Ya Yat
Ya Yat Blogger

Penyuka MotoGP, fans berat Valentino Rossi, sedang belajar menulis tentang banyak hal, Kompasianer of The Year 2016, bisa colek saya di twitter @daffana, IG @da_ffana, steller @daffana, FB Ya Yat, fanpage di @daffanafanpage atau email yatya46@gmail.com, blog saya yang lain di www.daffana.com

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan Pilihan

Memilih Air Minum, Kenapa Harus Air Mineral?

10 Oktober 2018   19:07 Diperbarui: 12 Oktober 2018   23:28 745 5 2
Memilih Air Minum, Kenapa Harus Air Mineral?
Kita butuh air (dok.freepik.com)

Saya senyumi para ibu yang sedang berkumpul sembari mengobrol di teras warung siang itu. Saya kenal mereka karena mereka adalah para tetangga saya. "Mau beli air galon bu?" tanya seseorang di antara mereka. Saya tersenyum sambil berkata "iya" sebagai jawaban atas pertanyaan ibu tadi. Secara saya memang sedang membawa galon kosong, nggak mungkin kan saya bilang bahwa saya lagi iseng bawa-bawa galon kosong hehehe.

Ibu pemilik warung yang sedang ikutan ngumpul berkata pada saya, bahwa air kemasan galon yang akan saya beli sedang habis, yang ada hanyalah air galon isi ulang, artinya air yang diisi ulang di depot tertentu, bukan air kemasan dari pabrik yang biasa saya minum. Saya urung membeli dan saya bilang akan membeli di warung lain yang stock air kemasan galonnya masih ada.

Bukannya ibu-ibu namanya kalo nggak iseng melempar komentar. "Ah air sama aja kan mbak, sama-sama air galon kemasan, sama-sama buat minum, " kata seorang ibu, sebut saja namanya ibu mawar melati harum mewangi. Lagi-lagi saya hanya menyungging senyuman sebagai balasan komentar si ibu, lalu bilang "permisi" dan pergi ke warung yang tak jauh dari situ. Syukurlah air galon kemasan yang saya cari ada di warung ini.

Beraktifitas jangan lupakan air (dok.freepik.com)
Beraktifitas jangan lupakan air (dok.freepik.com)
Sambil kembali ke rumah, yang mana saya terpaksa melewati kumpulan ibu-ibu tadi, membuat saya ingat pada komentar bahwa air galon kemasan sama aja. Iya memang, sama-sama buat minum, tapi apa air galon kemasan pabrik dan air galon isi ulang dari depot itu sama? Tentu tidak.

Air galon kemasan pabrik adalah air dengan kandungan mineral di dalamnya dan terjamin steril dari bakteri berbahaya karena proses pengisian yang modern. Sementara air galon isi ulang belum tentu mengandung mineral dan belum tentu steril dari bakteri jahat. Air minum yang dialirkan dari truk pengirim air ke penampungan air di depot isi ulang, rentan terkontaminasi oleh bakteri.

Kenapa memilih air yang mengandung mineral?

Kandungan mineral, adalah faktor utama saya memilih air galon kemasan keluaran pabrik sebagai air minum utama di rumah saya. Air memegang peranan penting dalam tubuh, jadi jangan anggap remeh air minum. Minum bukan sekedar minum, air bukan hanya penghilang haus, tapi air berpengaruh pada berfungsinya seluruh organ dalam tubuh kita.

Fungsi air (dok.Diana Sunardi)
Fungsi air (dok.Diana Sunardi)
Dr Diana Sunardi M.Gizi, Sp.GK, adalah salah satu pemberi materi pada Danone Blogger Academy 2018 di mana saya menjadi salah satu peserta beruntung yang terpilih untuk mengikuti acara ini. Ibu Diana Sunardi memberi pemahaman tentang hidrasi sehat pada kami. Penjelasan ibu Diana Sunardi, membuat saya makin yakin memilih air mineral kemasan sebagai air minum utama keluarga.

Wait... pada tau nggak sih air minum itu definisinya sebenernya apa? Air minum adalah air yang aman untuk langsung diminum termasuk di antaranya adalah air mineral alami dari kategori dan air minum dalam kemasan, tidak berkarbonat maupun berkarbonat. Air minum menurut BPOM adalah minuman yang tidak termasuk produk susu.

Jenis air minum terbagi dengan air mineral alami dan air minum olahan. Air mineral alami yaitu air minum yang diperolah langsung dari air sumber alami atau dibor dari sumur dalam, dengan proses terkendali yang menghindari pencemaran atau pengaruh luar atas sifat kimia, fisika dan mikrobiologi air mineral alami. Sementara jenis air minum olahan bisa dilihat dari tabel di bawah ini :

Jenis air minum olahan (dok.Diana Sunardi)
Jenis air minum olahan (dok.Diana Sunardi)
Mineral punya berbagai manfaat dalam tubuh yaitu mencegah karies gigi (fluorida/F), memperbaiki sistem imunitas (selenium/Se), menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit (Natrium/Na), membantu metabolisme zat gizi (tembaga/Cu), membantu memperkokoh jaringan (silika/Si02), kardiovakuler (magnesium/Mg dan kalsium/Ca), sistem saraf dan otot (kalium/K) dan membantu pembentukan sel dan enzim (zink/Zn).

Semua mineral ini bisa kita dapatkan dari makanan, namun belum tentu mencukupi standar kecukupan mineral yang diperlukan tubuh. Karena itu kita membutuhkan tambahan mineral yang bisa kita dapatkan dari air minum dengan kandungan mineral di dalamnya. Jika kebutuhan mineral dalam tubuh tercukupi, organ tubuh akan berfungsi sempurna dan kita sehat jadinya.

Berapa banyak seharusnya air yang kita minum?

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi banyak kebutuhan air minum seseorang. Faktor itu menyangkut suhu dan kelembaban lingkungan tempat tinggal seseorang. Lalu seberapa banyak aktivitasnya, apa jenis kelaminnya, kondisi kesehatan tubuh seseorang dan makanan yang ia konsumsi.

Dr Diana Sunardi (dok.Danone Blogger Academy)
Dr Diana Sunardi (dok.Danone Blogger Academy)
Pada laki-laki dewasa, standar kebutuhan air minumnya adalah 2 liter per hari, pada wanita dewasa, kebutuhan minumnya adalah 1,6 liter per hari. Untuk ibu menyusui, ada tambahan 700 ml per hari dan untuk ibu hamil ada tambahan 300 ml per hari. Namun jika Anda pekerja ringan, Anda harus minum 2,2 -- 3,5 liter per hari dan jika Anda pekerja sedang, minumnya 3,6 liter -- 6,3 liter per hari.

Minumlah sesering mungkin. Minumlah ketika kita haus, ketika berkeringat, minum sebelum -- selama dan setelah belajar, minum sebelum -- selama dan setelah bermain, minum sebelum tidur dan setelah bangun tidur, minumlah setelah makan, minum setiap 30-60 menit walaupun kita tidak merasa haus.

Yes.. jangan menunggu haus dulu baru minum. Haus adalah pertanda tubuh mengalami dehidrasi yaitu keadaan di mana air yang keluar dari tubuh lebih banyak dari air yang masuk ke dalam tubuh. Jika tanda ini diabaikan maka tubuh bisa mengalami dehidrasi berat. Dehidrasi berat bisa berakibat fatal dan bisa berujung pada kematian.

Poto bareng (dok.Danone Blogger Academy)
Poto bareng (dok.Danone Blogger Academy)
Dehidrasi ringan mengakibatkan mulut kering, urin yang keluar sedikit atau berwarna keruh, mudah mengantuk dan lelah, mudah cemas dan tegang, merasa bingung, keringat berlebih, detak jantung cepat, konsentrasi menurun dan daya ingat visual sesaat menurun. Sementara dehidrasi jangka panjang bisa mengakibatkan infeksi saluran kandung kemih dan gangguan pada fungsi ginjal.  

Jadi inget ya sama iklan air mineral yang sering wara wiri di tipi.. "ada Aqua?" Ternyata emang bener efek kurang minum bisa menurunkan daya ingat visual dan konsentrasi. Maka kalau Anda nggak bisa bedain mana Marc Marquez dan mana Valentino Rossi, tandanya Anda harus buru-buru minum. Mau Aqua?