Mohon tunggu...
Yudi Kurniadi
Yudi Kurniadi Mohon Tunggu... Kontributor Galuh.id

Menulis sajalah. Tidak usah terlalu mikir soal bagus apa enggak, yang penting menyenangkan buat kita dan semoga bermanfaat buat yang membaca. Amin.. Here We Go!

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Soal Statistik, Messi dan Ronaldo Tak Ada Apa-apanya Dibandingkan Jadon Sancho

28 Maret 2020   16:40 Diperbarui: 28 Maret 2020   16:45 57 2 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Soal Statistik, Messi dan Ronaldo Tak Ada Apa-apanya Dibandingkan Jadon Sancho
Jadon Sancho, mengalahkan Messi dan Ronaldo serta diincar Manchester United. (Getty Images)

Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo dianggap sebagai pemain terbaik dunia pada generasi sekarang ini. Skill dan performa mereka tak perlu diragukan lagi. Keduanya juga sudah meraih banyak gelar dalam satu dekade terakhir.

Salah satunya adalah Ballon d'Or. Messi sukses menggondol enam trofi bola emas, sedangkan Ronaldo memenangi lima lainnya. Namun, ada pemain lain yang digadang-gadang lebih baik daripada kedua pemain tersebut.

Pemain yang dimaksud adalah Jadon Sancho. Pamor pemain yang baru saja merayakan ulang tahun yang ke 20 tahun ini makin menanjak berkat penampilan apiknya bersama Borussia Dortmund musim ini. Lah ko bisa? secara dari umurnya saja Sancho masih anak ingusan dibandingkan Messi, 33 tahun dan Ronaldo, 35 tahun.

Memang, Sancho masih berusia muda
Namun ia telah mencapai tonggak sejarah dengan membukukan angka statistik yang jauh lebih baik daripada Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo ketika keduanya masih berumur 20 tahun.

Dalam catatan statistik tersebut, Sancho telah membungkukkan 31 gol dan 42 assist dari 90 pertandingan bersama klubnya Borussia Dortmund, melampaui 26 gol Messi dan delapan assist dari 70 penampilan dan 16 gol Ronaldo dan 16 assist dari 107 pertandingan.

Bagi Sancho, jelas hal ini menjadi sebuah permulaan yang baik untuk jenjang karirnya, dengan memperhitungkan variabel-variabel termasuk aktivitas di klub dan tim nasional, usia, posisi, liga tempat bermain, dan posisi ekonomi klub tempat bermain.

Mungkin tidak mengherankan untuk mengakui bahwa Sancho saat ini dianggap sebagai bintang muda paling cemerlang. Tipe pemain yang memiliki ambisi dan mencoba untuk terus berkontribusi dengan mencetak gol maupun assistnya untuk membantu timnya dalam setiap pertandingan yang ia mainkan.

Sancho yang merupakan jebolan akademi sepakbola Manchester City itu disebut merupakan salah satu talenta berbakat di sepak bola Eropa saat ini.

Bahkan, Direktur olahraga Dortmund, Michael Zorc mengungkapkan bahwa mereka mulai mengintai Sancho sejak Agustus 2016 sebelum mengontraknya setahun kemudian. Pihaknya merasa beruntung dan tepat waktu memiliki pemain bernomor punggung 7 ini.

Diincar Manchester United
Seperti dilaporkan The Telegraph baru-baru ini, pihak Manchester United siap menawarkan gaji sebesar 200.000 ribu poundsterling per minggu untuk membujuk Sancho ke Old Trafford.

Mereka pun siap merogoh kocek hingga 130 juta euro atau setara dengan 2,3 triliun rupiah sebagai penebusnya. Nilai tersebut 15 kali lipat lebih besar dibandingkan yang dibutuhkan Dortmund ketika merekrut Sancho dari Manchester City dengan nilai 'hanya' 7,84 juta euro atau sekitar 139 miliar rupiah.

Hal ini dipicu oleh rencana tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer yang memiliki target tampil di Liga Champions musim depan, dengan iming-iming bermain di kompetisi elit Eropa akan mampu menarik minat para pemain incarannya.

Tapi secara terpisah, CEO Dortmund Hans-Joachim Watzke sebelumnya telah berbicara tentang masa depan Sancho, dengan mengatakan ia yakin anak muda itu ingin tetap di Jerman. Tapi disisi lain ia mengaku akan membahas kepindahan Sancho jika pemain sayap itu menginginkannya. (*)

VIDEO PILIHAN