Rahmat Mulia Harahap
www.kompasiana.com/rahmatmh

TERVERIFIKASI

Untuk suatu perubahan kearah yang lebih baik harus dimulai dari diri sendiri biarpun itu hanya sedikit.
Kompasianer sejak:
22 May 2011
Tulisan : 132 artikel
Komentar : 91 tanggapan
twitter icon Twitter Kirim Pesan
facebook icon Facebook Jadikan Teman
Google+ Laporkan
Rubrikasi
Arsip Tulisan s
Terbaru

Novel

Perjalanan ke Langit

LIMA Sungguh Aku Pencinta Berat Dirimu “ Hei, apa khabar orang yang lagi kasmaran? Sombong, ya. Lima hari nggak nongol!” Jaka langsung memberondong ketika ...

REP | 23 February 2013 08:54

132   0   dibaca Nihil

Novel

Perjalanan ke Langit

EMPAT Asmara Terpeleset “ Aku rasa dia hanya mau mempermainkanmu!” kata Jaka, sohib kental Toro menanggapi curhat Toro sore itu di kamar Jaka sambil matanya ...

REP | 20 February 2013 08:19

133   0   dibaca Nihil

Cermin

(BF) Ah…Seragam Itu

“ Kamu kenal nggak Bapak ini..?” tanya saudara misanku begitu kami duduk di kursi rotan di rumah kreditanku setelah aku menjemputnya diterminal sambil memperlihatkan sebuah ...

REP | 16 February 2013 11:06

116   0   dibaca 1 inspiratif

Cermin

(BF) Lelaki yang Berbagi

57 Gundukan tanah merah masih tercium segar, aroma kesahduan langsung  mengisi rongga kalbu saat berada di dekatnya.  Taburan bunga  di atas gundukannya  menambah keharuan mengenang  jejak-jejak ...

REP | 16 February 2013 08:04

131   0   dibaca Nihil

Novel

Perjalanan ke Langit

TIGA Berumah di Laut Saat berada di ruangan tiga kali tiga setengah meter itu Estie selalu merasa seperti tawanan yang dikurung dalam sebuah sel, bedanya kamar ini ...

REP | 14 February 2013 11:28

80   0   dibaca Nihil

Puisi

Aku Hentikan Memetik Rembulan

Aku hentikan  memetik rembulan belajar mematut diri menjejak putih di luka yang purba dan perlahan tinggalkan episode gelisah bersujud takzim di arasmu. berlabulah hati yang risau larunglah nelangsa pencarian ini dengan ...

FIKSI | 12 February 2013 08:11

96   0   dibaca 1 inspiratif

Novel

Perjalanan ke Langit

DUA Detik-detik Cinta Menyentuh Tahun 1990 awal. Seandainya festival teater antar sekolah lanjutan atas ini masih tiga bulan lagi, Toro, sebagai sutradara tidak akan mau ...

REP | 9 February 2013 08:05

114   0   dibaca Nihil

Novel

Perjalanan ke Langit

SATU Suara yang Menghibur Handphonenku berbunyi, ada pesan singkat masuk dari nomor yang tidak aku kenal, “Awan berarak bukan tempat kita bergantung. Angin akan mudah ...

REP | 6 February 2013 13:39

125   0   dibaca Nihil

Cerpen

Matinya Sang Pengunjuk Rasa

Untuk kebahagiaan lelaki tua itu apapun akan aku lakukan. Bila perlu nyawakupun akan aku  berikan asal dia bahagia. Tapi kenapa setiap lelaki itu datang ke ...

REP | 5 February 2013 10:47

189   0   dibaca 1 menarik

Puisi

Saat Aku Tatap Wajahmu

Ketakutan di rembang wajahmu lebih dari kamu kehilangan semua yang kamu miliki kerut tuanya berbisik andai  waktu bisa  putar balik aku  tidak akan pernah  ...

FIKSI | 1 February 2013 10:20

71   0   dibaca Nihil
1 2 3 ... 14 Next »

Subscribe and Follow Kompasiana: