Selamat Natal: MUI, Larang - JK, Abaikan

20 Desember 2012 04:31:21 Diperbarui: 24 Juni 2015 12:18:38 Dibaca : Komentar : Nilai : Durasi Baca :
Selamat Natal: MUI, Larang - JK, Abaikan
1356002179965755261

Kemarin dan hari ini, tidak sedikit media cetak dan online (kemudian di share ke jejaring sosial), cukup ramai dengan pro - kontra boleh tidaknya memberikan Ucapan Natal ke/pada umat Kristen - Katolik. Agaknya, tak semua orang ikuti maunya MUI, termasuk mantan Wapres RI, Jusuf Kalla. JK malah mengucapkan Selamat Natal ke/pada warga NTT.

Ku tak mau berdebat tentang boleh atau tidak Ucapkan Selamat Natal tersebut; sekali lagi ku tak mau berdebat tentang boleh atau tidak Ucapkan Selamat Natal tersebut ... karena hal tersebut merupakan panggilan nurani dan suara hati. Boleh dan tidak bolehnya -  ya  ataupun tidaknya, tergantung input yang masuk ke/dalam nurani masing-masing orang.

Silahkan, anda memberi ataupun tidak ucapkan Selamat Natal .... karena tergantung dari dalam jiwa dan rohanimu; bukan karena orang yang akan diberi ucapan tersebut.

Bagi umat Kristen, pada umumnya, mereka tidak pernah mempermasalahkan dirimu - diriku memberi-mengucapkan Selamat Natal ke/pada dirinya(mereka). Karena memang, bagi seorang Kristiani ia tak boleh meminta atau menuntut ucap dan ucapan selamat, shalom, tabe,' eirene, dan kata-kata sejenisnya dari siapa pun juga; namun ia wajib memberi ucapan selamat semua orang.

Menurut Ketua MUI Bidang Fatwa Maruf Amin,

" ... umat Islam tidak mengucapkan selamat Natal kepada pemeluk agama Nasrani; itu jadi perdebatan, sebaiknya enggak usah sajalah.

Islam menjaga kerukunan dan toleransi; ada fatwa MUI yang melarang untuk mengikuti ritual Natal.

Mengikuti ritual Natal adalah haram; Karena itu ibadah (umat lain),"

tempo.co

13560022561431337774
13560022561431337774

tempo.co

Saran dan Fatwa MUI tersebut, telah dilanggar oleh Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, di Kupang - NTT,

JK, berucap,  "Saya ucapkan selamat Natal bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur.

Jika JK dengan keberanian melanggar saran MUI tersebut, tentu ia mempunyai alasan untuk itu.

Mudah-mudahn safari JK ke NTT dan pengucapan selamat Natal tersebut bukan sebagai upaya tebar nama dan pesona dalam rangka 2014

OPA JAPPY

/jappy

TERVERIFIKASI

Acount Baru http://www.kompasiana.com/opajappy
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH PLATFORM BLOG, SETIAP ARTIKEL MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

NILAI :

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana

Featured Article