Grasi untuk Si Ratu Ganja Schapelle Leigh Corby

24 Mei 2012 23:14:49 Dibaca :

Sudah banyak tulisan yang mengulas tentang grasi yang kontroversial ini. Ini merupakan anomali penegakkan hulum di Indonesia. Menurut Yusril Ihza Mahendra, mantan Menkumham, ini merupakan Grasi pertama kepada narapidana "narkobawati/narkobawan" Asing. Dengan grasi 5 tahun di tambah dengan total remisi yang di terimanya sampai tanggal 15 Mei 2012 adalah 25 bulan, sehingga menurut Kabiro Humas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Akbar Hadi Prabowo,  hitungan dua per tiga masa hukuman Corby hanya tinggal beberapa bulan lagi. Apabila menggunakan rumusan baku, masa hukuman dua per tiga Corby akan jatuh pada tanggal 3 September 2012, sehingga beberapa bulan lagi Corby sudah bebas dan kembali ke negaranya.


Menurut Menteri Hukum dan HAM, Grasi dapat di berikan karena Narkoba yang di selundupan Corby "hanyalah" ganja. Jelas alasan yang mengada-ada. Bagaimanapun ganja tetap masuk golongan narkoba.


Mengingat lemahnya penegakkan hukum di Indonesia, bukannya tidak mungkin akan muncul Corby-Corby lain.


Sepertinya narkoba tidak lagi termasuk extra ordinary crime, sama juga seperti Korupsi, yang "sudah tidak lagi" masuk extra ordinary crime. Jadi hanya "tinggal" Teroris yang "masih" masuk extra ordinary crime !.


Mau di bawa kemana negeri ini kawan?




Sumber : dari berbagai media cetak dan online

En Rizzal

/en_rizzal

Mencoba mengambil hikmah dari setiap peristiwa kehidupan , senantiasa mensyukuri nikmatNYA dan selalu belajar sepanjang hayat. Alamat kontak : en_rizzal@yahoo.com Follow me on twitter: @en_rizzal
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?