Yose Revela
Yose Revela Penulis Lepas

YNWA. Wonosobo, 14 Juli 1992 yoserevela@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Saat Chelsea Krisis Penyerang

12 Januari 2019   15:06 Diperbarui: 12 Januari 2019   15:20 546 1 1
Saat Chelsea Krisis Penyerang
Calciomercato.com

Bicara soal grafik performa Chelsea musim ini, kita bisa mengatakan, performa mereka lebih baik dari musim lalu. Karena, di bawah arahan Maurizio Sarri, suasana ruang ganti tim tampak lebih kondusif, bebas konflik. Selain itu, mereka masih bercokol di posisi empat besar klasemen sementara Liga Inggris musim ini.

Meski begitu, situasi Chelsea bukan berarti sepenuhnya bebas masalah. Malah, mereka kini berhadapan dengan krisis ujung tombak handal alias pemain "nomor 9". Akibatnya, ketajaman lini depan Chelsea masih bermasalah. Sistem permainan agresif ala Maurizio Sarri pun tak sepenuhnya berjalan lancar, karena mereka belum punya sosok penyerang handal.

Menyikapi masalah ini, Sarri sebenarnya sudah coba untuk memanfaatkan pemain yang ada. Untuk posisi penyerang murni, Sarri coba memaksimalkan kemampuan Olivier Giroud dan Alvaro Morata. Sayangnya, grafik performa kedua pemain berpostur jangkung ini cenderung inkonsisten, jumlah gol yang dicetak pun tak sesuai harapan.

Nama lainnya, yakni Callum Hudson-Odoi sebenarnya tampil cukup baik saat dimainkan. Tapi berhubung usianya masih muda, Sarri memilih untuk berhati-hati, agar perkembangan pemain jebolan tim junior Chelsea ini tidak terganggu.

Opsi lainnya lalu dicoba Sarri, dengan coba memainkan Eden Hazard sebagai seorang "false nine". Hasilnya, pemain asal Belgia ini cukup rajin dalam hal membuat gol dan assist. Untuk sementara, masalah krisis di lini depan Chelsea bisa teratasi.

Tapi, memasuki bursa transfer Januari, Sarri menilai, Chelsea butuh penyerang tambahan. Tujuannya, agar Hazard tak terlalu diforsir untuk terus bermain. Alhasil, Chelsea lalu memulangkan Michy Batshuayi, penyerang asal Belgia yang dipinjamkan ke Valencia. Sudah cukupkah?

Ternyata belum. Setelah memulangkan Michy Batshuayi ke Stamford Bridge, Chelsea masih bergerak memburu penyerang baru yang dianggap mampu menjadi solusi di lini depan. Hasilnya, sejumlah nama pun dikait-kaitkan dengan Chelsea. Mulai dari yang berpengalaman dan "punya nama" macam Gonzalo Higuain (Juventus, dipinjamkan ke AC Milan) dan Edinson Cavani (PSG), sampai pemain yang "kurang terkenal" macam Mbaye Diagne, penyerang andalan Kasimpasa (Turki) asal Senegal.

Dari sini saja, kita bisa melihat, segawat apa masalah di lini depan Chelsea. Memang, sejak ditinggal Diego Costa, yang kembali ke Atletico Madrid setahun silam, Chelsea belum juga menemukan sosok pengganti ideal di lini depan. Memang, Hazard terbukti mampu menjadi solusi sementara, tapi andai ia berhalangan tampil, Chelsea akan mendapat masalah besar. Maka, disinilah kehadiran sosok penyerang andal dibutuhkan.

Tapi, berhubung ini adalah periode bursa transfer Januari, pilihan pemain incaran yang ada tentu terbatas. Karena, kompetisi masih separuh jalan, dan kebanyakan klub akan enggan melepas pemain kuncinya di periode ini. Di sinilah, Chelsea dituntut untuk cermat dan tak melakukan "panic buying". Jika ceroboh, musim ini bisa berakhir menjadi mimpi buruk berikutnya.

Akankah Chelsea beruntung kali ini?