yoga man
yoga man Wiraswasta

Hidup terus, terus hidup.. dan memulai hidup. Teliti apa yang dibaca, baca apa yang diteliti

Selanjutnya

Tutup

Film

“Dracula Untold Story”, Vlad, Si Anak Iblis dan Negara Islam

9 Agustus 2018   16:00 Diperbarui: 9 Agustus 2018   16:13 342 0 1

Ada beberapa fakta yang terungkap ketika menonton film dracula untold story.  Film besutan Gary Shore ini mengambil latar belakang sejarah Negara Islam Turki dan Kerajaan Vlad di Transylvania tahun 1442 M.

Vlad yang diperankan Luke Evans, adalah seorang anak yang dibesarkan di bawah naungan Negara Islam Turki. Dia dilatih dan dididik dari usia remaja menjadi tentara islam yang tangguh.

Vlad kecil diserahkan ke Sultan sebagai tanda kesetiaan dan perdamaian antara kerajaan yang dipimpin ayahnya dengan Negara Islam Turki.

Vlad kembali ke kerajaan setelah 10 tahun perjanjian damai.  Dia tumbuh dewasa dan menjadi penerus tahta (pangeran) selanjutnya di kerajaan Transylvania.

Di film ini,  tentara islam turki datang ke kerajaan Vlad atas perintah Sultan Mehmed II untuk menyampaikan perintah Sultan yaitu meminta 1000 prajurit dari usia 15 tahun ke atas dan anak-anak usia 10-14 tahun akan dipersiapkan untuk melawan Wina.
Namun anggota dewan kerajaan Vlad melakukan protes terhadap permintaan Sultan dan meminta Pangeran Vlad untuk melakukan negosiasi ulang.
               ***
Vlad datang bertemu Sultan Mehmed II. Sultan Mehmed II mengubah keputusannya dan menyetujui keinginan Vlad untuk ikut berperang melawan Hungaria, dan bersedia menyerahkan anak laki-lakinya dalam naungan Negara Islam Turki. Sultan Mehmed II menyetujui perjanjiannya dengan memberikan cap jempolnya.

Tentara Islam menjemput Vlad dan Anaknya Ingeras serta Mirena (istri Vlad) ikut mengantarkannya untuk melepas kepergiannya di lapangan terbuka.

Pelanggaran perjanjian dilakukan Vlad dengan membunuh tentara Islam turki yang menjemputnya.
Vlad yang ketakutan akan serangan balik Tentara Islam turki dan putus asa pergi ke gunung untuk mencari makhluk sejenis vampir (silakan tonton).  

Dia melakukan transaksi dengan makhluk jahat agar diberikan kekuatan yang besar sebagai gantinya ia menjadi tumbal. Vlad sebagai manusia sudah mati ketika meminum darah sang vampir.

Dia berubah jadi vampir, dan hidup dengan kekuatan sebagai anak Iblis. Kekuatan Vlad dari iblis digunakan untuk membunuh pasukan Negara Islam Turki.

Walaupun pada akhirnya Vlad tidak mampu menguasai diri untuk tidak minum darah selama tiga hari. Jika berhasil melewatinya Vlad bisa berubah menjadi manusia lagi.

Para pendeta di Kerajaan Transylvania mengetahui perubahan Vlad yang telah menjadi budak iblis dengan menjadi vampir. Para pendeta menyerangnya dengan membakarnya tapi Vlad dengan kekuatan vampirnya tidak mati.

Vlad yang telah menjadi sekutu iblis kian terdesak dengan serangan 100000 tentara islam Turki.  
Ia tak mampu menyelamatkan Mirena.  Vlad yang tak mampu mengendalikan emosinya akhirnya meminum darah istrinya dan Vlad telah menjadi abdi iblis selamanya.

Pertempuran berdarah tak terelakkan Vlad membasmi habis pasukan islam Turki dan membunuh Sultan Mehmed II.
Vlad yang sadar kalau anaknya yang masih manusia terancam oleh para tentaranya telah ia gigit menjadi vampir yang haus darah.  
Ia meminta pertolongan pendeta yang menyerangnya dulu agar dia bertobat kepada Tuhan agar menyelamatkan anaknya Ingeras.

Vlad pun membunuh semua vampirnya dengan membukakan awan yang menghalangi matahari dan ia pun mati karena kekuatan cahaya matahari.

Hikmah yang dapat diambil adalah bersekutu dengan iblis dan menjadikannya golongan kiri membuat Vlad merugi.  Dia tak dapat menyelamatkan satu orang pun.

Bahkan anaknya yang menjadi penerusnya diselamatkan oleh pengikut Tuhan (orang-orang beriman).

Vlad resmi jadi budak iblis (golongan kiri) selama-lamanya dan tujuan iblis tercapai yaitu menghasut manusia untuk menjadi pengikutnya ( penjajah pemerintahan Tuhan).