Balap Artikel Utama

Alasan di Balik Batalnya Balapan MotoGP Silverstone

27 Agustus 2018   17:33 Diperbarui: 28 Agustus 2018   02:21 1997 7 1
Alasan di Balik Batalnya Balapan MotoGP Silverstone
Sirkuit Silverstone, Inggris (sumber motorcyclenews.com)

Akhirnya balapan MotoGP di sirkuit Silverstone 2018 kemarin dibatalkan! Penggemar MotoGP jelas kecewa, namun dapat memaklumi situasinya, sebab tujuan pembatalan ini adalah demi keselamatan semua pebalap.

Sehari sebelumnya, 3 pebalap mengalami crash yang diakibatkan oleh aquaplaning, yaitu adanya genangan air pada pada beberapa titik di cekungan sirkuit yang bumpy. Ketika itu memang hujan lebat membasahi sirkuit pada sesi FP4 (Free Practice 4) kemarin.

Dua pebalap, Alex Rins dan Franco Morbideli tidak mengalami kecelakaan serius. Tetapi malang bagi Pebalap tim Reale Avintia, Tito Rabat yang mengalami patah tulang di kaki kanan setelah motornya ditabrak oleh Morbideli. Usai insiden tersebut, banyak pihak bertemu dan berdiskusi untuk menganalisa situasi sekaligus mencari solusi.

Setelah rapat bersama, Race Director MotoGP, Mike Webb kemudian mengambil keputusan untuk memajukan jadwal 90 menit lebih awal pada balapan hari Minggu esok. Pertimbangannya karena ramalan cuaca mengindikasikan hujan lebat akan turun pada Minggu siang.

Sebenarnya bukan faktor hujan semata saja yang membuat batalnya balapan ini. Balapan pada saat hujan (wet race) adalah hal yang biasa bagi para pebalap. Mereka juga sudah bersiap-siap untuk kemungkinan wet race.

Michelin sebagai penyuplai ban untuk MotoGP juga sudah bersiap untuk kemungkinan balapan dalam kondisi wet race.

Ban wet Michelin memiliki kemampuan untuk menyebarkan air sebesar 4 liter per detik pada kecepatan 300 km/jam. Akan tetapi tidak ada satu pun ban yang mampu mengatasi aquaplaning dengan kecepatan pada kondisi balapan. Hal ini terbukti pada saat FP4 sebelumnya.

Hujan deras disertai angin kencang kemudian membasahi sirkuit Silverstone pada Ahad waktu perlombaan akan dimulai.

Dua jam berlalu dari waktu yang ditentukan, kondisi trek tetap buruk dan tak layak untuk perlombaan. Race Director Dorna, Loris Capirossi dan Direktur Keselamatan MotoGP, Franco Uncini langsung turun mengitari sirkuit untuk melakukan inspeksi trek.

Ada tiga titik berat yakni T7 (Tikungan 7, stowe) T8 dan T9 yang merupakan chicane (tikungan S) di mana ditemukan banyak air terakumulasi di titik pengereman.

Hal ini diakibatkan oleh cekungan yang terdapat di permukaan aspal sehingga air terperangkap disana, dan tidak bisa mengalir keluar dari trek.

Bahayanya, T7 itu adalah speed corner setelah Hangar Straight, lintasan lurus cepat tempat di mana pebalap biasanya mencetak fastest speed.

Dengan situasi sirkuit yang tidak membaik, maka pada pukul 16:00 waktu setempat diadakan pertemuan dengan para pebalap dan pihak-pihak terkait.

Akhirnya semua pihak sepakat untuk membatalkan balapan MotoGP Silverstone ini demi keselamatan para pebalap.

Tadinya sempat ada opsi untuk melanjutkan balapan pada hari Senin. Tetapi opsi itu kemudian ditolak. Beberapa tim, terutama tim-tim satelit keberatan untuk berlomba pada hari Senin. Hal ini menyangkut pertimbangan ekonomi, yakni bertambahnya biaya operasional mereka.

Ada yang suka, ada juga yang tak suka dengan pembatalan ini. Honda dan Yamaha cukup happy karena mereka sadar pencapaian mereka di sini pasti tidak akan maksimal.

Tetapi tidak demikian halnya dengan tim Ducati yang sedang onfire! Dua pebalap mereka itu justru sedang blingsatan untuk mengejar poin ketertinggalan dari Marquez. Ducati sedikit kecewa karena "balapan ditinggal pas lagi sayang-sayangnya..."

(bbc.co.uk)
(bbc.co.uk)
***

Dibatalkannya balapan ini jelas menjadi pukulan telak bagi pihak tuan rumah sebagai penyelenggara balapan. Hal ini memang sangat memalukan karena persoalannya bersifat teknikal!

Seperti diketahui, sirkuit Silverstone baru saja mengalami pembaharuan aspal, di mana aspal yang lama dilapis ulang untuk menyambut MotoGP 2018.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2