Manggar, Kota 1001 Warung Kopi.

19 Oktober 2012 12:40:28 Dibaca :
Manggar, Kota 1001 Warung Kopi.

dok.pribadi

Anda penggemar kopi? Nah belum lengkap rasanya jika anda para penggemar kopi kalau belum datang ke tempat yang satu ini. Yaa, Manggar. Ini adalah kota bagian timur dari pulau Belitung. Manggar memang terkenal dengan warung kopinya yang ada dimana-mana sehingga Manggar di juluki sebagai kota 1001 warung kopi. Mengapa demikian? Karena masyarakat setempat memang gemar mengkonsumsi kopi di sela-sela aktivitas-aktivitas mereka. Dari kegemaran tersebut, sekarang banyak dibuka warung-warung kopi di setiap penjuru kota tersebut.

Yang membuat kopi di daerah ini unik adalah dari rasanya. Mereka memang menggunakan kopi yang biasa-biasa saja. Namun yang membuat kopi tersebut spesial adalah teko yang digunakan untuk merebus air hangat tersebut tidak pernah di ganti atau tidak pernah di cuci. Eeiit, jangan takut dulu ya, hehe. Walaupun terlihat agak menjijikan, namun itulah yang menjadi daya tarik dari warung-warung kopi yang ada disana. Keunikan itu lah yang membuat masyarakat dan para penggemar kopi penasaran untuk mencobanya. Soal harga, anda tidak perlu khawatir. Satu gelas kopi hanya dipatok dengan harga Rp 3.000,-. Murah kan??? Hehe. Walaupun harganya murah, namun rasa kopi ini tidak kalah dengan harganya. Kata masyarakat di sana, ini kopi orang-orang kecil, namun rasanya itu buat orang-orang besar hehe.

135065004960248692

http://www.flickr.com/photos/adieganteng/4290411438/

Kopi memang minuman yang enak sekaligus asyik untuk dijadikan teman bersantai saat kita merasakan lelah setelah kita beraktivitas seharian. Kopi memang memberikan sensasi tersendiri. Banyak orang yang sering ngobrol, kumpul-kumpul, santai bareng teman dan sahabat. Mereka menjadi akrab dengan kopi ketika mement-moment yang pas adalah saat minum kopi. Memang minum kopi itu membuat kita kecanduan. Karena kopi itu mengandung kafein. Ternyata kafein itu dapat menyebabkan serangan jantung loh. Selain itu terlalu banyak mengkonsumsi kopi juga akan menyebakan kita gelisah dan pernafasan kita meningkat. Lalu perhatikan orang-orang yang gemar mengkonsumsi kopi. Orang yang gemar mengkonsumsi kopi, warna giginya berwarna kuning. Ternyata bukan para perokok saja yang mengalami flak pada gigi. Orang yang gemar mengkonsumsi kopi pun akan mengalami hal yang sama.

Walaupun kopi bisa menyebabkan penyakit, ternyata kopi juga memiliki manfaat loh. Di duinia kecantikan, kopi digunakan sebagai media lulur untuk mengangkat sel kulit mati sehingga kulit terasa lebih halus. Selain itu, ternyata kopi juga bermanfaat untuk mengurangi resiko kanker hati dan payudara loh. Yang tidak pernah kita duga sebelumnya adalah kopi yang biasa airnya kita minum dan ampas dari kopi itu kita buang, ternyata ampasnya memiliki segudang manfaat. Ternyata ampas kopi bisa mengusir serangga seperti semut, kemudian ampasnya juga bermanfaat sebagai pupuk agar tanaman menjadi subur, dan juga penghilang bau mulut.

Saya punya sedikit tips untuk menghilangkan bau mulut sehabis makan pete. Misalkan kita habis makan pete atau jengkol. Seperti yang kita ketahui pete dan jengkol itu pasti meninggalkan bau saat kita memakannya. Untuk menghilangkan bau tersebut kita bisa mengambil bubuk kopi secukupnya, kemudian kita kunyah beberapa menit didalam mulut kita. Maka bau mulut bekas pete tersebut akan hilang. Bagi anda penggemar pete, tidak perlu khawatir lagi ya hehe.

Bicara soal bahaya dan manfaat kopi memang tidak ada habisnya. Memang segala sesuatu itu diciptkan dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Tidak semua tumbuhan berbahaya bagi kesehatan, namun tidak semua pula tumbuhan itu bermanfaat untuk kesehatan. Itu tergantung bagaimana cara kita mengolah tumbuhan tersebut sehingga bermanfaat untuk hidup kita. Yaah, jadi bicara soal bahaya dan manfaat ya hehe. Tidak apa-apa, itu untuk menambah pengetahuan kita. Bagi anda penggemar kopi, jangan lupa untuk datang ke Manggar ya. Manggar itu di Belitung. Belum lengkap tanpa mencoba sensasi kopi yang satu ini.

matari mulyani

/matarimulyani

MAHASISWA ILMU KOMUNIKASI UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?