Mohon tunggu...
Yose Revela
Yose Revela Mohon Tunggu... Penulis lepas amatir & Karyawan Swasta

YNWA. Wonosobo, 14 Juli 1992 yoserevela@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Parade Kejutan Matchday Pembuka Fase Grup UCL

19 September 2019   11:34 Diperbarui: 19 September 2019   11:43 0 1 0 Mohon Tunggu...
Parade Kejutan Matchday Pembuka Fase Grup UCL
Tribunnews.com

Muram, begitulah kira-kira gambaran umum dari performa tim-tim unggulan di match day pembuka fase grup Liga Champions musim ini. Dalam laga-laga yang berlangsung pada tengah pekan ini, banyak tim raksasa atau unggulan yang gagal meraih poin penuh, ada yang bermain imbang, ada juga yang kalah, bahkan dengan skor cukup telak.

Sebaliknya, situasi muram para jagoan ini menjadi musim panen kejutan bagi tim-tim yang kurang diunggulkan. Boleh dibilang, match day pembuka fase grup Liga Champions kali ini cukup semarak, karena langsung dibuka dengan parade kejutan.

Parade kejutan dibuka di grup F, yang disebut-sebut sebagai salah satu grup neraka. Meski kedua laga yang dimainkan sama-sama berakhir imbang, tim-tim yang lebih diunggulkan hampir saja tumbang.

Di Giuseppe Meazza, Inter Milan harus menunggu sampai injury time babak kedua, untuk meraih gol penyeimbang saat dipaksa bermain imbang 1-1 versus Slavia Praha (Republik Ceko).

Sementara itu di Jerman, Barcelona mampu mencuri poin di kandang Dortmund, berkat aksi cemerlang kiper Marc Andre Ter Stegen di bawah mistar, termasuk kesuksesannya menggagalkan eksekusi tendangan penalti Marco Reus di babak kedua, dalam laga yang berakhir imbang tanpa gol.

Hasil mengejutkan lain terjadi pada tim-tim unggulan. Di Paris, Real Madrid dipaksa takluk 0-3 atas PSG yang tak diperkuat Kylian Mbappe (cedera) dan Neymar (suspensi). Dalam laga ini, Angel Di Maria mencetak dua gol ke gawang mantan klubnya. Derita El Real makin lengkap, karena Keylor Navas, eks kiper mereka, juga tampil bagus di bawah mistar PSG.

Kekalahan juga didapat tim juara bertahan Liverpool, yang takluk 0-2 di kandang Napoli. Gol-gol Dries Mertens dan Fernando Llorente memaksa Si Merah pulang dengan tangan hampa.

Di London, gol tunggal Rodrigo ke gawang Chelsea sukses membungkam publik Stamford Bridge. Kekalahan dari Valencia ini terasa menyesakkan buat Si Biru, karena Ross Barkley gagal mengeksekusi hadiah penalti di penghujung babak kedua.

Uniknya, ada sepasang laga yang berakhir dengan skor imbang 2-2, setelah tim tamu sempat unggul 2 gol lebih dulu. Kedua laga itu adalah Olympiakos (Yunani) vs Tottenham Hotspur (finalis musim lalu), dan Atletico Madrid vs Juventus.

Di Kota Piraeus (Yunani), gol-gol Lucas Moura dan Harry Kane dibayar lunas oleh Daniel Podence dan Mathieu Valbuena. Sementara itu di Madrid, gol-gol sundulan Stefan Savic dan Hector Herrera membatalkan keunggulan skor Juventus, yang dicetak Juan Cuadrado dan Blaise Matuidi.

Hasil kontras didapat dua wakil Jerman, yakni RB Leipzig dan Bayer Leverkusen, dalam dua laga yang berakhir dengan skor identik 2-1. Di kota Lisbon, sepasang gol Timo Werner membawa Leipzig menang atas tuan rumah Benfica. Sementara itu, gol-gol Gregorz Krychowiak dan Dimitry Barinov membuat Leverkusen takluk di kandang sendiri atas Lokomotiv Moscow (Rusia).

Parade kejutan makin lengkap, dengan tersajinya dua laga antartim non-unggulan, yang sama-sama berakhir dengan margin skor empat gol di kota Salzburg (Austria) dan Zagreb (Kroasia). Dalam dua laga ini, tim tuan rumah sama-sama sukses mengalahkan tamu masing-masing.

Di Salzburg, Red Bull Salzburg menang 6-2 atas Genk (Belgia). Dalam laga ini, Erling Haaland (19) menjadi bintang lewat trigolnya. Hebatnya, pertandingan ini adalah laga debut sang remaja Norwegia di Liga Champions Eropa. Sementara itu, trigol Mislav Orsic dan satu gol Marin Leovac sukses membuat debut Atalanta (Italia) di fase grup Liga Champions berakhir muram.

Praktis, hanya Bayern Munich (Jerman), Manchester City (Inggris) dan Ajax Amsterdam (Belanda, semifinalis Liga Champions musim lalu) yang selamat dari hasil mengejutkan di match day pembuka kali ini. Uniknya, mereka sama-sama menang dengan skor 3-0 atas lawan masing-masing.

Di Munich, gol-gol Kingsley Coman,. Thomas Mueller, dan Robert Lewandowski membantu Bayern menang atas Red Star Belgrade (Serbia). Di Amsterdam, gol-gol Quincy Promes, Nicolas Tagliafico, dan Edison Alvarez memastikan kemenangan Ajax atas Lille OSC (Prancis).

Sementara itu di Ukraina, gol-gol Riyad Mahrez, Ilkay Gundogan dan Gabriel Jesus menegaskan keunggulan City atas tuan rumah Shakhtar Donetsk. Dalam laga ini, Pep Guardiola memainkan Fernandinho sebagai bek tengah darurat, menyusul cederanya John Stones dan Aymeric Laporte.

Meski ini baru match day pembuka, banyaknya kejutan yang tercipta mampu memberi secercah harapan, kejutan akan menjadi elemen penting dalam perjalanan menuju final Liga Champions di Istanbul tahun depan. Meski begitu, peluang tim unggulan untuk menjaga hegemoni mereka juga masih terbuka, karena perjalanan masih sangat panjang.

Akankah parade kejutan kembali tercipta?

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x