Mohon tunggu...
Ahmad Zaenudin_029
Ahmad Zaenudin_029 Mohon Tunggu...

Zaenudin_18190029

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

Masih Bingung Belajar Matematika? Mungkin Ini Penyebabnya

1 Mei 2019   03:50 Diperbarui: 1 Mei 2019   04:24 30 5 2 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Masih Bingung Belajar Matematika? Mungkin Ini Penyebabnya
Sumber ; Rebanas.com

  •  Wadaw .......ngeri men pembahasan Arikel kali ini lur, tantang Matematika. Waduh.... pasti ribet nih. 

Pernah  nggak  anda bertanya kepada anak,  murid, teman atau pun saudara  anda mengenai pelajaran apa yang paling mereka tidak suka  ?pasti kebanayakan dari mereka menjawab MATEMATIKA.  Kenapa ya ? Miris banget. 

Pasti mereka mengatakan hal tersebut karena Matematika terkenal dengan Rumit, sulit memusingkan. Hal itulah yang terkadang membuat kurang lebih 80% siswa akan menjawab Matematika, Ketika mereka di tanya mengenai pelajaran yang paling mereka tidak suka. Bahkan ada juga sebagian para siswa yang ketika lulus SMA dan ingin melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi, mereka memilih jurusan yang setidaknya mereka terbebas dari pelajaran Matematika. 

Ketika kita melihat kasus di atas, pasti kita akan menemukan  faktor-faktor penyebab minimnya minat para siswa untuk belajar Matematika. Menurut Versi penulis sendiri ini beberapa penyebab anak, siswa atau pun teman kita tidak suka pelajaran Matematika.

  • Penjelasan Guru

Peran guru sangatlah penting dalam menunjang pemahaman siswa mengenai suatu materi pelajaran. Tapi pandangan kita akan berbeda ketika kita bicara tentang Guru Matematika. Dalam sejarah pendidikan Guru matematika adalah guru ke-2 yang paling tidak diharapkan kehadiranya di sekolah  setelah guru BK ( bimbingan konseling ). Beban yang berat di pikul oleh para Guru matematika selain mereka harus menguasai materi, mereka juga harus mampu memberikan pemahaman kepada para siswa. 

Akan tetapi terkadang para Guru Matematika kurang bisa memberikan pemahaman kepada para muridnya, sehingga para murid terkesan bosan dan malas mempelajari matematika. Sehingga meanset para siswa terhadap matematika itu terkesan sulit dan rumit, karena disebabkan penjelasan dari guru mereka yang terkesan berbelit-belit. 

  • Penguasaan Matematika Dasar

Penguasaan Materi Dasar seperti pertambahan, pengurangan, pembagian, dan perkalian sangatlah penting untuk pembelajaran materi Matematika di jenjang Selanjutanya. Pemahaman dasar-dasar ini sangatlah penting untuk menguasai materi-materi selanjutnya. Empat hal inilah inniti  dari pelanajaran Matematika, ketika kita menguasai 4 hal ini akan memudahkan kita untuk memahami materi- materi selanjutnya. 

Contohnya ketika kita SD pasti udah mempelajari metode pembagian " Bagi kurung", metode ini sangat membantu di jenjang selanjutnya. Akan tetapi ketika kita tidak menguasai 4 hal ini maka kita akan kesuliatan dalam memahami materi selanjutnya, sehingga kita akan terkesan malas dan hal tersebut mambuat kita bermeanset matematika itu rumit, sulit dan memusingkan. 

  • Terlalu di kekang untuk menghafal 

Seperti kita ketahui dalam pelajaran matematika banyak sekali rumus yang menurut kita harus untuk di hafal, Sebenarnya tidak semua rumus matematika harus di hafal. sekitar 10 % rumus matematika yang harus kita hafalkan, dan sisanya bisa kita fahami dengan sering-sering melakukan latihan-latihan. Dengan banyak latihan tanpa tidak sadar kita akan memahami materi yang kita sedang pelajari.

  • Unkonsiten soal latihan dengan soal ujian

Unkonsisten maksudnya disini adalah tidak sesuai dalam segi bentuk soal. sering kali kita temukan ketika kita di bangku sekolah sampai bangku kuliah menemukan hal-hal seperti ini. seperti pengalaman-pengalaman yang sudah terjadi, Semalam suntuk kita mempelajari materi-materi dan contoh soal yang telah kita pelajari dikelas, tau-tau pas ujian bentuk soalnya berbeda. Rasa prustasi ketika mengerjakannya tak jarang menghantui kita pada saat itu, dan tak jarang juga  hal tersebut membuat siswa ataupun mahasiswa membenci pelajaran Matemtika.

---sekian dan terima kasih---

Penulis : Ahmad Zaenudin 

date : Rabo,  01/05/19

VIDEO PILIHAN