Balap Pilihan

Italia Berpesta, Dovi Menangi GP San Marino 2018!

10 September 2018   00:37 Diperbarui: 10 September 2018   00:47 572 4 3
Italia Berpesta, Dovi Menangi GP San Marino 2018!
Pembalap Ducati Andrea Dovizioso memenangi GP San Marino 2018 (Sumber : Tempo Foto - Tempo.co)

Rakyat Italia berpesta. Adakah pesta yang lebih heboh daripada seorang Italiano dengan motor Ducati (Italia) menang di sirkuit Misano San Marino?

Pembalap Italia terakhir yang menang di Misano adalah Valentino Rossi (2014) Akan tetapi ketika itu Vale mengendarai motor Jepun, Yamaha.

Sedangkan Ducati terakhir kalinya menang di Misano adalah tahun 2007 (11 tahun lalu) ketika itu Ducati dikenderai oleh Casey Stoner (Australia) Jadi kemenangan Dovi bersama Ducati ini adalah sebuah torehan manis bagi Italia pada zaman now...

Sekalipun hanya menduduki posisi ketujuh, pembalap pujaan tuan rumah, Valentino Rossi tetap mendapat sambutan hangat dari para penggemarnya.

Kalau ada yang bersuka tentu saja ada yang berduka. Sebelumnya dikabarkan kalau balapan di Misano ini akan membawa hoki bagi Lorenzo. Ternyata prediksi yang diramalkan oleh suhu itu  bo cengli dengan hasil yang diperoleh Lorenzo!

Sebenarnya pada balapan kali ini ada peningkatan hasil bila dibandingkan dengan tahun lalu. Pada balapan tahun lalu, Lorenzo terjengkang pada lap ke-6 di turn ke-6 juga. Sementara pada balapan kali ini Lorenzo mendapat "Laka tunggal" (kecelakaan swadaya) pada turn ke-6 dua lap menjelang akhir. Tapi yang pasti pada dua balapan terakhir ini Lorenzo tidak mendapat nilai...

Jalannya balapan.

Jorge Lorenzo start terdepan diikuti oleh Jack Miller, Maverick Vinales, Andrea Dovizioso, Marc Marquez, Cal Crutchlow, Valention Rossi, Danilo Petrucci, Johann Zarko dan Alex Rins untuk melengkapi sepuluh pembalap terdepan.

Selepas start dari posisi keempat, Dovi langsung merangsek ke posisi kedua setelah berhasil melewati Miller dan Vinales. Seperti biasa, Lorenzo yang start terdepan langsung ngacir untuk membuat gap dengan gerombolan pembalap di belakangnya. Penonton langsung bertepuk tangan ketika melihat dua Ducati berada di depan...

Marquez yang start dari posisi kelima juga tak mau kalah dengan langsung menyodok ke posisi tiga setelah berhasil melewati Miller dan Vinales. Kini Marquez berada pada grup terdepan bersama duo Ducati. Selain mengamankan target podium, Marquez juga berusaha mencari peluang untuk menang...

Lap ke-3. Untung tak dapat dipeluk, malang tak dapat ditendang! Jack Miller yang membuat kejutan dengan memulai start dari posisi kedua, kini terkejut setelah mendapati dirinya  mengalami kecelakaan di turn ke-14. Hal itu membuat Miller terpaksa out dari balapan.

Lap ke-6. Setelah mengintai cukup lama, Dovi akhirnya berhasil menyalip Lorenzo di turn ke-8. Ejekan Lorenzo dalam edisi adu nyinyir diantara mereka kemarin, membuat Dovi termotivasi untuk tampil lebih baik. Sementara itu dari posisi ketiga, Marquez tetap setia menguntit Lorenzo.

Lap ke-12. Dovi tampak nyaman di depan dengan membuat gap lebih dari satu detik dengan Lorenzo. Kedua pembalap Ducati ini memilih ban Medium-Medium (depan dan belakang) sedangkan Marquez memilih ban Hard-Medium. Strategi pemilihan ban Marquez ini memang sebagai upayanya untuk menekan lawan dipertengahan ataupun menjelang akhir balapan nanti.

Lap ke-15. Setelah cukup lama menanti, Marquez akhirnya berhasil menyalip Lorenzo disebuah tikungan. Sebuah kesalahan dari Lorenzo membuatnya sedikit melebar, dan langsung dimanfaatkan Marquez dari sisi dalam. Lorenzo terperangah dan segera menyesali keteledorannya.

Diposisi keempat tampak Cal Crutchlow mulai mendekati ketiga pembalap di depannya. Lap-time Cal juga tampak sejajar dengan pembalap di depannya.

Cal tampak menyesali kebodohannya karena terlambat mendahului Rins dan Vinales diawal-awal balapan sehingga membuatnya banyak kehilangan waktu. Gap sekitar 3 detik membuatnya tidak bisa menyerang selain berharap pada kesialan pembalap yang berada di depannya...

Lap ke-16. Lorenzo yang tak mau dimadu.. eh diasapi Marquez segera menyusun serangan. Pertarungan yang sesungguhnya baru saja dimulai. Penonton kini menahan nafas. Sebagian bahkan tak berani memejamkan mata karena takut kehilangan momen seru yang mungkin akan terlewatkan...

Lap ke-19. Setelah bertarung seru selama empat lap, Lorenzo akhirnya berhasil menyalip Marquez di turn ke-12. Marquez bertarung secara luar biasa untuk mempertahankan racing line-nya dari sergapan Desmosedici yang lebih bertenaga itu. Akselerasi Ducati yang lebih cepat selepas tikungan, akhirnya membuat Marquez merelakan posisinya direbut Lorenzo.

Kali ini Marquez tidak berhasrat lagi untuk mengejar Lorenzo. Targetnya mencapai podium sudah terpenuhi. Marquez lebih fokus mengamankan klasemen pembalap daripada berjudi melawan Lorenzo. 16 poin sudah ditangan, sementara Lorenzo tampak kuat sekali. Kalau dipaksakan bisa saja dia terjatuh dan tidak mendapat poin sama sekali.

Pertarungan antara Lorenzo-Marquez kemudian menjadi berkah bagi Dovi karena bisa membuatnya semakin menjauh dari kedua saingannya itu.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2