Yose Revela
Yose Revela Penulis Lepas

YNWA. Wonosobo, 14 Juli 1992

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Jelang Laga Liverpool Vs Manchester City

3 April 2018   00:12 Diperbarui: 3 April 2018   07:30 804 0 0
Jelang Laga Liverpool Vs Manchester City
Youtube.com/Feelthebeat

Pada Kamis (5/4, dinihari WIB), akan berlangsung laga leg pertama babak 8 besar Liga Champions Eropa, antara tuan rumah Liverpool melawan tamunya, yakni Manchester City. Laga di Stadion Anfield ini, adalah pertemuan pertama kedua tim, di ajang Liga Champions Eropa. Sebelumnya, kedua tim hanya sering bertemu di ajang liga atau kompetisi piala domestik (Piala FA dan Piala Liga) Inggris.

Sekilas, pertemuan kedua tim ini menampilkan dua wajah bertolak belakang. Liverpool adalah tim Inggris dengan sejarah bagus di Liga Champions Eropa (juara 5 kali dan 2 kali menjadi finalis), yang baru kembali mentas setelah 'membolos' di beberapa musim terakhir. Sementara itu, City adalah tim yang masih minim pengalaman bertanding, di babak lanjut (perempatfinal ke atas) Liga Champions.

Ya, ini adalah perempatfinal kedua City di ajang Liga Champions, setelah musim 2015/2016. Selebihnya, mereka kerap terhenti di babak perdelapanfinal dan fase grup. Boleh dibilang, pertandingan ini adalah pertarungan antara "tim yang sedang berupaya menjaga sejarah bagus di Eropa" melawan "tim yang sedang berusaha membangun sejarah bagus di Eropa".

Melihat situasi terkini kedua tim, City boleh saja lebih diunggulkan. Karena, performa mereka musim ini begitu bagus. Selain sukses mengunci gelar Piala Liga, mereka hanya perlu mengamankan satu kemenangan lagi, untuk meraih gelar juara Liga Inggris musim ini.

Tapi, meski City lebih diunggulkan, bukan berarti Liverpool bisa dianggap remeh. Dengan gelar juara liga yang sudah mustahil didapat, bisa dipastikan, Liverpool akan tampil habis-habisan di ajang Liga Champions Eropa, dengan menganggap duel melawan City sebagai laga final. Inilah yang berpotensi menyulitkan City.

Apalagi, City datang ke Anfield, stadion yang kurang bersahabat dengan mereka. Seperti diketahui, City terakhir kali menang di stadion ini pada tahun 2003. Di Anfield pula, tepatnya pada 14 Januari 2018 lalu, City kalah untuk pertama kalinya di liga. Kala itu, City kalah 4-3 atas Liverpool. Inilah kekalahan pertama (dan masih satu-satunya) City di liga musim ini.

Secara atmosfer, atmosfer intimidatif khas Stadion Anfield di pertandingan kompetisi Eropa, bisa menjadi satu senjata tersendiri bagi Liverpool. Karena, Liverpool kerap tampil luar biasa di kandang. Tak heran, muncul sebutan "European Nights in Anfield", untuk menggambarkan atmosfer spesial tersebut.

Selain karena faktor stadion Anfield, City juga akan bertemu lawan yang tangguh secara taktikal. Meski punya taktik dan komposisi tim bagus, tim asuhan Pep Guardiola ini masih kerap kerepotan, tiap kali melawan tim, yang gemar melakukan pressing ketat, dan punya serangan balik cepat nan mematikan. Kebetulan, ini menjadi gaya main Liverpool di bawah arahan Juergen Klopp. Tapi, pertahanan Liverpool yang masih cukup rapuh, bisa menjadi celah terbuka bagi City.

Masalah lainnya, konsentrasi City di laga ini akan terbagi, mengingat di akhir pekan nanti, mereka akan melakoni Derby Manchester di Stadion Etihad. Laga ini akan cukup krusial, karena jika mereka menang, gelar liga akan pasti didapat. Tentu saja, situasi ini akan memaksa Pep berpikir cukup keras. Mengingat, kedua kompetisi ini sama pentingnya bagi City.

Dari sisi materi tim dan taktik, laga ini amat menarik untuk disimak. Karena, kedua tim sama-sama punya kekuatan lini serang menyeramkan. City dimotori duet David Silva-Kevin de Bruyne yang kreatif, sementara Liverpool punya trio Roberto Firmino-Sadio Mane-Mohamed Salah yang sedang panas. Melihat situasinya, bisa dipastikan kedua tim akan bermain terbuka. Jadi, tak akan mengejutkan, jika nantinya tercipta banyak peluang emas atau gol di laga ini.

Tim manakah yang akan tersenyum senang di akhir laga?