Masih Langkanya Jumlah Pengrajin Gamelan Jawa

23 Maret 2016 17:32:31 Diperbarui: 24 Maret 2016 10:31:37 Dibaca : Komentar : Nilai :
Masih Langkanya Jumlah Pengrajin Gamelan Jawa

Kalau kita lihat seni musik gamelan jawa merupakan alat musik khas kekayaan bangsa indonesia. Alat musik gamelan jawa sangat popular khususnya pada zaman dahulu, namun seiring berkembangnya jaman alat musik gamelan jawa rasanya semakin asing kita dengar, kalau dahulu khususnya di jawa ada pertunjukan kethoprak dimana salah satu instrumen paling penting adalah gamelan sering kita dengan namun saat ini karena pentas ketoprak jarang tampil menjadikan gamelan jawa semakin jauh terdengar dari telinga kita.

Alat seni musik gamelan jawa sebenarnya sangat indah dan merdu

jual gamelan jawa komplit
kita dengar mulai dari suara bonang hingga gong. Alat musik gamelan jawa kalau tidak kita teruskan pada generasi penerus tentunya lama kelamaan menjadikan gamelan asing dari telinga kita.

Sebenarnya kalau kita pelajari bahwa alat musik gamelan jawa sangat mudah untuk dipelajari maka penulis berpendapat bahwa sekolah khusus seni gamelan jawa juga perlu dilakukan agar gamelan tetap eksis.

Selain bisa memainkan alat musik gamelan jawa sebenarnya faktor yang juga penting adalah jumlah pengrajin gamelan jawa yang perlu di didik dan dilatih untuk bisa memproduksi gamelan jawa. Saat ini pengrajin gamelan jawa masih minim jumlahnya selain karena bahan kuningan, besi, perunggu yang tidak murah keterampilan dalam pembuatan alat musik gamelan jawa juga berperan penting mengingat tidak semua orang bisa membuat gamelan jawa.

Pengrajin gamelan jawa sebagian besar bisa kita temukan khususnya di pulau jawa untuk kota jogja juga sudah ada pengrajin gamelan jawa. Dan saat ini pengrajin gamelan jawa pun mengembangakan pemasaran via Online sehingga bisa memudahkan dalam melestarikan seni alat musik gamelan jawa.

 

Bapak Suyono

/alatdrumband

cuma blogger aja, cuma suka nulis aja, cuma pengeng yang beda aja... :D
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.
Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana

Featured Article