Keamanan Pilihan

Wakapolri: Infrastruktur yang Sudah Bagus, Perlancar Arus Mudik dan Arus Balik Lebaran

18 Juni 2018   21:54 Diperbarui: 18 Juni 2018   22:11 742 0 0
Wakapolri: Infrastruktur yang Sudah Bagus, Perlancar Arus Mudik dan Arus Balik Lebaran
Wakapolri di Pelabuhan Merak, Banten -Spri TB2

Keberhasilan Presiden Joko Widodo dalam membangun infrastruktur yang masif selama hampir empat tahun masa pemerintahan Kabinet Kerja, sudah dapat dirasakan manfaatnya dalam pelaksanan mudik lebaran tahun 2018 saat ini. 

Hal itu dapat terlihat saat Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri),   Komjen Pol Drs H Syafruddin Msi, meninjau arus balik di tiga tempat sekaligus hari ini, Senin 18 Juni 2018.

Sejak pagi Wakapolri mendatangi Pelabuhan Merak di Banteng, lalu siangnya meninjau Bandara Soekarno Hatta di Cengkareng. Setelah itu, sorenya menyambangi Stasiun Gambir, Jakarta Pusat.

Spri TB2
Spri TB2
Untuk itu, Syafruddin mengungkapkan bahwa kelancaran arus mudik dan arus balik lebaran tahun ini berkat pembangunan infrastruktur yang sangat gencar yang dilakukan pemerintah. " Pembangunan infrastruktur yang cukup masif ini berdampak positif bagi arus mudik tahun ini. 
Meninjau Pelabuhan Merak -Spri TB2
Meninjau Pelabuhan Merak -Spri TB2
Akibatnya angka kondusifitas arus mudik turun 60 persen dan angka kecelakaan juga mengalami penurunan sekitar 30 persen," katanya.

"Jadi memang faktor utamanya adalah infrastruktur terutama jalur di Jawa, Jakarta sampai Semarang, kemudian di Semarang sudah terpecah di Solo dan sebagainya dan masyarakat Jawa Timur itu tidak mudik ke Jawa Tengah," jelas Syafruddin usai meninjau  Pelabuhan Merak, Banten.

Spri TB2
Spri TB2
Spri TB2
Spri TB2
Dia memberi gambaran  bahwa kini jarak tempuh Bekasi-Semarang tak lebih dari 10 jam di saat terjadi kepadatan. "Jika kondisi lalu lintas landai, dari Bekasi ke Semarang paling tidak hanya 7 Jam.

Ini berkat pembangunan infrastruktur yang masif itu. Jadi kita bersyukur karena apa yang dilakukan oleh pemerintah untuk menggenjot infrastruktur jalan ini kita sudah dapatkan manfaatnya, terutama masyarakat pemudik maupun arus balik nanti," ujarnya.

Untuk itu, Syafruddin berharap arus balik yang diprediksi akan mulai padat pada Rabu Malam, 20 Juni 2018 dan puncaknya diperkirakan Sabtu-Minggu, 23-24 Juni 2018 nanti,  bisa kondusif dan tidak ada kendala berarti.

Sementara itu, saat meninjau langsung ke posko mudik lebaran di Terminal 1 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Syafruddin meminta aparat kepolisian dan seluruh stake holder terkait, tidak terlalu percaya diri mengatasi persoalan arus balik pada musim libur Lebaran 2018 ini, terutama di bandara.

Wakapolri di Posko Mudik Lebaran terminal 1 bandara Soekarno-Hatta, Tangerang -Spri TB2
Wakapolri di Posko Mudik Lebaran terminal 1 bandara Soekarno-Hatta, Tangerang -Spri TB2
Kesiapan aparat, ungkap Syafruddin, menjadi pendukung kelancaran arus mudik kemarin. "Arus baliknya justru yang harus kita antisipasi. Jangan sampai mudiknya bagus, baliknya tidak bagus,"  ucapnya. 
Spri TB2
Spri TB2
Jadi Syafruddin berharap agar  aparat dan stake holder terkait, dapat melayani pemudik agar betul-betul kembali dengan lancar dan selamat.

"Kita jangan lengah, offer confidence oleh karenanya apa yang dilakukan pada arus mudik, juga dilakukan pada arus balik," jelasnya.

Wakapolri di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat.
Wakapolri di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat.
Wakapolri menyapa penumpang kereta di stasiun Gambir, Jakarta Pusat -Spri TB2
Wakapolri menyapa penumpang kereta di stasiun Gambir, Jakarta Pusat -Spri TB2
Disamping itu, Syafruddin juga mengaku sudah menyiapkan seluruh personelnya dalam mengamankan arus balik lebaran tahun 2018 ini. "Untuk aparat kepolisian hari ini sudah antisipasi arus balik, walaupun mungkin belum sekarang. Tapi anggota kami di lapangan sudah tersebar.

Dengan begitu, kesiapsediaan arus balik meskipun belum masuk masa puncaknya, kami optimistis akan sama lancarnya seperti arus mudik kemarin," tandasnya meyakinkan.

ZT, 18 Juni 2018