[YCPA2012] Deborah Dewi: Seorang Grafologis

21 Juni 2012 21:58:58 Dibaca :

Masih dari ajang Young Caring Professional Award 2012.


Kali ini saya akan mencoba sedikit mengenal lebih jauh sosok pemenang YCPA tahun lalu, yaitu mba Deborah Dewi. Seorang grafologist atau ahli membaca tulisan tangan ini dulunya sempat terjerembab di dunia "kamu tidak akan berhasil" yang diciptakan oleh lingkunga sekitarnya. Ketika ia bermimpi, sementara orang-orang di sekitarnya malah mengejek atau tidak mendukunya dengan berkata sambil menunjukkan jarinya ke dirinya "its impossible!", maka ditutuplah rapat-rapat mimpinya itu. Dan tudingan orang-orang di sekitarnya membuatnya percaya bahwa ia tidak cukup baik, untuk hal apapun. Sampai ia pun tak berani dan mempunyai nyali untuk keluar dari kerangkeng "you're not good enough".


Hingga suatu saat, ia menyadari bahwa "she's good enough", untuk banyak hal, barulah hidupnya berubah 180 derajat. Mengenal dan menekuni ilmu grafologi membuat dirinya membuka diri dan meyakini permata yang ada dalam dirinya sudah mulail tergali dan terkuak. Dan, hasilnya sangat menakjubkan. Bagaimana ia kini terkenal sebagai seorang ahli grafologi dan banyak mendapat undangan untuk bisa membaca karakter seseorang melalui tulisan tangannya.


Mungkin bisa diambil contoh beberapa contoh tulisan tangan yang dilihat dari segi kemiringan huruf yang bisa mencerminkan karakter si penulisnya.


Bentuk kemiringan tulisan tangan, apakah itu miring ke kiri atau ke kanan, atau tegak lurus.


•    Mereka yang tulisannya miring ke kiri menunjukkan penulisnya bersikap tertutup (introvet). Segala sesuatu diukur menurut penilainnya sendiri atau menurut ukuran masa lampau. Disamping mempunyai sikap konservatif, orang dengan tipe tulisan ini sangat individualis.



•    Jenis tulisan miring ke kanan, menandakan orang yang ramah, aktif dan bersikap terbuka (extrovet), berani menghadapi tantangan baru. Dalam bekerja kata hatinya merupakan power yang penting, tapi dalam hal yang kurang dikuasai dia lebih banyak untuk menanyakan kepada ahlinya.



•    Tulisan tangan yang bentuknya tegak, mengandung arti bahwa penulisnya adalah tipe orang yang tak suka banyak diatur. Baginya dia adalah miliknya sendiri, kebebasan menjadi hobinya dalam mengerjakan sesuatu tindakan, namun kontrol diri tidak pernah lepas dalam memilah dan memilih hal yang dianggapnya positif.


Tentu ada pesan yang bisa kita ambil dari kisah mba Deborah ini. Bahwa menggali potensi diri itu penting. Dan kita tidak perlu mendengarkan sepenuhnya masukan-masukan negatif yang akhirnya membuat diri kita terperangkap dalam jeratan kalimat-kalimat negatif itu. Mungkin kita perlu sedikit mengambil masukna negatif itu sebagai wacana pertimbangan kita melangkah, tapi bukan berarti masukan negatif justru menghambat dan menghentikan langkah kita untuk menggali potensi diri. Yang tahu siapa kita tentulah diri kita sendiri. Dengan banyak bertanya, bereksperimen dan mencoba berbagai hal yang kita sukai, pada akhirnya kita akan mendapatakan potensi sebenarnya dari diri kita sehingga kita mampu mengembangkannya hingga mnejadi berlian yang bersinar layaknya orang-orang besar dan hebat lainnya.


Untuk itu bersiaplah menggali diri dan peduli akan potensi yang ada dalam diri kita.


Say this: "I am GOOD for myself and for other people!"

Nunung Nuraida

/nunung_nuraida

TERVERIFIKASI (HIJAU)

teacher, English, novel, x-files, Rayhan
http://nunungnuraida.wordpress.com

Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?