Mohon tunggu...
Mas Wahyu
Mas Wahyu Mohon Tunggu... In Business Field of Renewable Energy and Waste to Energy -

Kesabaran itu ternyata tak boleh berbatas

Selanjutnya

Tutup

Politik

Kasus PKL Tanah Abang: Politikus Lulung Pergi, PKL Tanah Abang Berseri

1 Agustus 2013   08:06 Diperbarui: 24 Juni 2015   09:45 2928
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Politik. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Freepik

Duet Jokowi Ahok dalam proses menuntaskan permasalahan relokasi PKL Tanah Abang mendekati babak akhir.

Kepergian Lulung Lunggana --Politikus PPP yang juga diindikasikan becking preman Tanah Abang--untuk umrah, dimanfaatkan oleh Jokowi untuk melakukan serangan kilat untuk menyelesaikan secara cepat dan tepat kasus PKL Tanah Abang. Berikut paparannya.

Menurut Kompas.com Rabu, 31 Juli 2013, dalam berita “Kini PKL Tanah Abang Dukung Rencana Jokowi” mengungkap bahwa sejumlah PKL Tanah Abang berbalik sikap dan mendukung upaya relokasi pedagang ke Pasar Blok G Tanah Abang.

Hal ini terungkap dalam rapat bersama antara Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, Wakil Gubernur Basuki Tjahaja Purnama, satuan kerja perangkat daerah (SKPD), serta pedagang kaki lima di Tanah Abang. Pertemuan itu dilakukan di Balaikota Jakarta, Rabu (31/7/2013).

Setelah acara itu, PKL berbondong-bondong mendaftar untuk relokasi di Blok-G Pasar Tanah Abang setelah mendapatkan jaminan dari Jokowi-Ahok bahwa mereka tidak akan dikejar-kejar untuk membayar angsuran sewa lapak untuk lima tahun setelah gratis enam bulan sebagaimana yang terjadi di era pemprov sebelumnya.

Pemprov DKI, sebagaimana dikatakan oleh Ahok dalam penjelasannya kepada para PKL Tanah Abang dalam rapat pada hari itu bahwa Pemprov akan menjamin penyelesaian kontrak dengan pihak swasta yang menangani pasar. Jaminan lain yang dijanjikan oleh Pemprov adalah memperbaiki Blok G Pasar Tanah Abang, mempersiapkan lahan parkir dan pengelolaan Pasar Tanah Abang oleh swasta saat ini akan diambil alih oleh PD Pasar Jaya.

Kunjungan Jokowi ke Pasar Tanah Abang di sore harinya menambah pendaftar yang bersedia di relokasi ke Blok G Pasar Tanah Abang. Dan bahkan kini Blok G menjadi rebutan.

Kita boleh bersukur dan lega dengan proses penyelesaian happy ending ini. Kita berharap kepada Jokowi-Ahok untuk selain PKL yang berjualan di jalan juga menertibkan preman-preman di Tanah Abang agar mereka tidak mengutip iuran liar di Pasar Tanah Abang, dan menimbulkan keresahan yang bisa dipolitisasi oleh lawan politik Jokowi-Ahok untuk menjatuhkan mereka menuju jenjang karier yang lebih tinggi.

Jokowi-Ahok sedang bekerja keras dan baik untuk menuntaskan problema Jakarta. Dukungan dan dorongan semangat kepada Jokowi-Ahok dan seluruh jajaran Pemda DKI Jakarta akan memberikan kemudahan untuk menyelesaikan problem-problem yang lain secara cepat dan tepat

Kepulangan Lulung Lunggana dari umrah kembali ke Jakarta nantinya, semoga juga turut bergembira dan ikhlas dengan happy-endingnya kasus PKL Tanah Abang ini.

Kita layak mendukung Jokowi-Ahok yang memang benar-benar bekerja dengan baik dan tanpa kenal lelah dengan “style” dan gaya kepemimpinan mereka yang ada. Kurangi pendapat-pendapat negative yang memojokkan Jokowi-Ahok. Hati nurani yang bersih dari iri, dengki dan curiga hendaknya tidak ditempatkan kepada mereka berdua. Mereka betul-betul bekerja untuk mengurangi problema Jakarta demi kenyamanan dan bahkan kesejahteraan warga Jakarta.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Politik Selengkapnya
Lihat Politik Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun