Gayahidup

KPA Rileksasi ala Pendamping Desa

13 Januari 2018   00:04 Diperbarui: 13 Januari 2018   02:26 739 0 0
KPA Rileksasi ala Pendamping Desa
Ket: Fasilitasi Musyawarah Desa RKPDes 201 8

Hayyy.... People Zaman Now...

Apa yang kalian punya??

Apa yang kalian bisa??

Apa potensi diri kalian??

Apa yang bisa kalian kembangkan??

Apa resolusi masa depan kalian??

Sebagai salah satu anak bangsa, "People zaman now" , tuntutan kehidupan itu semakin tinggi, iya kan??

Contohnya saja, misalkan kita dihadapkan pada permasalahan keuangan (butuh uang), maka kita sebagai peoplen zaman now harus kreatif,  berfikir, memotar otak bagaimana bisa menambah penghasilan.

People zaman now harus punya daya kreatifitas yang tinggi, untuk menjadi Creative People Zaman Now yang punya ide-ide kreatif yang bisa memanfaatkan potensi yang ada dalam dirinya, menggali potensi dan bakat untuk dapat menghasilkan dan menciptakan keadaan yang lebih baik, dalam hal ini kreatifitas dimanfaatkan untuk dapat menciptakan lapangan pekerjaan dan menambah penghasilan.

Saya terus berupaya mengenali, menggali dan mengembangkan potensi yang ada dalam diri saya untuk ikut serta dalam industri kreatif Indonesia.

Mempunyai keinginan terbesar saat ini yaitu mencipakan masa tua yang indah bagi kedua orang tua saya, setelah oraang tua saya pensiun dari pekerjaannya, maka saatnya bagi mereka untuk menikmati hidup dan berhenti bekerja, lalu semua nya beralih dipundak saya. Membiayai, mencukupi, memenuhi semua kebutuhan orang tua saya

Cita-cita yang indah buat saya...

Proses pencapaian cita-cita saya adalah intinya.

Bisa dikatakan pemanfaatan dari kreatifitas itu sebagai industri kreatif. Industri kreatif dipandang semakin penting dalam mendukung kesejahteraan dalam perekonomian, berbagai pihak berpendapat bahwa kreativitas manusia adalah sumber daya ekonomi utama.

Sebagai anak muda yang terlahir dari keluarga yang ekonominya biasa-biasa saja justru menjadi suatu kekuatan yang besar bagi saya, menjadi kekuatan yang mendongkrak energi saya untuk terus melaju, melaju dan berpacu.

Berprofesi sebagai Pendamping Desa yang baru saya jalani selamua 2 bulan ini menuntut saya untuk mempunyai kreativitas yang tinggi,  terutama dalam mengawal implementasi UU Desa yang tujuannya untuk memandirikan dan menyejahterahkan desa.

Setiap hari bertemu dan berhadapan dengan orang-orang desa yang tentunya punya karakter yang berbeda-beda. Bagaimana cara saya agar dapat diterima oleh orang-orang desa dampingan saya?

Saya harus memutar otak saya, bukan koprol  atau jungkir balik  kepala dibawah kaki di atas, hehee... tapi saya harus berfikir kreatif, kreatifnya begini karena secara jam tebang saya newbee,karena baru 2 bulan bekerja jadi saya harus manfaatkan orang-orang yang ada di tim kerja saya (bukan memanfaatkan untuk mengambil keuntungan bagi dari saya sendiri looh) tapi saya akan menggali informasi setiap desa yang akan saya datangi.

Misalnya begini, besok saya akan memfasilitasi dan mendampingi pemerintah desa dalam penyusuanan RKPdes 2018, maka sebelumnya saya akan tanya dulu kepada teman-teman yang notabene sudah mengenal kondisi dan situasi dari desa yang akan saya datangi esok hari, saya akan tanyakan karakter dari kepala desanya, karakter sekretaris desanya, perangkat desa, BPD dan operator desa, bahkan karakter rata-rata masyarakat desanya.

Naah.. kalau saya sudah mengetahui karakter-karakter mereka, setidaknya saya sudah punya gambaran awal dari mereka, maka saya akan lebih muda menentukan cara-cara atau metode pendekatan apa yang harus saya lakukan agar secara emosional saya diterima.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2