Wisata

Teman Asik Berwisata Air di Kota Semarang

16 Juli 2017   14:04 Diperbarui: 16 Juli 2017   14:13 77 0 0

Semarang merupakan ibukota Provinsi Jawa Tengah dengan tingkat kepadatan penduduk yang cukup tinggi. Rata-rata penduduk Kota Semarang merupakan pegawai, pekerja, dan pelajar yang mempunyai banyak kesibukan. Sehingga terkadang masyarakat membutuhkan refreshing untuk menghilangkan rasa penat sejenak setelah seharian melaksanakan rutinitas. Kota Semarang mempunyai banyak objek wisata, salah satunya adalah wisata air. Wisata air digandrungi banyak masyarakat untuk sekedar melepas lelah, menikmati waktu bersama keluarga, ataupun menjalankan rutinitas olahraga. Terkadang banyak masyarakat yang mengurungkan niatnya untuk berwisata air karena kurangnya informasi tempat wisata yang kurang menarik. Untuk itu, kami memberikan solusi untuk permasalahan tersebut dengan membuat aplikasi wisata air di Kota Semarang (AWAS) secara online mengingat sekarang ini kebutuhan akan internet telah menjadi salah satu kebutuhan pokok masyarakat. AWAS dapat digunakan dengan mudah dengan berbagai layanan yang ada. Seiring berjalannya waktu, aplikasi ini dapat dikembangkan untuk menyajikan informasi wisata lain dan cakupan wilayah yang lebih luas.

Kota Semarang memiliki bandar udara internasional Ahmad Yani. Oleh karena itu kota Semarang berpotensi sebagai salah satu kota wisata yang wajib dikunjungin oleh wisatawan dalam negeri maupun luar negeri apabila singgah di Jawa Tengah. Namun, kurangnya popularitas obyek-obyek wisata di Semarang, maka wisatawan lebih memilih untuk pergi ke Surakarta atau Yogyakarta karena objek-objek wisata disana lebih terkenal.

Selain itu, dikarenakan kurangnya pengetahuan wisatawan tentang lokasi obyek wisata di Semarang membuat wisatawan mengundurkan niatnya untuk bepergian di kota lumpia ini. Padahal kota Semarang memiliki banyak obyek wisata yang dapat di kunjungi, mulai dari pusat kota Semarang hingga pelosok kota Semarang.

Salah satu wisata yang popularitasnya kurang adalah wisata air yang ada di kota Semarang. Dibandingkan dengan wisata air di Kabupaten Purbalingga, wisata air di kota Semarang kurang terkenal. Padahal purbalingga bukanlah ibu kota Jawa Tengah, dan posisi kabupatenya berada di tengah-tengah provinsi dan suhu udara di sana tidaklah setinggi di kota Semarang. Bahkan menurut Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika Stasiun Pemantauan Semarang, Jawa Tengah pada tanggal Rabu, 8 Oktober 2014 suhu di Semarang mencapai 37,74C dimana suhu tersebut nyaris menyamai rekor panas yang terjadi pada tahun 1972, yaitu 38,07C. Selain suhu udara yang panas, BMKG juga mengukur kadar kelembapan udara hanya 24% dari rata-rata, yakni 40%. Melalui data yang telah dipaparkan oleh BMKG, dapat dilihat bahwa potensi wisata air di Semarang sangatlah besar.

Dikarenakan kurangnya popularitas dan pengetahuan wisatawan tentang obyek wisata air di kota Semarang, tercipta gagasan untuk membuat aplikasi AWAS (Aplikasi Wisata Air di Kota Semarang) berbasis Androidyang menyajikan informasi mengenai wisata air di kota Semarang yang dapat memudahkan masyarakat. Di sisi lain dengan adanya aplikasi ini dapat membantu pemerintah untuk mempromosikan wisata air yang ada di kota Semarang. Selain membantu pemerintah dalam pembangunan kota Semarang, aplikasi AWAS ini juga merupakan usaha yang menjanjikan dalam jangka panjang. Dalam keberlanjutannya, aplikasi AWAS ini dapat dikembangkan lagi untuk menyajikan informasi mengeai wisata-wisata lainnya yang ada di kota Semarang.

Proses membuat Aplikasi Wisata Air di Kota Semarang hingga proses publikasinya dibutukhan waktu selama lima bulan. Metode yang dilakukan dalam pembuatan aplikasi AWAS ini terbagi menjadi beberapa tahap, yaitu : 1) Tahap Persiapan; 2) Tahap Pembuatan; 3) Tahap Publikasi; dan 4) Tahap Kerjasama; 5) Tahap Pengembangan. Kesemua tahap tersebut dijalankan oleh lima penanggung jawab yang menjalankan spesifikasi tugasnya masning-masing. Kegiatan ini dilakukan di Jalan Sigawe 18 RT 03 RW 02, Tembalang, Semarang dengan objek seluruh kota Semarang. Berikut adalah penjelasannya.

Setelah keberjalanan aplikasi AWAS, dilakukan pengembangan guna meningkatkan kualitas dan kepuasan dari pengguna aplikasi AWAS dengan meningkatkan inovasi berupa penambahan fitur baru yang mampu mempermudah pengguna dalam mengakses aplikasi AWAS serta penambahan informasi wisata kota Semarang yang lebih luas. Untuk mengembangkan usaha, AWAS memiliki empat fokus, antara lain:

  • Ide dan aplikasi

Ide dan aplikasi mencangkup pengembangan ide mengenai AWAS, merancang dan membuat aplikasi, serta kerjasama dengan mitra.

  • Traffic

Traffic dikembangkan dengan mencari pengguna AWAS, Pada tahap ini sangatlah berpengaruh nantinya dengan kerjasama mitra. Selain itu pada tahap ini merupakan tahap pengembangan paling lama.

  • Kerjasama mitra

Kerjasama mitra dikembangkan untuk pengajuan kerjasama dengam mitra mengenai penjualan tiket online, pemasangan iklan, dan royalty.

  • Evaluasi

Evaluasi mencangkup penambahan fitur baru atau atau menjadikan AWAS bukan hanya aplikasi wisata  air namun wisata keseluruhan, mengevaluasi konten yang disukai dan yang tidak disukai, dan menjadikan aplikasi wisata ini nomor satu di Indonesia.

Seperti bisnis start-up lainnya pada bidang yang berbeda, dibutuhkan waktu yang yang cukup lama dalam mengenalkan aplikasi kepada masyarakat hingga terdengar familiar. Seperti aplikasi Go-Jek yang dibutuhkan waktu kurang lebih dua tahun lamanya untuk membuat namanya menjadi familiar di masyarakat dengan keuntungan yang masih terbilang masih sangat kecil.

Selain untuk kepentingan bisnis start-up, Aplikasi Wisata Air di Kota Semarang (AWAS) ini memberikan manfaat terhadap berbagai aspek, antara lain:

  • Sosial, masyarakat mendapatkan informasi wisata dengan mudah dari aplikasi dengan tambahan layanan yang ada.
  • Ekonomi, pedagang sekitar tempat wisata dapat mengalami peningkatan pendapatan karena pertambahan pengunjung.
  • Pendidikan, masyarakat dapat bertambah pengetahuan dari artikel dan publikasi yang edukatif dari media sosial.
  • Mitra, dari informasi wisata dapat terpublikasi secara luas meningkatkan jumlah pengunjung dan pendapatan mitra.
  • Seni budaya, setiap tempat wisata memiliki keunikan budaya yang menjadi bahan informasi menarik untuk dipublikasi melalui AWAS.
  • Ketahanan, AWAS menyimpan data pengguna yang dapat digunakan oleh instansi pemerintah terpercaya termasuk untuk bahan analisis ketahanan.

Bisnis di bidang teknologi informasi kini mulai berkembang pesat. Hal ini dapat dilihat dari semakin banyaknya pasar online yang ada di internet. Biaya yang murah serta pengaksesan yang mudah menjadi salah satu faktornya. Selain itu, faktor lainnya yaitu kini internet menjadi salah satu kebutuhan pokok masyarakat. Masyarakat juga kini lebih memilih untuk memanfaatkan internet dalam pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari. Oleh karena itu, AWAS mempunyai peluang yang besar untuk menjadi salah satu aplikasi penyedia informasi serta tiketing online.

Dalam keberjalanannya, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan informasi dan pemesanan tiket wisata, AWAS dapat dikembangkan dengan inovasi-inovasi dalam pemaksimalan fitur yang disediakan dan untuk jenis wisata yang disuguhkan lebih diluaskan lagi. Dalam kata lain wisata yang dimuat tidak hanya wisata air, melainkan wisata keseluruhan yang ada di kota Semarang, bahkan Indonesia. Potensi pengembangan AWAS untung tiket, iklan, royalti, dan penjualan big data

Aplikasi Wisata Air di Kota Semarang (AWAS) adalah aplikasi berbentuk web mobileyang berisi mengenai informasi wisata-wisata air di kota Semarang dilengkapi dengan fasilitas utama berupa ticketing online dan fasilitas lainnya. AWAS dibuat dengan tahapan antara lain persiapan, perencanaan, pemrograman, pencarian dan pemasangan bahan, serta pengembangan AWAS merupakan start-up untuk mengawali bisnis online. Beberapa potensi yang didapatkan dari bisnis onlineini antara lain untung tiket, iklan, royalti, dan penjualan big data. Untuk mendapatkan hal-hal tersebut maka diperlukan publikasi dan kerjasama. Publukasi digunakan untuk pengenaaan dan pemasaran aplikasi agar memperbanyak dan memperluas pengguna. Publikasi dilakukan secara labgsung dan melalu berbagai media sosial. Sedangkan kerjasama diperlukan untuk mendapatkan informasi sebagai bahan aplikasi dan mitra untuk menjalin kerjasama guna memperoleh keuntungan.