Mohon tunggu...
Yolis Djami
Yolis Djami Mohon Tunggu... Foto pribadi

Tilong, Kupang.

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Semua Kembali, Utuh!

11 Agustus 2020   05:06 Diperbarui: 11 Agustus 2020   05:05 24 3 0 Mohon Tunggu...

Aku terbiasa berangkat kerja pagi. Yaitu waktu yang bebas dari kemacetan dan keruwetan di perjalanan. Aku membiasakan diri begini agar sampai di tempat kerja, tetap fresh bukan stress.

Fresh karena jalanan masih cukup lengang. Masih sedikit kendaraan yang berseliweran. Udara pun masih sejuk. Tanpa polusi asap knalpot. Tanpa polusi suara dan juga polusi udara.

Dengan alasan-alasan tadi, maka aku tak perlu ngebut. Santai saja. Paling cepat empat puluh kilo meter per jam kupacu motor. Mungkin juga kurang dari itu. Ibaratnya sambil ngopi di motor pun tak terganggu. Aman!

Aku bekerja sebagai guru di SD Bambini. Lokasinya di jalan Mesjid Raya, kecamatan Bontoala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Tempat tinggalku di Komplek Perumahan Hartaco Indah Blok 4 G nomor 14, Kelurahan Parang Tambung, Makassar.

Jarak perjalanan yang harus kutempuh dari rumah ke sekolah hanya berkisar 7-8 kilometer. Cukup ditempuh dalam waktu 15-20 menit. Dan seperti kubilang tadi bahwa aku cukup menggelinding pelan-pelan saja.

Banyak akses yang bisa kuambil menuju sekolah dari rumah. Tapi aku lebih sering melalui rute ini: Jalan Daeng Tata -- Jalan Daeng Ngepe. Belok kanan ke Jalan Kumala. Aku sengaja mengambil jalan itu agar bisa sekalian mengantar Rommy, putra bungsuku.

Ia bersekolah di SMA Frater yang berjarak seratus meter dari belokan tadi. Kemudian terus masuk Jalan Veteran Selatan dan berakhir di ujung Jalan Veteran Utara. Lalu belok kanan ke Jalan Mesjid Raya.

Di sini ada lampu pengatur lalu lintas yang memisahkan Jalan Veteran dan ke Utara masuk Jalan Bandang. Pemisah kedua jalan tadi adalah Jalan Mesjid Raya ke arah Timur menuju Jalan Urip Sumohardjo. Sekolah tempatku mengajar berlokasi di sisi kanan Jalan Mesjid Raya. Sekitar tujuh puluh meter dari perempatan ini.

Hari itu adalah Senin tanggal 23 November 2009. Aku menyusuri rute itu sebagaimana biasanya. Dan seperti biasa pula, aku tiba di sekolah jam 07.10. Atau maksimal, 07.15 wita.

Aktivitas pertama yang biasa aku lakukan setibanya di sekolah adalah baca Alkitab. Itu selalu kulakukan setelah mengisi absensi dan sebelum bel upacara atau memulai pelajaran.

Tapi hari ini spesial sekali. Aku tak bisa lakukan semua itu. Aku baru tiba pukul 08. 45 atau lebih. Terlambat sekali. Keterlambatan itu karena aku sibuk mencari tas yang tercecer di jalan. Entah di mana?

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x