Mohon tunggu...
zaldy chan
zaldy chan Mohon Tunggu... ASN (Apapun Sing penting Nulis)

cintaku tersisa sedikit. tapi cukup untuk seumur hidupmu

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

Kedai Kopi Ini, Bisa Sajikan Dua Sarjana dan Dua Calon Sarjana

26 Februari 2019   10:37 Diperbarui: 26 Februari 2019   11:35 253 17 9 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Kedai Kopi Ini,  Bisa Sajikan Dua Sarjana dan Dua Calon Sarjana
Dokpri. Kedai Kopi Makwo Ita. Pemilik Kedai (menghindar dengan alasa malu) dan salah satu pelanggan

"Segelas kopi, dan percakapan usai. Pergilah! Jika langkah kaki tak tertahan lagi."

Kalimat diatas, bukan bermaksud untuk berpuisi, tapi itulah yang biasanya terjadi. Jika kita selesai menikmati segelas kopi pagi. Di sebuah Kedai Kopi, kan? Ahaay...

Sekilas Letak Kedai Kopi Makwo Ita

Kedai Kopi Makwo Ita, bukan ruko, tapi rumah tinggal sederhana. Bagian depan, disulap jadi tempat berjualan. Terletak di pertigaan Jalan Zainal Bakti  dan Jalan RA. Kartini. Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Curup Kota. Dua jalan arteri di Kabupaten Rejang Lebong. Di samping kedai, ada Kios Tampal Ban. Dan, bersebrangan dengan Pangkalan Ojek Rafflesia. Letaknya yang strategis di tepi jalan, menawarkan kemudahan bagi calon pelanggan yang berjalan kaki atau berkendaraan. iya, kan?

Jika anda dari luar kota, dan ingin singgah di kedai ini. Gampang! Cari atau tanyakan saja pada orang-orang yang ditemui, Masjid Al Jihad! Kenapa begitu? Karena Kedai Kopi ini, persis berhadap-hadapan dengan salah satu masjid terbesar di Kota Curup. Gampang, kan? Haha..

Kedai akan dibuka, setelah pemilik kedai pulang dari sholat shubuh berjamaah di Masjid. Biasanya, pembeli sudah ada yang menunggu. Baik pelanggan tetap, jamaah masjid, sopir plus penumpang travel yang beristirahat dan sholat, atau para orangtua yang tak sempat menyiapkan sarapan untuk anak-anak yang mau berangkat sekolah. Lah? Anak-anak sarapan kopi? Aikh, sabar! Biar tak pasang foto dulu...

Dokpri. Lokasi Di Pertigaan Jalan. Berhadapan dengan Masjid Al Jihad dan Pangkalan Ojek Rafflesia
Dokpri. Lokasi Di Pertigaan Jalan. Berhadapan dengan Masjid Al Jihad dan Pangkalan Ojek Rafflesia
Di Kedai Kopi Makwo Ita, Tak Hanya Ngopi!
Makwo Ita, perempuan paruh baya ditemani Pakwo Lis Karadun, adalah sapaanku untuk pemilik kedai kopi ini. Pasangan berdarah Minang ini, sudah puluhan tahun merantau dan menetap di Curup. Jadi, mengadaptasi tradisi "Lapau Pagi" di Ranah Minang. Tak hanya menyediakan Minuman kopi.

Sambil minum segelas kopi, teh hangat manis atau bercampur susu. Mata anda akan dirayu dengan beberapa menu yang tersedia. Ada Empat pilihan untuk aneka gorengan, yang ditaruh di tiga nampan plastik berbentuk bundar. Dengan harga satunya seribu, silahkan menikmati Goreng Pisang, Bakwan, Roti Goreng, Roti Kumbu (Gorengan berisi Kacang Hijau). Itu, penganan kelas ringan. Haha

Aneka Gorengan. Silahkan comot dan nikmati. Jangan lupa bayar. Haha.. dokpri
Aneka Gorengan. Silahkan comot dan nikmati. Jangan lupa bayar. Haha.. dokpri
Tersedia juga, yang kelas berat. Semisal nasi santan/nasi lamak [biasa juga disebut nasi uduk]. Ada lontong dua rasa, jika ingin mencicipi yang pedas, disuguhi gulai cubadak atau nangka. Tak suka pedas? masih ada gulai manis berbahan buncis terkadang pakis. Soal harga? selembar lima ribuan cukup untuk satu porsi. Jika pakai telur, anda tinggal menambahkan selembar dua ribuan. Murah, kan?

Eits! Jangan lupa. Ada satu menu yang takkan Anda temui di kedai makanan manapun di Kota Curup. Kecuali pasar Ramadhan di bulan puasa. Yaitu Nasi Ketan! Biasanya, dinikmati dengan Parutan kelapa plus pisang goreng. Maknyus, kan?

Nasi ketan ini primadona sesungguhnya Kedai Kopi Makwo Ita. Apatah lagi saat musim durian. Baru jam tujuh pagi, Nasi ketan sudah sold out! Akan ada antrian untuk  menikmati sarapan pagi dengan Nasi Ketan bercampur Durian. Harganya? Delapan ribu satu porsi. Tapi, tak dihitung durian, ya? Haha..

Khusus, Berkenaan dengan nasi ketan, Pemilik kedai punya strategi ajaib. Tak menerima pesanan semisal katering, juga Setiap pagi membatasi hanya memasak 4 Cupak (8 Liter). Pemilik Kedai tak akan menambah atau mengurangi ukuran itu. juga tak akan menaikkan harga. Semisal di musim durian yang pasti banyak peminat. Saat ditanya kenapa begitu, jawabannya sederhana dan bikin jleb hati.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x