Mohon tunggu...
yanse arfinando
yanse arfinando Mohon Tunggu... Lebih berbahagia memberi daripada menerima

Pemerhati lingkungan dan sosial

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Pikir-pikir Dulu Bila Ingin Merayakan Hari Valentine

13 Februari 2020   11:22 Diperbarui: 13 Februari 2020   11:21 22 0 0 Mohon Tunggu...

Hal ihwal perayaan Hari Valentine atau juga sering disebut Hari Kasih Sayang sejak lama menimbulkan pro-kontra.   Mungkin saat ini Anda sedang mempertimbangkan untuk merayakan Hari Valentine.   Beberapa pemikiran di bawah ini mudah-mudahan ini bisa membantu Anda membuat keputusan.

Jangan merayakan Hari Valentine bila:

  • Menggunakannya sebagai modus untuk melakukan seks bebas (berbuat zina) & hura-hura.
  • Memanfaatkannya sebagai momen untuk cari pacar secara sembrono: siapa saja yang penting punya pacar dan ujung-ujungnya malah membawa penyesalan.
  • Sekedar utuk menebar rayuan dan gombalan tapi sebenarnya Cuma PHP dan bikin orang patah hati.
  • Mengisinya dengan meratapi nasib yang masih jomblo (tidak punya pasangan)

Boleh merayakan Hari Valentine bila:

  • Menjadikannya sebagai momen untuk mengekspresikan kasih sayang kepada orang-orang terdekat seperti orang tua, kakak atau adik.
  • Mengisinya dengan kegiatan sosial seperti berbagi dengan anak jalanan, mengunjungi panti asuhan, panti wredha, dsb.
  • Menjadikannya sebagai momen untuk mengapresiasi orang-orang yang berjasa dalam pelayanan umum seperti petugas kebersihan, polisi lalu lintas, penjaga pintu perlintasan kereta, penjaga keamanan, guru. tenaga kesehatan, dll.
  • Memanfaatkannya sebagai waktu untuk lebih dekat secara pribadi dengan pasangan, bukan secara fisik tapi lebih kepada karakter, pemikiran & perasaan untuk mencapai tujuan luhur dari hubungan yang sudah dibangun.

Apapun keputusan Anda, pastikan bahwa itu yang terbaik.

VIDEO PILIHAN