HIGHLIGHT

Presentasi Perdana IDKita Kompasiana, Antusiasme Berbalut Kecemasan Para Orang Tua

27 Mei 2012 17:57:27 Dibaca :
Presentasi Perdana IDKita Kompasiana, Antusiasme Berbalut Kecemasan Para Orang Tua
berawal dari secarik proposal ini

Sabtu, 26 Mei 2012, menjadi hari bersejarah bagi komunitas IDKita Kompasiana, sebagai komunitas yang mengusung gerakan internet sehat dan aman bagi anak dan remaja. Apa pasal? Karena sejak digaungkannya komunitas ini pada beberapa waktu lalu, inilah kali pertama program kerja dari komunitas ini dilaksanakan. Sama bersejarahnya bagi saya pribadi khususnya, karena inilah untuk pertama kali, saya yang emak-emak gaptek, berkesempatan tampil menjadi pembicara dalam presentasi perdana. Ini "sesuatu" banget buat saya. Kenapa begitu? Karena semua ini tak mudah bagi saya. Saya yang ibu rumah tangga tanpa asisten dalam mengawal anak saya yang berkebutuhan khusus, hampir jarang punya waktu tampil seperti itu tanpa diganggu anak saya. Semua bisa terwujud berkat dukungan dan support suami saya yang luar biasa, yang sudah mengorbankan waktunya menjaga anak saya hingga saya bisa menjalani semua kegiatan di komunitas ini. Terimakasih saya buat abi tercinta.

Puji syukur kesempatan datang begitu cepat, saat kami baru saja memasukkan proposal ke sekolah anak saya. Dengan serta merta kami ditawari pihak sekolah mengisi kegiatan quality time bagi para orang tua disekolah tersebut yang memang rutin diadakan sebulan sekali. Hanya berselang 4 hari dari proposal masuk.

Meski persiapan terbilang mendadak, kami sangat antusias menyambut tawaran ini. Terutama saya yang didaulat menjadi pembicara. Begitupun dengan rekan Lovema yang berjibaku menjadi operator slide, plus juga harus mendokumentasikan acara yang berlangsung, dibantu rekan Ella Zulaeha. Modal nekad dan tekad membuncah menjadi semangat. Meski sejujurnya kami nervous luar biasa, mengingat kami bertiga tak pernah melakukan presentasi dalam skala umum dihadapan orang banyak seperti ini sebelumnya. Akhirnya, Alhamdulillah kami berempat, saya, Lovema Syafei, Ella Zulaeha dan Choirul Huda, dari perwakilan IDKita Kompasiana Jakarta, bisa merealisasikan presentasi perdana ini. Mas Isjet selaku perwakilan dari admin Kompasiana, yang sedianya direncanakan akan hadir ternyata batal datang, karena istrinya mendadak sakit. Meski kami akui, minimnya persiapan membuat kekurangan hadir disana sini, namun secara umum acara berjalan lancar tanpa hambatan berarti.

Proficiat untuk komandan kami pak Tovano Valentino, yang dengan susah payah membrifing kami, untuk sukses menjadi pelaksana program kerja mandiri ini. Juga buat semua teman-teman di IDKita, yang sudah bekerja keras mempersiapkan materi dan kelengkapan lainnya, selain juga doa dan dukungan semangatnya.

Antusiasme dan Kecemasan Guru dan Orang Tua

Kerja keras menjadi terbayar, saat materi yang kami sampaikan pada para guru dan orang tua yang hadir, mendapat respon dan antusiasme sangat baik. Selain ada yang bertanya dalam sesi tanya jawab, usai kami presentasi, kami masih didatangi lagi secara khusus oleh para orang tua yang ingin bertanya langsung aneka masalah dan antisipasi sehubungan pengaruh internet bagi anak mereka.

Antusiasme dan kecemasan para orang tua dan guru berbaur menjadi satu, saat saya mempresentasikan aneka kasus-kasus mengkhawatirkan yang perlu diwaspadai para orang tua dalam mengawal anaknya berselancar di dunia maya. Kekagetan nampak dari wajah peserta yang sebagian besar adalah para orangtua siswa. Hingga membuat guru dan orangtua meminta kami memfollow up kegiatan lanjutan dengan membuat workshop-workshop terkait pelatihan mengedukasi orang tua yang memang ternyata masih sangat banyak yang buta dengan dunia internet. Terutama menyangkut hal teknis, bagaimana memproteksi anak-anak mereka dalam berinteraksi di dunia maya.

Antusiasme ini tentu saja membuat kami senang. Karena semua ini menunjukkan bahwa apa yang kami perjuangkan bisa bermanfaat bagi orang banyak. Sejak awal IDKita Kompasiana punya ide besar, yakni membuat anak muda Indonesia bisa selangkah lebih maju, mampu mengukir prestasi dengan aneka karya dan kreativitas yang positif dengan memanfaatkan kemajuan teknologi internet secara sehat dan aman.

Dan bila diumpakan ide besar komunitas IDKita Kompasiana ini adalah gambaran sebuah puzzle utuh, maka saya ingin menjadi bagian kecil dari kepingan puzzle itu. Peran saya mungkin tak cukup besar. Namun bukankah cita-cita besar itu bisa kita mulai dari sebuah langkah kecil? Setidaknya saya sudah memulainya dari diri sendiri.

Dan ini sebagian foto-foto yang bisa saya share disini

.

13380895892106995564
tim IDKita, Vema, Ella, dan saya dengan para guru sebagai panitia
.
13380890841539033890
sstt...ini bukan ustadzah lho :)

.

13381463161324049793
menerima bingkisan dari panitia acara

.

1338089946782197717
salah seorang peserta bertanya pada sesi tanya jawab

.

13380923301208802135
seorang ibu peserta serius bertanya usai acara

.

1338090746424415369
ceria setelah nervous semalaman...:)

.

Terimakasih kami kepada para guru, orangtua, dan khususnya bapak kepala sekolah SDIT Insan Mandiri, Pejaten, Pasar Minggu, atas kesempatan yang diberikan pada kami, dan sambutan hangat yang luar biasa akan kedatangan kami.

Last but not least, kami ingin suksesnya program kerja perdana ini, bisa menambah letupan semangat bagi teman-teman IDKita di perwakilan daerah-daerah lain, di dalam dan luar negeri.

Keep fight teman-teman...

1338090990498984865

Aulia Gurdi

/auliagurdi

TERVERIFIKASI (HIJAU)

spread wisdom through writing...
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?