Muda

Pekerjaan Paruh Waktu

6 Desember 2017   22:06 Diperbarui: 6 Desember 2017   22:14 654 2 0

Nama : Beh Yu Wei

NIM : 061711133280

Tajuk : Pekerjaan Paruh Waktu

Saya adalah seorang mahasiswa Universitas Airlangga, jurusan Kedokteran hewan, asal saya dari Malaysia.Saya akan menulis pendapat saya tentang pekerjaan paruh waktu dalam asai ini.

Sebelum saya datang berkuliah di Indonesia, saya adalah seorang pekerja paruh waktu. Saat itu saya baru saja lulus dari SMA saya. Saya punya banyak waktu setelah saya lulus. Oleh karena itu, saya memutuskan untuk mencari pekerjaan paruh waktu sambil menunggu surat penerimaan perguruan tinggi. Saya bekerja sebagai pekerja paruh waktu selama tiga bulan. Dalam tiga bulan ini, saya telah mendapatkan banyak pengalaman.

Banyak orang bertanya mengapa saya ingin menjadi pekerja paruh waktu? Saya akan menceritakan alasan dan pendapat saya sekarang. Saya ingin menjadi  seorang pekerja paruh waktu pada masa itu adalah, pertama, karena kerja paruh waktu punya fleksibilitas waktu. Walaupun saya telah lulus dari SMA saya, tapi saya tetap harus menghadiri beberapa kelas seperti kelas piano dan Karatae. Jadi, meskipun saya adalah seorang pekerja paruh waktu, tapi saya tetap mengikuti kelas piano dan Karatae saya.

Pada pendapat saya, keuntungan yang jelas dari memiliki beberapa pekerjaan paruh waktu adalah saya dapat belajar cara bersosialisasi dan memecahkan masalah dengan cara yang betul. Keuntungan lain memiliki beberapa pekerjaan paruh waktu adalah, saya bisa tahu apa yang sebenernya saya inginkan sebagai pekerjaan dalam hidup. Ini membuat saya menemukan kemampuan dan keterampilan saya. Terakhir, pendapat saya bagi memiliki beberapa pekerjaan adalah, saya dapat menghasilkan uang yang lebih banyak. Hal ini karena untuk pekerjaan penuh waktu, kita hanya berhak mendapatkan sejumlah jam kerja tertentu, dan terkadang pengusaha tidak memberikan uang lembur.

Seterusnya adalah pendapat saya tentang kerugian pekerjaan paruh waktu. Kerugiannya adalah sebagian pekerjaan paruh waktu tidak menawarkan keuntungan bagi para pegawainya. Kerugiaan yang kedua adalah saya harus menyesuaikan diri dengan rekan kerja saya dari satu tempat kerja ke tempat kerja yang lain. Seterusya, pada waktu itu , saya tidak punya transportasi. Jadi, hal ini sangat sulit saya jika dalam sehari saya melakukan dua pekerjaan paruh waktu di tempat berbeda. Komuter dari satu tempat kerja ke tempat kerja lain dapat melelahkan tenaga saya.

Kesimpulannya, saya ingin mengatakan bahwa saya lebih memilih pekerjaan paruh waktu daripada pekerjaan penuh waktu. Memiliki pekerjaan paruh waktu sksn berguna bagi saya karena saya bisa mengatur jadwal saya dengan atasan saya. Selain itu, saya juga merasa senang bertemu dan bekerja dengan orang-orang dari berbagai lapisan. Saya bisa mendapatkan teman semasa saya bekerja sebagai pekerja paruh waktu, dan hal ini dapat memudahkan saya beradapsi dengan mudah di negara yang berbeda dengan kami.