An-Nakhba: Hari Kebangkitan Itu Ada di Palestina

17 Mei 2012 05:41:15 Dibaca :

Turnamen ini adalah Turnamen An-Nakhba. Penamaan yang pantas, mengingat bagaimana Palestina direbut tanah air dan hak2 kemanusiannya oleh Zionis. Menimbang bagaimana luluh lantaknya segala sendi2 kehidupan di sana. Karenanya, Palestina membutuhkan kebangkitan secara moral di mata dunia. Dan mereka memulainya dari lapangan hijau!

Tentu mereka tak sembarang pilih, Mereka mengharapkan nilai2 sportivitas dalam sepakbola dapat ditularkan kepada sikap politik negara Zionis. Mereka seakan menyindir Zionis bahwa sesungguhnya selama ini Zionis tidak bersikap adil terhadap mereka. Suatu sikap yang diharamkan adanya di lapangan hijau.

Bagi Indonesia sendiri, An-Nakhba adalah kebangkitan mental para wakil bangsa kita. Setelah dibombardir Bahrain dengan 10-0, ditambah dengan caci maki yang mereka terima sepulangnya ke Tanah Air, mereka -para pemain Timnas- berharap sesuatu dari Turnamen ini. Sesuatu yang bisa membangkitkan mental mereka. Sesuatu yang dapat memulihkan kepercayaan diri mereka dan masyarakat bola ke depannya. Benar, mereka butuh Turnamen ini untuk memupuk mental mereka yang terasa telah layu mengering sesudah dipaksa menelan 10 gol tanpa berhasil "memecahkan telur" sedikitpun.

Sementara bagi PSSI. Mereka butuh Turnamen ini untuk membangkitkan kepercayaan masyarakat bola terhadapnya. Bahwa mereka pantas memimpin lembaga terhormat bernama PSSI. Sikap diam mereka selama ini bukanlah berarti mereka salah. Tapi mereka lebih suka bekerja dalam keheningan. PSSI perlu membangkitkan dirinya untuk menutup suara2 yang selalu terdengar sumbang. Ia harus membuktikan bahwa penunjukkan RP tidaklah salah. Lebih jauhnya PSSI butuh turnamen ini sebagai suntikan moral demi menyelesaikan konflik yang tak kunjung henti.

Bagi kita, para suporter, kita membutuhkan Turnamen An-Nakhba untuk membangkitkan sedikit rasa memiliki kita terhadap Timnas ini. Singkirkan sejenak ego. Buang jauh2 kebencianmu. Kini, hari ini, malam nanti tak ada lagi Timnas IPL dan ISL, yang ada hanyalah sekumpulan anak2 muda yang berdiri demi sang saka Merah Putih berkibar di bumi yang tak bertuan, Palestina.

Mari kita dukung Timnas.

Selamat menikmati hidangan.

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?