Humaniora

Dalam Rumah Besar DMI, Remaja Masjid Berkonstribusi terhadap Peradaban Baru Islam

20 Januari 2019   17:09 Diperbarui: 21 Januari 2019   08:53 73 0 0
Dalam Rumah Besar DMI, Remaja Masjid Berkonstribusi terhadap Peradaban Baru Islam
Foto: Doni

Organisasi Remaja Masjid di Indonesia memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam peradaban baru Islam. Dewan Masjid Indonesia (DMI) adalah sebuah payung besar untuk berkumpul organisasi remaja masjid  dengan  tujuan yang sama, yakni untuk perkembangan Islam. "Saat ini DMI sedang membangun jaringan dan membuka komunikasi untuk menyatukan organisasi remaja masjid," ujar Ketua Harian Dewan Masjid Indonesia (DMI), Haji Syafruddin saat menutup Rakernas Jaringan Pemuda Remaja Masjid Indonesia (JPRMI) di Gedung Jakarta Islamic Centre, Minggu 20 Januari 2019. 


Dalam DMI boleh ada organisasi yang independen dan berkembang. "Itu bukan masalah yang penting tujuanya untuk memakmurkan masjid," tegas Syafruddin. 

Foto: Doni
Foto: Doni
Oleh sebab itu ia mengajak JPRMI untuk kembali bergabung bersama DMI untuk kemajuan bangsa.

DMI sebagai organisasi besar yang fokus mengurus masjid memiliki tujuan memakmurkan dan dimakmurkan masjid. Tentu setiap pengurusnya memiliki pemikiran dan ide untuk kemajuan Islam. "Dalam DMI saya memposisikan diri menjadi linking pin, menjembatani pemikiran- pemikiran para tokoh yang ada seperti Pak Jusuf Kalla dan tokoh Islam lainnya dengan pemikiran dan keinginan orang muda yang ada di DMI untuk dapat berkontribusi demi perkembangan Islam," ucap Syafruddin. DMI memiliki beberapa program khusus bagi remaja masjid dalam bidang perekonomian dan wisata religi.

Foto: Heriza
Foto: Heriza
Syafruddin berpendapat remaja masjid akan memiliki peran penting dalam era peradaban baru Islam. Ia mengatakan pemuda khususnya remaja masjid akan menjadi penopang bangsa Indonesia dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0 dan peradaban baru Islam yang sedang terjadi saat ini. Fenomena yang terjadi di benua Eropa dan Amerika saat ini adalah orang-orang muda Islam yang menggagas kegiatan di masjid. "Islam di Eropa dan Amerika berkembang sangat pesat dan yang mengisi kajian anak muda semua," ujar Syafruddin yang juga menjabat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi.

Foto: Doni
Foto: Doni
Ia berharap remaja masjid tidak salah langkah dalam menghadapi tantangan yang ada. "Saya yakin diantara kalian nanti akan lahir pemimpin Islam untuk itu jangan ragu terus berkontribusi mengembangkan ide demi kejayaan Islam," ucap Syafruddin yang disambut takbir oleh seluruh peserta Rakernas JPRMI. Sebab sejarah pernah mencatat saat Islam menguasai benua biru, kehidupan dan sistem pemerintahan berjalan dengan penuh kedamaian.

Untuk itu, ia mengajak seluruh remaja masjid khususnya yang tergabung dalam JPRMI untuk menjaga keberagaman Indonesia. Dengan memperkuat silaturahmi umat beragama lainnya. "Sebagai negara dengan penduduk Islam terbesar kita harus tetap menjaga pluralisme karena Islam di Indonesia berkembang dengan adat ketimuran yang kuat. Tetapi jika ada yang ingin merusak Islam saya pasti akan berada paling depan untuk membela Islam. Saya siap pasang badan," tutur Syafruddin.

Foto: Heriza
Foto: Heriza
Pada kesempatan tersebut, Syafruddin meminta pengurus JPRMI hadir dalam Silaturahmi Nasional Remaja Masjid Indonesia sesuai amanat hasil Rakernas I DMI. "Saya minta pengurus JPRMI hadir dan berkontribusi aktif dalam silatnas mendatang," tutur Syafruddin.

Dengan mengucap Alhamdulillah, Ketua Harian DMI Haji Syafruddin menutup Rakernas RJPMI yang juga dihadiri plt Sekjend DMI, Arief Rosyid, Ketua Umum JPRMI, Yosse Hayatullah dan sejumlah pengurus daerah JPRMI.(Sumber: Tim Media Pak Syaf)

ZT -Warkop Sija, 20 Januari 2019