dian Wibowo sebagai Chief Operating Officer PT Zurich Insurance Indonesia, dan juga menghadirkan Kompasianer, Motulz, yang dikenal suka “mengoprek-oprek” peralatan digital.

-------

Siaga Bencana Dengan Asuransi Kendaraan Bermotor Dari Zurich Insurance

Bagi pemilik kendaraan bermotor ketika banjir terjadi yang bisa dilakukan menadahkan tangan keatas agar air cepat surut. Risiko terbesar yang dapat dialami kendaraan bermotor saat banjir adalah terjadinya water hammer. Yakni sebuah keadaan di mana mesin kendaraan mati secara mendadak akibat masuknya air ke dalam ruang bakar melalui air intake.

Pada saat air masuk, tidak seperti minyak yang mudah dikompresi. Bila sudah berada ke ruang bakar, air justru akan menjadi padat dan piston akan kalah. Yang terjadi piston bisa bengkok maupun patah. Bahkan, yang lebih parah blok mesin bisa jebol.  Risiko lain yang menghantui kendaraan saat banjir adalah bercampurnya oli dengan air. Jika hal ini terjadi, bisa mengakibatkan berkurangnya daya lumas oli, sehingga komponen menjadi cepat aus.

Adapun komponen lain yang berisiko mengalami kerusakan saat banjir terjadi adalah altenator. Komponen ini memiliki fungsi mengubah putaran mesin menjadi arus listrik. Jika altenator sampai terendam air, maka pengisian kelistrikan akan berkurang bahkan bisa mengakibatkan mobil mogok. Apalagi untuk mobil generasi sekarang yang sudah menggunakan sistem elektrikal. Bila satu komponen kelistrikan mengalami masalah, akibatnya bisa menjalar ke komponen lain.

Bagi pemilik kendaraan bermotor ini sebuah bencana keuangan, itu yang dialami kakak ketika kendaraannya terendam banjir. Ia menyampaikan kepada daku untuk biaya keringkan karpet dan brake clean serta adjust sekitar Rp 2 jutaan. Sedangkan untuk kerusakannya sudah sampai ke sektor mesin, biaya yang dikeluarkan cukup besar sekitar Rp 20 jutaan.

Pada saat itu kakak tidak mengasuransikan kendaraannya. Ia pula belum mengenal asuransi kendaraan bermotor dari Zurich Insurance. Asuransi ini memberikan perlindungan kendaraan bermotor termasuk kewajiban hukum  kepada pihak ketiga atas kematian atau luka-luka jasmani dan atau kerusakan properti. Kerugian dan atau kerusakan fisik akibat risiko yang ditanggung, seperti tabrakan, kebakaran, kendaraan terbalik, kerusuhan, huru-hara, gempa bumi, letusan gunung berapi, tsunami dan banjir. 

Deskripsi : Ansuransi Kendaraan Bermotor - Zurich Insurence I Sumber Foto : Zurich Insurence
Deskripsi : Ansuransi Kendaraan Bermotor - Zurich Insurence I Sumber Foto : Zurich Insurence

Karena banyak kejadian yang tidak terduga itu dan ini bisa menjadi masukan untuk keluarga besar daku yang memiliki kendaraan bermotor untuk Tanggap Resiko Bencana. Yang patut diketahui Zurich Indonesia memiliki perlindungan bagi kendaraan bermotor yang kita miliki. Asuransi ini melindungi mobil dan motor dari hal-hal yang tidak diduga. Produk asuransi kendaraan bermotor tersebut di antaranya adalah: 

  1. Mobil Z, yaitu : asuransi untuk mobil dengan memberikan perlindungan menyeluruh atas kerugian pada mobil yang kita miliki dari risiko yang tidak terduga, dengan tambahan manfaat untuk kenyamanan pemilik kendaraan. 
  2. Motor Z, yaitu : asuransi untuk motor sport, motor bebek, atau pun skutik, asuransi jenis ini menawarkan perlindungan untuk motor kesayangan yang kita miliki dari kehilangan dan diri kita dari kecelakaan. 
  3. Komprehensif & TLO , yaitu : Asuransi mobil yang memberikan perlindungan menyeluruh atas kerugian pada mobil yang kita miliki dari risiko yang tidak terduga, termasuk total loss karena kecelakaan atau pencurian.

Bahkan Zurich Insurence berani berkomitmen dengan berjanji bernama ZAP250, yaitu program dimana pemegang polis kendaraan, bisa menguji komitmen Zurich Insurence akan membayar dalam bentuk voucher bensin senilai Rp 250.000 ketika mereka tidak menepati janji.

----ooo000ooo---

Jabodetabek sudah tidak asing dengan kata BANJIR saatnya Tanggap Resiko Bencana dan mulai mempertimbangkan ansuransi bagi kendaraan bermotor, patut dicoba Zurich Insurence. Untuk info lebih lanjut DISINI

 

Salam Hangat Blogger Rusuh dari Cikeas - Andri Mastiyanto

email : mastiyan@gmail.com, Twitter : @AndrieGan , Instagram : @andrie_gan , FB : Ade Andrie M

MyBlog ; http://www.kompasiana.com/rakyatjelata