Gaya Hidup

Batik Indonesia: Pengertian, Ciri-ciri, dan Jenis-jenisnya

20 Oktober 2016   13:51 Diperbarui: 28 Oktober 2016   10:31 4 0 0

Siapa yg tdk kenal dengan diantara satu karya seni serta warisan budaya Indonesia ini? Ya, pada artikel kesempatan ini kita dapat membicarakan semuanya perihal batik, teristimewa motif batik di Indonesia yg sangatlah beraneka.

Di era saat ini, udah tdk asing buat kita menyaksikan beberapa orang memanfaatkan kemeja dengan motif batik-batik khas Indonesia. Bahkan juga, waktu ini motif batik bukan hanya dimanfaatkan utk kesibukan serta acara yg resmi saja, akan tetapi juga udah jadi lifestyle (life style) sesehari.

Dimulai dari orang-tua sampai anak-anak, banyak orang sesuai utk memanfaatkan warisan budaya turun temurun ini. Sejalan perubahan era, batik lantas bukan hanya dimanfaatkan utk kemeja resmi saja (pakaian, gaun, dan sebagainya), akan tetapi banyak barang lain pula banyak yg digabungkan serta dipadupadankan dengan keeksotisan dari batik.

Perumpamaannya, waktu ini udah kerapkali kita dapati tas, jaket, kaos, sampai sepatu yg di buat dari corak serta motif batik Indonesia.

Lebih kurang, dari demikian banyak motif batik yg ada di Indonesia, apa saja motif batik yg kondang serta paling popular? Nah, artikel kesempatan ini kita akan juga membicarakan perihal daftar motif batik dari bermacam daerah di Indonesia dan motif batik yg enteng utk digambar dan di buat.

Motif Batik dan Penjelasannya

Memang, apakah yang dimaksud batik? Pada sisi awal kita udah menyinggung sedikit kalau batik menjadi diantara satu karya seni serta budaya Indonesia yg senantiasa dilestarikan dengan cara turun temurun. Yg dilestarikan bukan hanya product selanjutnya, yakni batik, akan tetapi sistem pembuatan dan arti dari motif batik lantas juga diwariskan dengan cara turun temurun.

Kata batik, di ambil dari bhs Jawa, yakni dari kata ‘tik’ yg artinya titik. ‘Tik’ juga miliki makna matik, yakni kata kerja yg mempunyai arti buat titik. Dari kata itu berkembanglah makna ‘batik’ yg di kenal sampai waktu ini.

Selanjutnya, mengutip dari Wikipedia, batik menjadi kain bergambar yg membuatnya dilaksanakan dengan cara privat melalui langkah menuliskan atau menerakan malam (lilin) pada kain itu. Sesudah itu, pemrosesan sesudah itu diolah melalui langkah khusus. Beberapa cara itu yg buat semasing motif batik miliki kekhasannya semasing.

Beberapa ciri Batik

Batik mampu dibagi jadi dua, yakni batik tradisional serta batik moderen. Semasing batik ini miliki ciri khasnya semasing. Dibawah berikut ini, merupakan beberapa ciri dari batik tradisional serta batik moderen yg dapat kita pakai utk membedakan ke dua batik itu.

1. Beberapa ciri Motif Batik Tradisional

- Coraknya miliki makna simbolik.

- Variasi hias motif ular, pagoda, geometris, serta barong.

- Warna condong gelap (warna hitam, coklat kehitaman, serta putih).

- Motif batik ciri khas daerah asal.


2. Beberapa ciri Motif Batik Modern

- Coraknya tdk miliki makna simbolik khusus.

- Variasi hias tumbuan, rangkaian bunga, dan sebagainya.

- Warna condong bebas (warna biru, merah, ungu, dan sebagainya.).

- Motif batik tdk miliki ciri khas daerah asal.


Model Tehnik Batik

Menurut tehnik langkah membuatnya, batik mampu dibagi jadi tiga (3) model, yakni :


1. Tehnik Batik Cap

Yg pertama merupakan tehnik batik cap. Sama sesuai namanya, tehnik ini dilaksanakan melalui langkah pengecapan. Jadi, kain-kain yg dapat diberikan motif batik dibuat dari cap yg terbuat dari tembaga. Sistem pembuatan dengan tehnik ini dapat menggunakan saat hingga 2-3 hari.


2. Tehnik Batik Lukis

Tehnik yg ke dua merupakan tehnik batik lukis. Tehnik ini dilaksanakan melalui langkah segera menggambarkan motif batik pada kain putih yg dapat kita jadi untuk kain batik.


3. Tehnik Batik Tulis

Tehnik yg paling akhir ada tehnik batik catat. Tehnik ini menjadi tehnik melalui langkah pembuatan yg paling lama ketimbang dengan dua tehnik terlebih dahulu. Saat pembuatan batik catat dapat menggapai dua sampai tiga bln.. Hal tersebut diakibatkan pembuatan corak serta motif batik dilaksanakan dengan memanfaatkan tangan (manual).


Batik Disadari oleh UNESCO

Sebagai diantara satu warisan budaya yang wajib dilestarikan, batik nyata-nyatanya dengan cara resmi udah diputuskan oleh UNESCO (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization) bertindak sebagai Organisasi Pendidikan, Keilmuan, serta Kebudayaan dari PBB, sebagai Warisan Kemanusiaan utk Budaya Lisan serta Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) sejak mulai tanggal 2 Oktober th. 2009.

Sejak mulai th. itu, tanggal 2 Oktober jadikan sebagai hari Batik Nasional. Pada hari itu, warga di Indonesia merayakan kejadian disahkannya batik sebagai warisan budaya asli Indonesia melalui langkah memanfaatkan batik terbaiknya.

Langkah barusan, walaupun mudah serta simple, jadi perbuatan fakta warga Indonesia utk melestarikan serta memopulerkan motif batik Indonesia.