Mohon tunggu...
yunita safitri
yunita safitri Mohon Tunggu...

NAMA: YUNITA SAFITRI NIM: E1S014050

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

Evaluasi Guru untuk Mengetahui Perkembangan Siswa

11 April 2015   06:44 Diperbarui: 17 Juni 2015   08:16 5281 0 0 Mohon Tunggu...

Di dalam konteks pembelajaran sistem evaluasi menjdai tolak ukur untuk manialai sejauh mana pemahaman sisiwa terhadap materi yang diajarkan, yang dimana sistem evaluasi tidak hanya berbentuk tugas, mid atau ulangan melainkan juga guru-guru menilai siswa dari segi evektif, kongnitif dan psikomotorik.
Ketiga hal tersebut adalah sistem penilaian dari segi pengetahuan, sikap dan keterampilan di dalam pembelajaran, di dalam melakukan evaluasi harus berdasarkan aspek kompetensi karea tujuan yang ingin dicapai dari suatu materi tersebut itulah yang perlu di evaluasi.
Setiap orang memiliki yang namanya penilaian terhadap dirinya masing-masing atau dinilai oleh orang lain, begitu halnya dengan sekolah cara menilai peserta didik sanagat lah banyak minsalkan cara bertutur sapa, cara bertanya apakah mereka itu memiliki tata kerama dalam hal tersebut.
Tetapi biasanya orang melakukan penilain dalam sekolah itu setelah tejadinya ulangan atau sistem tes yang si lakukan secar a formal di sekolah dan harus mampu untuk mencapai target yang telah ada atau yang telah di tentukan oleh sekolah.
Jika target yang ditentukan di bawah standar maka akan menyulitkan peserta didik dan guru dalam penilaian, namun guru juga mampunyai arsip peserta didik seperti kumpulan-kumpulan tugas atau penilain-penilaian yang telah di lakukan sebelumnya.
Jika penilaian yang dilakukan oleh seorang guru sesaui dengan apa yang ada maka mungkin banyak peserta didik yang tidak lulus, maka guru berusah untuk mendongkrak dengan berbagai cara minsalnya melakukan les agar bisa menunjang keberhasilan peserta didik .
Guru juga melakukan penilaina pada saat tertentu minsalnya pada saat quiz maka kita sebagai peserta didik harus pintar-pintar mencari peluang agar bisa mendapatkan nila. Jika sorang guru itu melemparkan pertanyaan maka kesempatan kita sebgaipeserta didik untuk berusaha untuk menjawab agar kita mendapatkan nilai.
Guru juga berusaha menilai bagaimana hasil kerja dari peserta didik, minsalnya jika melakukan wawancara maka peserta didik di ajarkan utuk mempertanggung jawabkan apa yang telah di kerjakan dan mereka harus mampu untuk melakukannya karena pada saat itu guru melakuakn penilaian bagaimana cara kita persentasi apakah sudah memahami materi yang akan disampaikannya.
Setiap guru memiliki perinsip yang berbeda-beda dalam menilai, banyak guru yang melakukan ulangan lisan, ulangan tulis, ada quiz, persentasi, dll. Guru memiliki hak menilai peserta didiknya sebgainya yang di inginkan, jika ada si penanya maka guru itu berhak memberikan nilai sesuai dengan tat karma yang dilakukan oleh sisiwa.
Setiap penilaian yang di lakuakan guru itu selalu sesuai dengan yang di lakukan oleh peserta didik dan peserta didik juga mengetahui bagaimana sikap yang telah di tunjukkna kepada guru atau bagaimana caranya dalam pembelajaran apakah dirinya sudah aktif atau belum, jadi peserta didik bisa mengintrospek diri dari hasil penilaian yang di berikan oleh gurunya.
Di dalam sistem evaluasi guru tidak secara langsung memberitahukan kepada para siswa bahwa guru itu kan menilai mereka, namun kita sebgai peserta didik harus memahami itu sehingga kita mendapatkan nilai,
Sebagai guru kita harus berusaha untuk memberikan masukan kepada peserta didik agar mereka selalu akatif dalam proses pembelajran, dan jika di antara mereka ada yang belum aktif maka sebgai guru kita harus memberikan motivasi untuk siswa tersebut agar mampu aktif separti teman-temanya yang lain agar bisa mendaptkan nilai yang sama dengan temannya.
Sebagai guru juga harus pandai-pandai dlam memberikan niai terhadap peareta didik karena guru memberkan nilai kepada pasarta didik sesuai dengan yang di lakukan oleh siswa, proses belajar mengajar tidak akan pernah bisa di lihat haisilnya apabila guru tidak melaksananka evaluasi.
Setiap sekolah harus melakukan evaluasi, kerena dengan evaluasi guru mempu mengetahui kekurangan serta kelebihan yang di miliki peserta didik serta guru mampu mengatahui metode yang harus di gunakan dalam mengajar agar peserta didik mudah untuk memahami pelajaran yang disampaikan.
Guru yang baik adalah mampu melaksanakan evaluasi berdasrakan materi yang diberikna kepada peserta didik sehingga dalam sistem evaluasi memudahkan guru, guru akan lebih mudah mengetahui peserta didik yang belum memahami pembelajaran yang di smapaikan sesui dengan sistem evaluasi yang dilakukannya.
Dalam menyampaikan materi guru tidak hanya menegevaluasi peserta didik dalam tingkah laukunya saja melainkan mengevaluasi peserta didik dalam segi apakah peserta didik itu sudah mampu untuk menguasai materi yang telah di sampaikan oleh gurunya.
Sebaliknya evaluasi juga dilakukan kepada seorang guru untuk melihat apakah guru tersebut sudah maksimal atau sebaliknya dalam menyampaikan materi pembelajran kepada peserta didik.
Adapun disisni fungsi dari evaluasi itu sendiri yaitu :
• Sebagai alat untuk mengetahiu tingkat kemampuan peserta didik
• Sebagai suatu sisitem untuk mengetahui kekukarangan dan kelemahan peserta didik dalam belajar
• Dengan evaluasi guru juga lebih memotivasi belajr peserta didik dan
• Sebagai bukti pada orang tua atau wali murid agar mengetahui tingkat kemampuan dari anaknya juga lebih memotivasi anaknya agar lebih giat belajar.
Oleh kerena itu evaluasi sangatlah penting dilakukan oleh seorang guru untuk mengetahui tingkat kemampuan peserta didiknya, sehingga bisa mengetahui tingkat pengetahuan peserta didik apakah sudah maksimal atau sebaliknya.

VIDEO PILIHAN