HIGHLIGHT

Silent Memories, Novel Pertamaku dengan Aroma Thriller Psikologi

27 Juli 2012 01:55:07 Dibaca :
Silent Memories, Novel Pertamaku dengan Aroma Thriller Psikologi
Dokumen Pribadi

'Orang bisa karena membiasakan diri' itu menurutku. Sejak beberapa tahun terakhir ini aku mulai disibukkan oleh hobi menulis fiksi. Mencoba banyak tema yang berbeda dengan penyampaian yang juga cukup berbeda. Kadang menantang diri sendiri bukanlah sebuah kesalahan, malah menjadi sebuah pelajaran yang berarti bagiku, sehingga aku bisa berpikir untuk memilah cara tepat yang cocok dengan karakter diriku dalam menulis fiksi. Berawal pada tahun 2008, saat komik Urasawa Naoki yang berjudul Pluto terbit secara berseri di Indonesia. Saat itu aku menjadi penggila komik dengan cerita serius dan rumit, aku menyadari satu hal yang dimiliki oleh Urasawa dalam menciptakan karyanya yaitu, karakteristik khas yang dia miliki baik dalam segi gambar, cerita dan alur yang dia tawarkan. Berawal dari itu aku mulai mencari karakteristik yang harus aku miliki dalam menulis fiksi agar mudah diingat oleh orang-orang terutama para pembaca. Sejak saat itu aku mulai menyusun sebuah buku, 'buku panduan karakteristik' begitulah aku menyebutnya, buku yang akhirnya memang menjadi panduan terpentingku dalam menulis fiksi. Buku itu berisikan para tokoh yang menurutku sangat menginspirasiku dalam menulis. Sangat jelas nama paling pertama yang mengisi halaman awal dari buku itu adalah Urasawa Naoki, lalu dilanjutkan oleh Robert Downey Jr, Logan (Wolfverine) yang akhirnya menjadi inspirasi dari nama penaku saat ini ; Loganue Saputra Jr. Lalu nama-nama lain terus menyusul dan memberikan aku banyak pelajaran tentang hidup mereka yang dibilang penuh ke unikan. Dan Brown, Steve Job, Stieg Larsson, Cristian Bale, J.K Rowing, Djenar Maesa Ayu, Lukman Sardi, Christopher Nolan, Terrence Malick, Raditia Dika, Bruce Wayne dan banyak lagi yang pastinya setiap saat selalu bertambah banyak. Mereka semua itu selalu memiliki karakter yang berbeda dari kebanyakan penampil karya yang pernah saya lihat, mereka memiliki ciri khas yang menjadi perhatian banyak orang, memiliki pola pikir yang terbalik dari kebanyak pola pikir orang banyak, tapi itulah kekuatan mereka. 'Berbeda itu bukan aneh, tapi kuat!' itu kesimpulanku. Referensi yang banyak sama halnya dengan pengetahuan yang juga bertambah banyak, dari hal ini terbukti bukan bahwa orang bisa itu karena membiasakan diri. Dengan bekal itu aku pun memberanikan diri untuk mencoba menyelesaikan sebuah novel, sebuah novel yang memiliki banyak rasa dari para penginspirasiku, jadi jangan heran jika nanti membaca karyaku lalu kalian menemukan beberapa unsur yang dimiliki oleh nama-nama yang aku sebutkan di atas. Maka lahirlah Silent Memories, novel pertamaku dengan genre thriller psikologi. Mengapa thriller psikologi?. Sebab itu adalah tema yang sangat menantang dan mungkin cukup jarang diangkat oleh para penulis di Indonesia-menurutku. Mungkin jika diibaratkan dalam berbisnis, cobalah lihat peluang yang ada dan jarang diambil oleh kebanyakan orang. Tak ada yang tidak bisa jika optimis dan bersungguh-sungguh. Mimpi itu ada saat kita tidur, dan yang kita hadapi adalah sebuah kenyataan. Dan dengan jantung yang berdetak gugup, aku persembahkan sebuah novel pertamaku ; Silent Memories..... Sinopsis Novel Beberapa hari setelah meninggalnya Jesika, istri Simon. Dia dihadapkan dengan masalah baru yang membuat dia terjerumus di dalam situasi membingungkan. Alf, anak Simon yang baru berusia 5 tahun menghilang bersama keluarga Andre yang tinggal di samping rumahnya dan bersamaan dengan kejadian itu, ditemukannya mayat seorang perempuan yang bernama Anggi di rumah keluarga Andre. Irfan, seorang polisi yang menangani kasus pembunuhan Anggi kebingungan ketika Simon menjelaskan tentang anaknya yang hilang dan tentang keluarga Andre yang tinggal di sebelah rumahnya. Irfan yang kebingungan dengan penjelasan Simon menyangkal semua kata-kata Simon tentang anaknya dan keluarga Andre. Setahu Irfan, yang tinggal di rumah itu adalah perempuan tua bernama Anggi, bukan keluarga Andre dan perihal tentang hilangnya anak Simon dibantah Irfan dengan pernyataan bahwa Alf sudah meninggal dunia bersama Jesika di sebuah kecelakaan kereta. Terlepas dari kisah Simon, jauh di sebuah pulau terpencil yang terletak di Timur kota Jasmin. Terdapat sebuah penjara untuk para narapidana yang mengalami gangguan kejiwaan. Andre yang merupakan salah satu tahanan di pulau itu mencoba melarikan diri dan menyangkal bahwa dia mengalami gangguan kejiwaan. Apakah Andre yang ada di pulau tadi merupakan keluarga Andre yang tinggal di sebelah rumah Simon, apa hubungan antara Andre dan Simon, dapatkan Simon menemukan anaknya yang hilang?. Temukan semua jawaban dari teka-teki kehidupan Simon dan Andre dalam buku ini!.

~

Loganue Saputra Jr

/alfiannoor

TERVERIFIKASI (HIJAU)

"Seri Langit Terbelah Dua merupakan efik cerita awal kehidupan manusia di dunia, berawal dari pengusiran dari Surga hingga kepada perang besar yang membawa dunia menuju kiamat"
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?