Selagi Masih Manusia selalu Tidak Puas

12 Juni 2012 19:22:56 Dibaca :
Selagi Masih Manusia selalu Tidak Puas
Tangan Iseng (Koleksi Pribadi)

Entah kenapa, aku selalu merasa tidak puas dengan keadaanku, hidupku, kerjaanku, tugasku, dan apa yang kumiliki. Semakin usia bertambah bukannya makin bijak, eh malah tambah keblinger. Setiap saat selalu saja merasa tidak cukup. Selalu ingin menikmati lebih banyak, lebih besar, lebih terhormat, lebih gemilang, lebih mentereng, lebih keren, lebih canggih, lebih populer, lebih berkuasa, lebih kaya, lebih rumit, dan seabrek-abrek lebih-lebih lainnya. Hampir sulit sekali untuk menikmati yang kecil, sederhana, simple, miskin, tak berduit, jadul, bawahan, rendahan, pinggiran, kejadulan, dll.

1339523966500162966

Sudah tinggal di rumah anti bocor, eh masih mimpikan istana yang lebih besar dan luas. Sudah memiliki HP Nokia zaman jebod, eh masih mau terpancing punya BB karena tidak tahan dimintai terus PIN BB sama teman-teman. Awalnya, aku kira apa, ketika temanku minta PIN. Aku bilang binatang apaan tuh sob? Setelah dijelaskan panjang lebar, oh ternyata nomor khusus untuk bisa BBM-an ria dengan teman-teman. Tergiur juga sih, tapi syukurlah nafsu memiliki masih bisa ditahan karena duitnya selalu tidak cukup untuk beli BB. Walhasil untuk sementara masih bertahan dengan Nokia jadul.

1339525397686589712
Handphone Jebod Kesayangan (koleksi pribadi)

Sudah memiliki sebuah perhiasan di jemari, eh masih mau memilikinya lagi untuk koleksi-an. Sehingga bisa dikenakan untuk ke pesta ini atau acara itu. Biar kelihatan dan dikatakan, kaya banget tuh orang! Lihat aja perhiasan di jemarinya, selalu saja berganti-ganti.

Udah punya kamera saku, eh lihat postingan teman yang kelihatan lebih keren dari hasil jepretan kamera saku malah tergiur sampai terbawa ke alam mimpi memeluk kamera DSLR. Akibatnya, banyak hal yang kecil dan sederhana yang dijumpai sehari-hari lupa untuk diabadikan karena masih asyk bermimpi terus punya DSLR biar foto-fotonya tambah keren. Padahal kata orang: bukan kameranya loh yang bikin fotonya keren, tetapi orang yang megang kameranya. Pakai kamera saku aja hasil fotonya sering bergaris kaya ular melingkar, apalagi nenteng kamera DLSR. Boro-boro dapat foto bagus malah sibuk nahan kamera karena terlalu berat di tangan, objeknya keburu kabur deh.

1339526447893480418
Nokia Jadul (Koleksi Pribadi)

Yah memang selagi hidup keinginan memang selalu bermunculan bagai jamur di musim hujan. Meski tidak semua keinginan itu kesampaian toh telah merongrong ketenangan hati dan membuat hidup jadi tidak tentram.

13395271472117232350

Menghadapi aneka keinginan yang bertubi-tubi setiap saat bak pepatah, "besar pasak daripada tiang," terkadang terbersit keinginan untuk secepatnya beralih dari dunia ini karena ketika hidup dalam wujud roh, yang namanya keinginan-keinginan daging yang biasanya datang bertubi-tubi tidak bakalan muncul lagi.

Itulah hidup. Tidak mungkin mengingkari semua keinginan itu karena ragaku memang selalu haus untuk memiliki sebanyak-banyaknya dalam hidup. Padahal hatiku tahu bahwa hidup bukanlah untuk mengumpulkan banyak hal yang tidak semuanya biasa dibawa ke liang kubur, tetapi dagingku terlalu lemah untuk bisa mengerem semua keinginan tidak teratur. Dagingku selalu haus akan segala hal yang tidak pernah cukup untuk memenuhi semua keinginanku.

1339528431344290891
Mekar di Atas Batu (koleksi pribadi)

Daripada pusing memikirkannya, lebih baik nikmati yang ada dengan penuh syukur sampai ajal menjemput meski banyak harus menelan liur mengendalikan semua hasrat takteratur yang selalu menggerogoti ketentraman jiwaku. Bunga saja bisa hidup di atas batu dan tetap mekar mempesona, apalagi manusia. Tanpa memiliki banyak, aku pun bisa mekar sepenuhnya menjadi manusia yang untuh.

KAMPRET WPC 8

Fajar

/fajarbaru

TERVERIFIKASI (HIJAU)

menulis untuk melawan proses amnesia sejarah
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?