Yonathan Christanto
Yonathan Christanto karyawan swasta

Movie Enthusiast

Selanjutnya

Tutup

Film Artikel Utama

"A Mother's Love", Racikan Horror Berkelas dari Joko Anwar untuk Asia

8 Oktober 2018   13:50 Diperbarui: 8 Oktober 2018   16:32 4577 8 5
"A Mother's Love", Racikan Horror Berkelas dari Joko Anwar untuk Asia
Hboasia.com

Euphoria "ibu" dari film Pengabdi Setan yang didaur ulang dengan kualitas luar biasa oleh Joko Anwar setahun yang lalu, rasanya belum benar-benar habis sampai saat ini. 

Apalagi ditambah banyaknya berita yang membahas kesuksesan penayangan film tersebut di mancanegara, membuat Pengabdi Setan bukan hanya menjadi sekedar film horror berkualitas namun juga menjadi standar baru horror tanah air.

Dengan euphoria "ibu" yang masih cukup tinggi sampai saat ini, di tahun ini justru kembali kita disuguhi racikan horror terbaru dari Joko Anwar. Horror yang bisa dikatakan memiliki kualitas setara dengan Pengabdi Setan bahkan di beberapa aspek melebihinya.

Namun bedanya, kali ini Joko Anwar meracik cerita horror dengan karakter hantu yang berdasarkan cerita rakyat, untuk kemudian digabungkan dengan jalan cerita yang relevan dengan keadaan saat ini.

Hboasia.com
Hboasia.com
Ya, film tersebut berjudul A Mother's Love, yang merupakan sub judul dari serial horror berjudul Folklore. Adapun serial ini ditayangkan secara eksklusif di HBO dan merupakan kumpulan atau antologi film horror berdasarkan cerita rakyat dari 6 negara Asia yaitu Jepang, Thailand, Malaysia, Singapura, Korea, dan Indonesia. Folklore juga didistribusikan untuk pasar Asia saja.

Nah, A Mother's Love kemudian didaulat sebagai pembuka serial Folklore semalam atau tanggal 7 Oktober 2018,  untuk kemudian film-film lainnya akan ditayangkan di jam dan hari yang sama mulai minggu depan.

Ada yang belum sempat nonton semalam? Yuk, coba ikutin ulasan saya disini.

Sinopsis

Murni (Marissa Anita) merupakan orang tua tunggal dari Jody (Muzakki Ramdhan). Mereka berdua hidup dalam kondisi ekonomi yang bisa dibilang memprihatinkan, hingga Jody pun kesulitan untuk sekolah dan rumah mereka pun berpindah-pindah karena seringnya tak mampu bayar sewa.

Pekerjaan yang diambil Murni sebagai tukang bersih-bersih paruh hari di salah satu rumah kosong, pada akhirnya melahirkan ide bagi Murni untuk tinggal di rumah tersebut bersama anaknya di malam hari.

Hboasia.com
Hboasia.com
Namun di malam pertamanya di tempat tersebut, Murni justru dihadapkan pada sesuatu yang mengerikan. Suara-suara aneh dan bau tak sedap dari loteng, kemudian membawanya kesana dan menemukan banyak anak kecil di tempat tersebut dengan dikelilingi banyak kotoran manusia.

Setelah kejadian itu, Murni pun kemudian menjalani kehidupan yang berbeda. Ada kekuatan jahat yang juga manipulatif, yang mencoba mengganggu hubungan Murni dan anaknya. Jody pun ada dalam bahaya.

Film yang Digarap dengan Maksimal

Film ini menurut saya sangat efektif menghadirkan keseraman yang maksimal di sepanjang film. Joko Anwar tidak mengumbar jumpscare seperti film-film horror pada umumnya. Joko Anwar dengan lihai menggabungkan atmosfer, tone dan permainan kamera yang sugestif hingga menghasilkan adegan demi adegan yang mengerikan. 

Kemunculan si hantu wewe gombel ini pun sejatiny

Hboasia.com
Hboasia.com
a tidak banyak, sehingga mampu menciptakan rasa penasaran yang tinggi akan seperti apa sosoknya ketika muncul nanti. Tapi sekalinya hantu ini menampakkan diri, dijamin bikin bulu kuduk merinding. 

Karena seperti "ibu" di Pengabdi Setan, tampilan hantu wewe gombel ini pun tidak dibuat berlebihan.Namun disitulah poin nya, semakin sederhana justru semakin seram. Apalagi gerakan si wewe ini cenderung lambat dan mengintimidasi. Jadi bisa terbayang kan horrornya seperti apa?

Pujian pun datang dari hubungan yang dibangun oleh Marissa Anita dan Muzakki Ramdhan di sepanjang film. Mereka sangat natural dan benar-benar membuat kita percaya bahwa mereka adalah ibu-anak sungguhan. 

Marissa mampu menunjukkan karakter single parent yang berani, sayang terhadap anaknya dan tidak mudah menyerah. Bahkan di beberapa adegan, hubungan mereka berdua benar-benar bisa bikin baper, sampai membuat kita lupa kalau ini film horror atau drama.

Hboasia.com
Hboasia.com
Muzakki Ramdhan, jelas sukses memerankan tokoh sentral di film ini. Meski usianya masih kecil, namun tak bisa dipungkiri aktingnya sangat ciamik dan sukses memainkan emosi senang-sedih di tiap adegan yang diperankannya.

Scoring film ini juga jempolan, karena berhasil menciptakan atmosfer kelam dan menegangkan di sepanjang film.

Intinya, film ini benar-benar digarap dengan maksimal oleh Joko Anwar. Apalagi, durasi film ini sejatinya cukup singkat yaitu dibawah 60 menit. Namun apa yang ditawarkan film ini sangat efektif dan juga padat meski durasi tak sepanjang biasanya.

Dan karena Joko Anwar juga merupakan penulis film ini, maka terlihat Joko Anwar sangat lepas dalam menggarap film ini. Hasilnya pun bisa dirasakan, sangat memuaskan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3