Mohon tunggu...
Yuli Anita
Yuli Anita Mohon Tunggu... Guru - Guru

Jangan pernah berhenti untuk belajar

Selanjutnya

Tutup

Ramadan Artikel Utama

Waspada Penipuan Berkedok Teman Lama Saat Lebaran

12 April 2024   06:32 Diperbarui: 12 April 2024   13:40 992
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi mendapat telepon dari teman lama. Sumber gambar: Freepik

Lebaran adalah saat yang sangat membahagiakan. Sholat Id, berkumpul bersama keluarga, berkunjung ke sanak famili hingga bertemu dengan kawan lama adalah agenda rutin selama Lebaran.

Pertemuan dengan kawan lama bisa digagas lewat WhatsApp grup ataupun mengadakan pertemuan dengan perjanjian sendiri. 

Alhasil, saat lebaran ada saja telepon atau WhatsApp dari teman lama. Entah mengajak ketemuan atau sekedar berucap Selamat Lebaran.

Ada sedikit pengalaman saya untuk mengajak pembaca lebih berhati-hati berkaitan dengan telepon atau pesan dari teman lama. 

Jika nomor yang menghubungi sudah kita simpan, tidak ada masalah, berarti kita sudah kenal. Namun jika nomornya belum kita simpan, tak ada salahnya jika kita waspada. Bisa saja itu nomor orang lain yang mengaku teman lama dan mempunyai maksud yang kurang baik pada kita.


Hati-hati dengan nomor tak dikenal, sumber gambar: Tekno Kompas
Hati-hati dengan nomor tak dikenal, sumber gambar: Tekno Kompas

Kejadian ini persisnya terjadi di Lebaran tahun lalu. Sepulang dari sholat, saya dan anak -anak hendak bertandang ke rumah famili yang letaknya tak begitu jauh dari rumah. Ketika akan berangkat, tiba-tiba HP saya bergetar. Sebuah nomor tidak dikenal.

"Halo, bagaimana kabarnya, Yul?" tanya Si penelepon. Nada suaranya akrab sekali.

"Halo, Alhamdulillah, baik, siapa ini?" balas saya.

"Wah, masak lupa sama saya..., ayo.. tebak...teman SMP..," katanya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ramadan Selengkapnya
Lihat Ramadan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun