Teknologi

Unipdu Jombang Bersiap Menghadapi Revolusi Industri 4.0

29 November 2018   13:13 Diperbarui: 29 November 2018   16:54 161 0 0

Lembaga Penelitian  dan Pengabdian Masyarakat Univesitas Pesanten Tinggi Darul Ulum Jombang  (LPPM- Unipdu) sukses menyelenggarakan acara Stadium General dengan  mengusung tema yang sangat menarik yaitu "Persiapan Civitas Akademika Unipdu Dalam Menghadapi Tantangan di Era Industri 4.0".

Dengan maraknya ekspansi dunia digital dan internet ke kehidupan masyarakat, terutama dalam lima tahun terakhir ini menandakan bahwa Revolusi Industri 4.0 sebenarnya sudah masuk dan dipraktikkan di Indonesia terutama di bidang perindustrian atau manufaktur. Penerapan awal Revolusi Industri 4.0, Indonesia berfokus pada Iima sektor manufaktur, yaitu industri makanan dan minuman, industri tekstil dan pakaian, industri otomotif, industri kimia, serta industri elektonik. Tentunya revolusi industri ke-4 ini memiliki dampak positif maupun negatif. Revolusi Industri 4.0 memiliki potensi untuk meningkatkan tingkat pendapatan global, meningkatkan kualitas hidup bagi masyarakat dunia, serta meningkatkan efisiensi dan produktivitas.  Sehingga topik mengenai Revolusi Industri 4.0 sangat relevan untuk dijadikan pembahasan pada stadium general dengan harapan dapat mempersiapkan Sumber Daya Manusia baik dosen maupun mahasiswa agar meningkatkan  kreativitas terutama di bidang digital agar mampu berkompetisi dengan mencipatakan inovasi-inovasi baru yang kreatif.

Pada 24 November 2018 lalu, telah di selenggaakan stadium general dengan tema "Persiapan Civitas Akademika Unipdu Dalam Menghadapi Tantangan di Era Industri 4.0".  yang betempat di kampus utama unipdu jombang acara tersebut di hadiri lebih dari 150 peserta, Drs. Moh. Yahya Ashari, M.Pd. Selaku Ketua LPPM unipdu mengatakan untuk peseta yang daftar online kami batasi 100 peserta dan Dosen yang hadir kurang lebih 65 Dosen kegiaan ini merupakan implemenasi dari Penelitian Antar Perguruan Tinggi (PKPT) yatitu kerjasama penelitian antara Unipdu dan ITS Surabaya. Pembicara yang di hadirkan dalam kegiatan tersebut adalah Sri Fatmaati, Ph.D (Presiden OWSD Indonesia Nasional Chapter) dan Wiwit Denny Fitriana M.Si (Direktur Pusat Studi Halal Unipdu)

1-5bff913543322f68cd17fa14.jpeg
1-5bff913543322f68cd17fa14.jpeg
Kegiatan ini mendapat dukungan yang luar biasa dari Rektor Universitas Pesanten Tinggi Darul Ulum Jombang dalam sambutanya " Kita Harus berubah sebelum pihak lain memaksa kita berubah" dalam kegiatan tesebut wiwit denny fitriana selaku penggagas acara ini memaparkan hasil penelitian kerjasama dengan ITS surabaya tentang "Bioaktivias dan Anttioksidan Komposisi Jamu Post Partum" bahwa jamu merupakan warisan leluhur yang harus kita jaga saat ini hasil penelitian ini sedang dalam tahap pengurusan HKI, kami tidak ingin warisan leluhur kita di klaim oleh pihak asing. Sementara itu  Sri Fatmaati, Ph.D selaku narasumber utama menjelaskan secara detail langkah langkah strategis yang harus di lakukan dalam menghadapi tantangan di era industri 4.0 diantaranya adalah melakukan kolaborasi karena di era saat ini kita tidak akan bisa berdiri sendiri dan kita tidak boleh lelah untuk terus belajar tentang pengetahuan baru sesuai riwayatkan oleh Imam Syafi'i ("Jika Kamu tidak dapat menahan lelahnya belajar, Maka kamu harus sanggup menahan perihnya Kebodohan.").

Dengan terselenggaranya kegiatan tersebut di harapkan civitas mahasisa unipdu siap dalam menghadapi tantangan di era industri 4.0