HIGHLIGHT

[WPC-2] Sudut-sudut Kota Tua dalam Nuansa Hitam Putih

29 April 2012 23:28:49 Dibaca :
[WPC-2] Sudut-sudut Kota Tua dalam Nuansa Hitam Putih
Meseum Fatahillah

Meskipun penggemar fotografi, saya tidak pernah memotret dengan mode hitam putih alias BW. Saya lebih suka foto-foto yang penuh dengan warna. Ada teman fotografer yang bilang, sebaiknya pakai foto berwarna saja, nanti BW-nya bisa diedit di komputer. Tapi berhubung tema Weekly Photo Challenge kali ini adalah foto BW, makanya saya ikutan berpartisipasi. Menurut saya, foto hitam putih memang tidak menampilkan gambar yang detil, tapi ia bisa memberi kesan klasik bahkan nilai artistik yang lebih. Ada beberapa foto yang menurut saya cocok untuk ditampilkan dalam nuansa BW, misalnya foto peninggalan sejarah masa lalu (candi, gedung-gedung tua dan laun-lain). Karena foto BW akan membuat kita terbawa ke suasana masa lampau. Berikut ini beberapa koleksi foto sewaktu hunting di kota tua Jakarta yang saya ubah menjadi foto BW. Ada beberapa foto yang memang cocok dalam bentuk BW, ada juga yang tidak.

1335740166348292357
Deretan sepeda yang disewakan
1335740245828207043
Sepeda siapa ya? :-)
13357404611701088539
Tembok tua
1335740577972925009
Berasa model beneran :-)
Pagi itu, kota tua begitu ramai. Memasuki kawasan kota tua, seperti melihat kembali ke zaman pemerintahan Belanda dulu. Gedung-gedung tua di sepanjang kawasan tersebut sengaja dipertahankan dalam bentuk aslinya, terkadang ada yang saya terlihat rusak di sana-sini tetapi tidak diperbaiki. Museum Fatahillah memang sepertinya lebih klasik kalau saya tampilkan fotonya dalam nuansa hitam putih. Di pelataran depannya tampak deretan sepedaa model kuno yang sengaja disewakan buat para pengunjung, lengkap dengan topi warna-warni khas orang Belanda. Namun sepertinya foto ini  lebih cocok dibuat colorful.

13357406701027705175
Sudut Jalan Kali Besar Timur
1335740764442241053
Gak tahu namanya
Masih di kawasan yang sama, saya berjalan menuju ke arah jalan kali besar. Di sana banyak tembok-tembok tua yang cocok sekali untuk berfoto narsis. Makanya di sini saya tampilkan foto dengan memakai teman sebagai model, soalnya kalau tidak ada orangnya jadi kurang menarik. Ohya…ada sepeda warna putih yang saya manfaatkan sebentar untuk objek, tidak tahu punya siapa, sepertinya ada yang sedang foto prewedding di situ. Semoga yang punya tidak marah hehe.

13357408451860390376
Kantin kota tua
13357409062021353030
Ini museum bank mandiri bukan?
13357409751519864890
Bangunan di sudut jl.Kali besar barat
13357410861391727928

13357411541797185448
Bergaya :-)
13357412281253582865
Di depan rumah merah
Di sepanjang jalan kali besar, kita bisa banyak belajar memotret terutama arsitekstur. Di sana banyak sekali spot-spot bagus seperti kantin kota tua, rumah merah, jembatan kota intan, dan bekas-bekas bangunan yang terlihat angker karena sudah tidak terpakai. Banyak juga unsur-unsur dalam fotografi yang bisa kita latih seperti refleksi, perspektif (foto lorong), framing dan lain-lain.

1335741290562804700
Lorong (belajar perpektif/pengulangan)
13357413451720950605
Belajar refleksi dan perpektif
Menjelang sore, saya pindah haluan menuju ke Pelabuhan Sunda Kelapa, karena saya ingin menikmati sunset di sana. Ternyata agak susah juga untuk memotret di sana, karena sangat berdebu dan banyak truk-truk besar yang berlalu lalang. Di sini hanya saya tampilkan 2 foto kapal-kapal muatan menjelang maghrib.

13357414101403430101
Kapal muatan barang (1)
13357414821036112869
Kapal muatan barang (2)
Sekembalinya dari Pelabuhan Sunda Kelapa, hari sudah gelap. Saya masih ingin mengambil foto jembatan kota intan di kali besar. Sepertinya foto di saat malam hari di sana lebih menarik karena pencahayaannya yang bagus. Tetapi jangan sampai lupa membawa tripod ya, supaya hasilnya lebih tajam dan tidak goyang. Waktu itu saya tidak membawa tripod jadi kamera saya tahan di atas pagar jembatan. Menurut saya sih foto jembatan kota intan di malam hari ini lebih bagus ditampilkan dalam nuansa colorful.

1335741573970891580
Jembatan kota intan (1)
133574167370585571
Jembatan kota intan (2)
Sembari berjalan pulang menuju stasiun kota, saya sempatkan mengambil beberapa jepretan di sudut-sudut bangunan tua. Setelah foto saya ubah menjadi BW, kesannya jadi lebih horror ya. Saya ambil gambar jendela rusak dan foto lampu. Ada juga bangunan yang sepertinya biasa dipakai untuk syuting film hantu-hantuan. Mudah-mudahan gak ada penampakannya (sambil celingak-celinguk hehe).

13357417381723200779
Warung
13357418411172978459
lampu dan jendela rusak
13357419048218703
Tempat syuting film hantu-hantuan
Demikian hasil jepretan saya di Kota Tua Jakarta yang telah diubah menjadi nuansa BW. Maaf gak semua gedung saya tahu namanya. Selamat menikmati. Salam kampret Bogor, 30 April 2012 Note : Admin, ini asli jepretan saya semua lho meskipun gak pakai tanda air :-) Jangan lupa mampir ke tulisan kampret lainnya

Aryani_Yani

/aryani_leksonowati

TERVERIFIKASI (HIJAU)

Lahir di kota hujan yg sejuk, dari ortu yg asli Jawa, tp belum pernah bisa berkomunikasi dlm bahasa Jawa, pernah 10 tahun terdampar di Banjarbaru yg panas, tp balik lg ke kota kelahiran tercinta...I am just the way I am, a little dreamer, agak pemalu tp gak malu-maluin koq :-), melankonlis kuat tp sedikit koleris, pecinta tanaman & lingkungan, mudah terharu, senang fotografi, design & art, handycraft, travelling & ecotourism, pokoknya yg serba alami dech alias naturalist, a lot of friendship...hmm apa lagi yaaa....kalo nulis kyknya belum jd hobi dech, makanya gabung di kompasiana :-D. Jd job creator adalah 'impian' tp belum kesampaian tuh. Email : ryani_like@yahoo.com. Salam kenal buat semuanya...:)
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?