Ekonomi

Konsep Dasar Pemasaran Syari'ah

19 Mei 2017   21:56 Diperbarui: 19 Mei 2017   22:04 89 1 0

A. DEFINISI EKONOMI ISLAM

Ada banyak pendapat di seputar pengertian dan ruang lingkup ekonomi Islam. Dawam Rahardjo, memilah istilah ekonomi Islam ke dalam tiga kemungkinan pemaknaan; 

pertama yang dimaksud ekonomi Islam adalah ilmu ekonomi yang berdasarkan nilai atau ajaran Islam. 

Kedua,yang dimaksud ekonomi Islam adalah sistem. Yaitu sistem pengaturan kegiatan ekonomi dalam suatu masyarakat atau Negara dengan suatu cara atau metode tertentu. 

Ketiga,ekonomi Islam dalam pengertian perekonomian umat Islam. Ketiga wilayah tersebut, yakni teori, sistem, dan kegiatan ekonomi umat Islam merupakn tiga pilar yang harus membentuk sinergi.

Tujuan yang ingin dicapai dalam suatu sistem ekonomi Islam berdasarkan konsep dasar dalam Islam yaitu tauhid dan berdasarkan rujukan kepada Al-Qur’an dan Sunnah adalah:

1. Pemenuhan kebutuhan dasar manusia meliputi pangan, sandang, papan, kesehatan dan pendidikan untuk setiap lapisan masyarakat.

2. Memastikan kesetaraan kesempatan untuk semua orang.

3. Mencegah terjadinya pemusatan kekayaan dan meminimalkan ketimpangan dana distribusi pendapatan dan kekayaan di masyarakat.

4. Memastikan kepada setiap orang kebebasan untuk mematuhi nilai-nilai moral.

5. Memastikan stabilitas dan pertumbuhan ekonomi.

Empat nilai utama yang bisa ditarik dari ekonomi Islam adalah:

1. Peranan positif dari Negara, sebagai regulator yang mampu memastikan kegiatan ekonomi berjalan dengan baik sehingga tidak ada pihak yang merasa dirugikan oleh orang lain.

2. Batasan moral atas kebebasan yang dimiliki, sehingga setiap individu dalam setiap melakukan aktivitasnya akan mampu pula memikirkan dampaknya bagi orang lain.

3. Kesetaraan kewajiban dan hak, hal ini mampu menyeimbangkan antara hak yang diterima dan kewajiban yang harus dilaksanakan.

4. Usaha untuk selalu bermusyawarah dan bekerja sama, sebab hal ini menjadi salah satu fokus utama dalam ekonomi Islam.


B. DEFINISI PEMASARAN

Kotler memberikan definisi bahwa “Manajemen pemasarn sebagai suatu seni dan ilmu memilih pasar sasaran dan mendapatkan, menjaga, dan menumbuhkan pelanggan dengan menciptakan, menyerahkan dan mengkomunikasikan nilai pelanggan yang unggul”.

Sehingga secara umum pemasaran dapat diartikan sebagai suatu proses social yang merancang dan menawarkan sesuatu yang menjadi kebutuhandan keinginan dari pelanggan dalam rangka memberikan kepuasan yang optimal kepada pelanggan.

Konsep inti dari kegiatan pemasaran ialah:

· Kebutuhan, keinginan dan permintaan

· Produk (jasa dan barang)

· Nilai, biaya, dan kepuasan

· Pertukaran, transaksi dan hubungan

· Pasar

Berikut ini kepuasan nasabah dalam dunia perbankan:

· Tangibles

· Responsitivitas

· Assurance

· Reliabilitas

· Emphaty


C. BAURAN PEMASARAN (MARKETING MIX)

Kotler (2000) memberikan definisi mengenai bauran pemasaran sebagai:

Bauran pemasaran adalah seperangkat alat pemasaranfaktor yang dapat dikendalikan –product, price, promotions, place- yang dipadukan oleh perusahaan untuk mengahsilkan respon yang diinginkan dalam pasar sasaran.”


D.KONSEP PEMASARAN SYARI'AH

Secara umum pemasaran syariah adalah sebuah strategi yang mengarahkan proses penciptaan, penawaran, yang dalam keseluruhan prosenya sesuai dengan akad dan prinsip-prinsip muamalah dalam Islam. Ada 4 karakteristik yang terdapat pada syariah marketing:

· Ketuhanan (rabbaniyah)

· Etis (akhlaqiyah)

· Realistis (al-waqi’yyah)

· Humanitis (insaniyyah)



E.NILAI-NILAI PEMASARAN SYARI;AH

Ada beberapa nilai-nilai dalam pemasaran syariah yang mengambil konsep dari keteladanan sifat Rasulullah Saw, yaitu shiddiq, amanah, fathanah, tabligh,danistiqamah:


IAI AGUS SALIM METRO LAMPUNG

Prodi Ekonomi Syariah Mata Kuliah : Pemasaran syariah                          

Dosen Pengapu : Aye Sudarto.ME.Sy     

KOMUNIKASI PEMASARAN

Oleh: Nur Hidayati