HIGHLIGHT

Pengalaman Perpanjang Paspor di Imigrasi Jakarta Pusat

07 Desember 2010 07:52:07 Dibaca :
Pengalaman Perpanjang Paspor di Imigrasi Jakarta Pusat
Draft Surat Keterangan Kantor

Saya ingin share pengalaman saya perpanjang paspor dimana saya mengurus sendiri tanpa pihak travel ataupun calo. Paspor selesai dalam waktu 10 hari kerja.

Dua hari yang amat sangat melelahkan telah saya lewati, semoga bisa jadi gambaran untuk Anda yang juga akan memperpanjang paspor atau membuat paspor baru (prosesnya juga sama). Tanggal 28 November 2010 sore hari saya beli amplop/map yang berisi 1 lembar form untuk pengajuan paspor, beli di koperasi imigrasi seharga Rp.7500. Adapun berkas fotokopi identitas diri yang harus disertakan dalam map tersebut : • Kartu Tanda Penduduk (KTP) • Akte lahir • Kartu Keluarga • Ijazah terakhir • Surat Nikah (jika sudah menikah) • Surat Rekomendasi dari Kantor • Paspor RI yang lama bagi pemohon penggantian paspor RI Semua berkas fotokopian harus dengan kertas ukuran A4 JANGAN dipotong! Untuk berkas asli harus dibawa serta juga, akan diperiksa ketika Anda memasukkan berkas dan diperiksa ulang ketika proses wawancara.

Prosedurnya

Hari pertama 29/12/2010 : Saya datang jam 07.45 pagi (kantor buka 08.00) ternyata sudah banyak sekali orang yang datang, dan berkas sudah ditumpuk di pos satpam, harap harap cemas karena petugas bilang map yang akan diproses hanya sampai map ke 75, jadi map ke 76 akan ditolak dan bisa coba diajukan hari berikutnya. Hari itu Senin, jadi petugas imigrasi ada upacara bendera dulu, kantor mulai dibuka 08.15 dan map yang ditumpuk tadi mulai dibagikan no. antrian, saya yang datang 07.45 saja dapat no.65 hikss .. ternyata banyak orang-orang yang menumpuk berkasnya sejak jam 5 pagi. Saya tunggu sampai jam 9.45 nomer saya tidak kunjung dipanggil, padahal saya harus segera ke kantor karena jam kerja saya 10.30, maka saya telp adik saya minta untuk diwakilkan mengantri. Dan menurut informasi dari adik saya berkas saya baru dipanggil jam 3 sore, sangat lambatttt sekali bukan?? Setelah nomer antrian dipanggil, berkas diperiksa kalau ada yang kurang akan disuruh bawa berikutnya kemudian nanti diberikan secarik kertas (tanda terima) tertera tanggal kapan Anda bisa datang untuk foto dan wawancara. Saya disuruh kembali tanggal 2 Desember 2010.

Hari kedua 02/12/2010 Saya datang lebih pagi (07.35), seperti sebelumnya, sudah bisa menaruh slip/berkas Anda di pos satpam. Ketika kantor dibuka dan no antrian dibagikan saya dapat no.45 yakni 4045. Dibedakan nomer antrian yang akan melakukan pembayaran dan yang baru akan masukkan berkas pengajuan paspor, kalau untuk yang baru akan mengajukan paspor akan dibatasi sampai nomer 75 Saya dipanggil di loket 3, diberikan slip untuk melakukan pembayaran, Pk. 09.00 menunggu kira-kira 30 menit baru nomer saya dipanggil untuk melakukan pembayaran Rp. 270.000. Kembali menunggu untuk giliran foto dan wawancara, jam 10.05 baru no. urut 13 sedangkan nomer saya 45 hiksss Banyak orang-orang yang hilir mudik, ada yang tadi pagi masih ngantri tiba-tiba sudah dipanggil untuk foto, ternyata si ibu tersebut gunakan calo..?? Waktu menunjukkan pukul 12:00 jadi karyawan imigrasi istirahat dulu dan kembali bekerja jam 13.00 .. nasibbb harus menanti lebih lama. Saya merapikan diri ke toilet, pakai sedikit bedak, poles sana poles sini, wajah sudah lelah menanti .. Akhirnya jam 13:50 nomer saya dipanggil, OooO Thanks God! Ruang untuk foto dibagi dua, yakni ruangan untuk yang urus paspor sendiri dan satu lagi ruang bagi yang mengurus melalui pihak kedua (travel / calo). Di masing-masing ruangan hanya ada dua kamera, jadi bisa Anda bayangkan prosesnya jadi lama sekali, proses wawancara juga ditanggani oleh yang melakukan pemotretan, jadi wawancara dulu lalu fingerprint scanning kemudian dan Anda langsung di foto. Prosesnya tidak sampai 20 menit, malah saya ketika itu sepertinya hanya 10 menit. Kalau lima tahun lalu cap jari dengan tinta yang bikin kotor sekarang sudah canggih secara scanning, jadi jari-jari kita tinggal ditempelkan ke alat scanning dan data sidik jari muncul dikomputer. Untuk foto Anda tidak boleh menggunakan softlens, waktu itu ada seorang wanita yang sibuk cari aqua untuk melepaskan softlensnya. Padahal tadinya saya mau gaya pakai softlens, untung saja tidak jadi hehehe . Pertanyaan wawancara yang diajukan ke saya : 1. Nama 2. Alamat 3. Pekerjaan atau alamat kantor, sudah berapa lama bekerja di pt. tersebut 4. Tujuan buat paspor, mau pergi kemana .. 5. Apa sudah pernah punya paspor sebelumnya Saya sampai bergurau ke bapak yang mewawancarai saya : Pak .. senang deh dengan bapak prosesnya cepat sekali..!” lalu saya disuruh mengulang perkataan saya tersebut ke temannya, dan kami jadi saling tertawa. Saya diberikan slip untuk pengambilan paspor, lalu saya keluar sambil mengucapkan terima kasih dan senyum-senyum ke bapak yang sudah mewawancarai saya. Saya ke loket pengambilan paspor, slip saya di stempel oleh petugas wanita dan diinformasikan tanggal pengambilan paspor, disuruh datang beberapa hari setelah tanggal tersebut juga boleh karena kantor imigrasi sedang ramai sekali. Kalau yang ga mau repot bisa gunakan jasa travel / calo, dengar-dengar tarifnya mulai 400rb an – 800 rb an tergantung nego kalinya ya, bagi yang ga punya waktu atau sibuk daripada ngantri seharian, silakan gunakan jasa pengurusan tersebut . Oh ya menurut informasi pihak Imigrasi, pengajuan paspor bisa juga di ajukan secara online melalui http://www.imigrasi.go.id pilih layanan publik kemudian pilih layanan online, semua persyaratan diatas di scan hitam putih dan di upload tidak boleh lebih dari 100 kb, setelah itu akan keluar nomor registrasi, 2-3 hari kemudian kita datang ke kantor imigrasi yang telah kita pilih ketika daftar online. Konon prosesnya lebih cepat jadi ketika datang kita tinggal proses foto & wawancara, mungkin 5 thn ke depan saya akan coba apply secara online . Alamat Kantor Imigrasi Jakarta Pusat

12917082691029106090
Kantor Imigrasi Jakarta Pusat

Kantor Imigrasi Jakarta Pusat

JL. MERPATI BLOK B12 NO. 3 KEMAYORAN, JAKARTA PUSAT Telp : 021-6541209, 6541211 Fax : 021-6541210, 6541213

Nella Ria

/nella22

TERVERIFIKASI (HIJAU)

Seorang istri, menetap di Jerman. Kadang kalau lagi mood suka nulis2 hal-hal menarik yang saya jumpai disekitar, dituangkan ke http://pursuingmydreams.com
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?