Merenungi Umurku Berkurang

29 Mei 2012 00:37:26 Dibaca :
Merenungi Umurku Berkurang

alhamdulilah di bulan mei ini tak terasa sudah "KONTRAK UMUR KU " sudah hampir kepala tiga ,31 tahun ada di alam dunia ini,segala nikmat yang di karunia ALLAH SWT tak bisa di hitung ,terutama nikmat UMUR panjang .

merenung diri tentang umur , apa yang telah saya lakukan selama 31 tahun di alam dunia ini . padahal nanti akan di minta pertanggung jawaban kan tentang UMUR di hadapan ALLAH SWT .

"tidak beranjak kedua kaki seorang hamba pada hari kiamat sehingga ia di soal tentang umur nya pada perkara apakah ia di habis kan dan tentang ilmu nya untuk apa ia gunakan dan harta benda nya dari mana ia perolehdan pada apakah ia belanjakan dan juga tentang tubuh badan nya pada perkara apakah ia susutkan kemudaan dan kecergasan nya ( hr thirmidzi)

kalau lihat di atas merasa sedih belum bisa membawa amanah yang ALLAH berikan kepada ku ,tentang umur ,pada perkara apakah saya habis kan tentang umur ,, yang terutama belum bisa membahagikan kedua orang tua ,dan masih banyak dosa dosa yang telah  ku perbuat .

sabda rasulluloh saw: yang di riwayatkan imam hakim dari jabir r.a " sebaik baik kamu yang panjang umur nya dan baik amal nya kepada ALLAH

semoga tidak sampai lalai dengan di beri nya umur panjang ,dan terbuai dengan patamorgana dunia yang akhir nya lupa akan akherat nanti .

" wahai orang orang yang beriman jangan lah kamu di lalai kan oleh  urusan harta benda kamu dan anak pinak kamu daripada mengingat ALLAH (dengan menjalankan perintah NYA)dan ingatlah sesiapa yang melakukan demikian maka mereka itulah orang orang yang merugi ( Q S al munafikun 9-11)

dengan kontrak UMUR yang makin berkurang dan kita masih  di perantauan ( alam dunia) kita akan  pulang(mudik ) ke kampung akherat nanti ,kita harus banyak  bekal yang kita bawa yaitu amal kebaikan

" rebutlah oleh mu lima perkara sebelum datang lima perkara:hidup kamu sebelum mati sehat kamu sebelum sakit masa lapang kamu sebelum masa kesibukan mu, muda kamu sebelum tua,dan kaya kamu sebelum miskin" ( hr hakim dan baihaqi)

waktu sedang sakit .dok pribadi

H M Saefullmillah Syam

/hendrayana

meretas jalan bingkai kehidupan dengan ukiran SYUKUR dan TAFAKUR melewati selimut malam dengan TASBIH dan SUJUD menyambut siang dengan ISTIQOMAH dan MUSAHADAH mengobati segala luka perih dan duka yang dalam dengan RHIDO IKHLAS berserah diri menjernihkan pikiran dengan SADAR DAN SABAR menemani waktu dalam panggung sandiwara kehidupan berprisai TADARUS alquran bersama lahir batin penuh doa yang kami ucap kan untuk kami dan untuk mu semua SAHABAT "KOMPASIANA"semoga anugrah ,rahmat inayah taupik hidayah tercurah seluas luas nya pada kalian agar tetap yakin kepada ALLAH SWT dan RASULLULOH SAW ..... amiiiiiiiiiiiiiiiiiinn
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?