Mohon tunggu...
Zhahwanda Anasty Prassadewi
Zhahwanda Anasty Prassadewi Mohon Tunggu... Mahasiswa S1 Perencanaan Wilayah dan Kota UNEJ'2019

Assalamualaikum

Selanjutnya

Tutup

Ekonomi

Rencana Proses Pemindahan Ibu Kota baru dan Sumber Pembiayaan serta Kegunaanya

28 Maret 2020   15:57 Diperbarui: 28 Maret 2020   16:12 37 1 0 Mohon Tunggu...

Rencana pemindahan ibu kota di Indonesia sudah lama terdengar. Bahkan sejak era pemerintahan presiden Soekarno. Pemindahan ibu kota Indonesia ini ke Kalimantan tepatnya pada tahun 2017. Tentunya sudah ada banyak pertimbangan penting yang membuat ide pemindahan ibu kota ini muncul.  Bisa karena alasan geografis, sosial,  ekonomian, hingga pertimbangan politik.

Jakarta adalah ibukota Indonesia yang telah ditetapkan melalui Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 tahun 1964 tentang Pernyataan Daerah Khusus Ibukota Jakarta Raya sekaligus menjadi pusat pemerintahan dan pusat bisnis. Pada tanggal 26 Agustus 2019, Presiden Joko Widodo mengumumkan secara resmi letak lokasi ibu kota Indonesia yang baru. Presiden Indonesia ini mengatakan bahwa lokasi ibu kota baru berada di dua kabupaten di Kalimantan Timur yaitu  sebagian Kabupaten Penajam Paser Utara  dan Kabupaten Kutai Kertanegara.

Kenapa  ibu kota perlu dipindahkan?

Ibukota adalah pusat pemerintahan setiap negara yang memiliki peran utama dalam seluruh aspek kegiatan pemerintahan negara. Peran ibukota sendiri adalah sebagai pusat kehidupan suatu negara baik sebagai pusat kekuasaan ekonomi ataupun politik. Mengelola ibukota bukanlah hal yang mudah. Ibukota merupakan pusat kegiatan ekonomi, sosial, dan politik. Apabila terjadi kesalahan dalam pengelolaannya tentu akan menimbulkan permasalahan.

Ketika sebuah kota menjadi sebuah ibukota, maka kota tersebut akan mengalami pertumbuhan yang signifikan dan akibatnya menghasilkan dampak demografi dan ekonomi dari kekuatan yang terakumulasi (Dascher 2000). Banyak permasalahan yang terjadi di Jakarta yang sangat kompleks. Masalah tersebut mulai dari pembangunan yang selalu memusat sehingga menimbulkan adanya sentralisasi ekonomi nasional. Akibatnya,terjadilah pertumbuhan jumlah penduduk yang cenderung terus bertambah.

Dari segi lingkungan, padatnya Jakarta yang menjadikan kota ini rawan banjir. Belum lagi masalah polusi yang ditimbulkan dari banyaknya proyek untuk perbaikan infrastruktur serta padatnya kendaraan bermotor. Menurut AirVisal, udara di kota Jakarta sudah masuk kategori yang tidak sehat. Menurut mereka, indeks kualitas udara di ibukota berada pada titik yang mengkhawatirkan, yaitu 158.

Kenapa Kalimantan Timur menjadi pilihan ibu kota baru?

Presiden Jokowi menjelaskan terdapat 5 alasan pemerintah memilih Kalimantan Timur sebagai ibukota yang baru. Berikut adalah alasan bahwa Kalimantan Timur menjadi pilihannya :

  • Resiko bencana alam yang sangat minim, baik itu banjir, tsunami, kebakaran hutan, gunung merapi, maupun tanah longsor.
  • Lokasinya yang strategis dan ada di tengah-tengah Indonesia
  • Lokasinya yang berdektan dengan wilayah perkotaan yang sudah berkembang seperti Balikpapan dan Samarinda.
  • Infrstruktur yang sudah relatif lengkap
  • Lahan tersedia yang akan dikuasai pemerintahan seluas 180 ribu hektar.

Berapa biaya yang dibutuhkan?

Biaya yang dibutuhkan untuk proses pemindahan ibukota ini  adalah sebesar Rp 466 triliun untuk membangun lahan seluas 40.000 hektare. Hal ini telah dijelaskna oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono.

Presiden Joko Widodo juga menjelaskan perihal sumber pendaan pembangunan ibu kota baru Indonesia ini di Provinsi Kalimantan Timur. Jokowi mengatakan “Perlu kami sampaikan bahwa total kebutuhan untuk ibu kota baru kurang lebih sebesar 466 triliun” dalam konferensi pers di Istana Merdeka, Jakarta, senin (26/8/2019).

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x