Yosep Efendi
Yosep Efendi Pembelajar

Selalu berusaha menjadi murid yang "baik" [@yosepefendi1] [www.otonasional.com]

Selanjutnya

Tutup

Otomotif Artikel Utama

Menelusuri Silsilah Mobil Esemka Garuda 1

31 Maret 2018   20:44 Diperbarui: 1 April 2018   14:21 10170 3 2
Menelusuri Silsilah Mobil Esemka Garuda 1
Sumber: www.tribunnews.com

Perdebatan tentang Asal GARUDA 1

Kemunculan Garuda 1 pada akhir Januari 2018 lalu menimbulkan keramaian di media berita online dan media sosial. Yak, Garuda 1 bikin rame, tepatnya menimbulkan perdebatan, spekulasi bahkan cibiran. Lihat saja betapa "ngerinya" komentar warganet pada berbagai artikel tentang Mobil Esemka.

Berdebat soal kebenaran bahwa SUV putih yang tampak mewah itu bukan produk ESEMKA, meskipun sangat jelas ada logo dan emblem Esemka di pintu Hatcback. Warganet pun tak kekurangan akal untuk mencari tahu "siapa/apa" dibalik Garuda 1. Caranya pun sangat mudah, hanya dengan melihat sejarah mobil-mobil yang pernah "diakui" hasil produksi Esemka.

Jeng jeeeng, dapatlah, Garuda 1 identik dengan Foday Lanfort. Sama seperti pendahulunya, Rajawali generasi terbaru yang identik dengan Foday F22 dan Digdaya yang juga plek ketiplek dengan produk Foday. Ah, Esemka rebadge mulu, ganti logo aja bisanya. Begitulah kira-kira kesimpulan banyak netizen.

Esemka Garuda1 | gambar: www.tribunnews.com
Esemka Garuda1 | gambar: www.tribunnews.com
Keterbukaan Pihak Esemka

Pihak Esemka sangat terbuka soal produk jadi, misalnya sangat terbuka saat membawa Garuda1 menggunakan Towing Car. Namun, cenderung diam soal proses produksi. Wajar sih, mobil yang digadang-gadang jadi mobil nasional itu sudah digarap secara swasta, murni swasta. Jadi, secara moral, tidak ada tanggung jawab untuk terbuka kepada publik. Itu hak pihak Esemka.

Meskipun mereka tampak merahasiakan, jika pemerhati mobil nasional mengikuti perkembangan berita Esemka di media, pasti akan tercerahkan. Begitupun dengan Garuda 1, yang masih dirahasiakan oleh pihak Esemka. Yang kemudian menimbulkan perdebatan dan spekulasi asal-muasal Garuda 1. Bahkan muncul banyak cibiran perihal Garuda 1 adalah hasil jiplakan, serta dugaan hanya mobil pabrikan lain yang diganti logonya. 

Ada juga yang komentar bahwa mobil China yang menjiplak mobil Esemka. Tampaknya, pihak Esemka membiarkan saja perdebatan itu, tanpa ada klarifikasi atau siaran pers. Itu memang hak pihak Esemka, memberi informasi atau tahan dulu, biarkan masyarakat heboh dulu.

Perbandingan Foday dan Garuda1 | Sumber: otomotif.liputan6.com
Perbandingan Foday dan Garuda1 | Sumber: otomotif.liputan6.com
Menelusuri "Asal" Garuda 1 Berdasar Sejarah Perjalanan Esemka

Untuk mengetahui lebih mendalam asal usul Garuda 1 dan menyudahi perdebatan, mari kita buka kembali lembar sejarah Esemka. Rencana pengembangan mobil "SMK" dimulai sejak 2007. Berawal dari kesatuan niat dan tekad berbagai SMK di Indonesia untuk membangun mobil nasional, Mereka bersatu menjadi "SMK Indonesia". Saat itu, SMK Indonesia didukung oleh Autocar Industri Komponen (AIK) untuk merancang dan memproduksi mesin 1500cc.

Dua tahun kemudian, Esemka bekerja sama dengan PT Nasional Motor membuat body double cabin dan bersama PT Mageda membuat body SUV. Kali ini, Esemka direstui Presiden Susilo Bambang Yudhoyuno, saat pameran di ITB Bandung. 

Dukungan Presiden SBY pada Esemka Digdaya | gamar: itb.ac.id
Dukungan Presiden SBY pada Esemka Digdaya | gamar: itb.ac.id
Masih di tahun 2009, Esemka mengenalkan Digdaya 1 pada acara Pameran Produk Indonesia 2009 di Jakarta. Tenaga penggerak menggunakan mesin eks Timor 1.500 cc. Tampaknya, ini adalah produk hasil kolaborasi dengan PT. Magenda dan AIK. Tapi tunggu dulu, kok Digdaya generasi pertama ini mirip dengan D-Cab keluaran Foday? Bisa saja, Foday masuk dalam lingkaran kolaborasi Esemka.

Tahun 2010, Mereka melakukan perluasan usaha dan kerjasama, hingga ke negeri China. Salah satu mitra yang diketahui adalah Guangdong Foday Automobile (GFA). Salah satu produknya yang kala itu sangat fenomenal adalah ESEMKA RAJAWALI. Menurut informasi, Esemka Rajawali I dibuat berbasis Chery Tiggo dan Rajawali I Alpha berbasis Foday Exploler 6. Kolaborasi Esemka, dapat tambahan anggota baru, Chery.

Awal tahun 2012, Bapak Sukiyat sebagai pengelola Kiat Motor Klaten -penggagas brand Kiat Esemka-, mengakui bahwa sebagian komponen masih mengadopsi desain mobil dari Korea, Australia dan juga China. Beliau menjelaskan masih sulit mencari komponen lokal hingga terpaksa harus mengadopsi dari luar.

Namun, tampaknya pihak Pemkot Solo sebagai pengembang Esemka melalui bendera PT Solo Manufaktur Kreasi, tidak senang dengan keterbukaan Sukiyat. Wakil WaliK ota Solo kala itu, Pak FX Hadi Rudyatmo, menyampaikan bahwa produksi mobil Esemka murni dilakukan penuh oleh siswa SMK. Entah apa maksud pernyataan tersebut, apakah maksudnya seluruh komponen diproduksi oleh siswa SMK atau maksud lain.

Tampaknya drama dan konflik tersebut berlanjut, dengan pengakuan dari Pak Sukiyat, yang menyatakan bahwa dirinya merasa terancam. Menurutnya, beliau hanya menyampaikan kondisi teknik yang sebenarnya. Namun, ternyata ada pihak yang tidak senang dengan apa yang beliau beberkan. Bahkan, Pak Sukiyat mempersilahkan Wali Kota Solo kala itu, Pak Joko Widodo dan kawan-kawan, untuk menyebutkan darimana komponen utama Esemka berasal.

Berita Tentang Dugaan Ancaman Pada Bapak Sukiyat | Solopos
Berita Tentang Dugaan Ancaman Pada Bapak Sukiyat | Solopos
Tak ingin konflik dan teka-teki terus berlanjut, akhirnya di penghujung Tahun 2012, Direktur Utama Esemka Bapak Joko Sutrisno membuka informasi mitra Esemka. Dari penjelasan beliau, diketahui bahwa Esemka sudah sepakat menjalin kerjasama alih teknologi dengan Chery dan Foday. Yak, alih teknologi.

Tahun 2014, PT Solo Manufaktur Kreasi (SMK) dan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bekerja sama dengan Beijing Automobile International Corporation (BAIC). Kerja sama tersebut terkait suplay komponen, dalam hal ini kerjas ama untuk menyuplai sebagian komponen mobil untuk Esemka (sumber). BAIC adalah salah satu perusahaan besar di China yang memproduksi mobil dan komponennya.


Sempat lama tak ada kabar, alias vakum di media nasional, Esemka kembali menggebrak media pada tahun 2016. Ditandai dengan berita Esemka membangun pabrik di Boyolali. Setahun kemudian, Esemka kembali unjuk gigi dengan mengeluarkan produk teranyarnya, Digdaya 2 mengaspal di jalan raya. Lagi, Esemka Digdaya generasi kedua itu identik dengan mobil China, yaitu Foday F22.

Perbandingan Digdaya Generasi 2 dan Foday F22
Perbandingan Digdaya Generasi 2 dan Foday F22
Kerja Sama, Cara Cepat Mengembangkan Esemka

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2