HIGHLIGHT

Ucapan yang Benar di Hari Lebaran

24 Agustus 2011 22:28:55 Dibaca :

Ucapan hampir semua kaum muslimin di Indonesia saat Lebaran ialah minal aidin wal faizin. Sejujurnya saya tak mengetahui dari mana asal muasal ucapan itu. Kebetulan tadi malam, dalam suasana iktikaf di Masjid Da'watul Ihsan, Perumahan Puri Sejahtera, Natar, Lampung Selatan, saya bertemu Ustaz Faturrahman. Ia acap ke Mekah sebagai pemandu haji dan umrah. Keulamaannya di daerah kami cukup diakui. Meski tak memiliki basis akademis kampus, soal Alquran dan hadis, Pak Ustaz kami itu boleh diacungi jempol. Saya pun bertanya kepadanya. Dari obrolan itu, bisa disarikan bahwa jika merujuk kepada hadis yang diriwayatkan dari Hudzaifah Ibnul Yaman, ucapan saat berlebaran itu ialah taqabbalallahu minna waminka, artinya semoga Allah menerima amal ibadah kami dan kamu. Kalau disampaikan satu orang kepada orang banyak, Akhiran "minka" diganti "minkum" sehingga menjadi taqabbalallahu minna waminkum. Saya menebak, sebagian kaum muslimin sudah tahu ini karena dalam beberapa tahun ucapan ini sudah memasyarakat. Lalu, apa jawabannya saat ada teman atau saudara mengucapkan kalimat itu? Kebiasaan kita membalasnya dengan taqabbal ya karim? Ya, kan? Tapi, apa itu benar? Pak Ustaz Faturrahman menjelaskan, masih di hadis yang sama, jawaban saat mendengar kalimat itu ialah naam, taqabbalallahu minna waminka (ya, semoga Allah menerima ibadah kami dan kamu).

Soal ujaran minal aidin wal faizin menurut dia tak menjadi masalah selama ucapan itu tidak diniatkan sebagai praktek ibadah. Boleh saja dilakukan tapi memang tak ada dasarnya, baik di teks Alquran maupun di larik-larik hadis. Itu semacam ucapan selamat saja. Sama halnya dengan kita mengucapkan selamat atas diterima bekerja, selamat diwisuda, selamat naik jabatan, dan sebagainya. Toh ucapan itu bagus karena mengandung pujian, harapan, dan doa buat si penerima. Yang keliru jika ucapan itu dijadikan item dari ritual ibadah, khususnya dipercaya sebagai sunah saat berlebaran. Jika diartikan sederhana, ucapan minal aidin wal faizin itu bermakna selamat hari raya dan semoga mendapat keberuntungan. Bagus, bukan? Tapi, jika ingin mendapat pahala dan memperbanyak sunah, hendaknya ucapan taqabbalallahu minna waminkum. Wallahualam bissawab. *** [adian saputra]

[Telkomsel- Ramadhanku]

gambar pinjam dari sini

Adian Saputra

/adiansaputra

TERVERIFIKASI (BIRU)

saya manusia biasa yang terus belajar untuk menjadi lebih baik lagi.
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.
FOKUS TOPIK LEBARAN NAN FITRI

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?