Okky Dinova
Okky Dinova masih nganggur XD

Resensi Film / Serial TV / Video Game dan berbagai tulisan "iseng" lainnya XD visit my blog here (karena terkadang saya memotong beberapa konten dengan alasan spoiler / tidak pantas) http://okkydinova.blogspot.com

Selanjutnya

Tutup

Hiburan

[Resensi Film] What We Do In The Shadows ; Dokumenter Kehidupan Vampire

13 November 2017   21:16 Diperbarui: 13 November 2017   21:19 830 1 1
[Resensi Film] What We Do In The Shadows ; Dokumenter Kehidupan Vampire
sumber : niche film

Prolog

Nama Taika Waititi sedang melambung karena kesuksesan film Thor : Ragnarok yang penuh dengan kejutan menyenangkan, Hal yang menarik dari sutradara ini adalah dia juga ikut main di film Thor : Ragnarok sebagai alien Korg dan suara untuk Surtur.

  Hebatnya lagi, meskipun singkat tapi aksi Korg sangat memorable sehingga disukai oleh berbagai penonton.


(hai......)

Karena itulah saya iseng-iseng mencari film lain buatan Taita Waititi dan menemukan film "What We Do In The Shadows", sebuah mockumentary (baca : dokumenter PALSU) tentang para Vampire di zaman modern.

Dan wow, film ini benar2 kocak + bikin merinding (karena digambarkan bahwa Vampire itu nyata) dengan berbagai aksi menarik yang dilakukan oleh karakter yang ada.

Jadi, siap mengenal lebih jauh tentang kehidupan para Vampire ???

Story

Setiap beberapa tahun diadakan sebuah pesta rahasia "Unholy Masquerade" yang diperuntukan untuk beberapa komunitas khusus (Vampire, Penyihir, dan Zombie) yang ada di New Zealand, dan tahun ini sekelompok pembuat film dokumenter mendapat kesempatan untuk mewawancarai salah satu komunitas ini yaitu 4 orang Vampire yang tinggal 1 apartemen di Wellington, tiap kru film ini diberi salib khusus dan mendapat perlindungan selama film ini berlangsung.

Selanjutnya film ini akan menceritakan kehidupan sehari-hari 4 Vampire yang ada yaitu Viago, Deacon, Vladislav, dan Petyr yang disajikan dalam bentuk wawancara dan rekaman langsung kegiatan mereka seperti jalan-jalan di malam hari, cara mereka beradaptasi dengan kehidupan modern, mencari "mangsa", pergi ke klub malam, dll.

Dan Ya, akan ada saatnya dimana para Vampire ini mencari korban untuk dihisap darahnya, dan semua akan diperlihatkan secara jelas dalam film ini!!!

Cerita akan menjadi sedikit rumit saat muncul Vampire baru yang bernama Nick (baru 2 bulan menjadi Vampire) yang memiliki sifat narsis berlebihan dan Stu, teman baik Nick yang meskipun manusia biasa tetapi berhasil memikat perhatian para Vampire.

Dan karena ini film dokumenter, maka selain wawancara dan tatap muka dengan para Vampire, penonton juga akan disuguhi beberapa dokumentasi (gambar-gambar di masa lalu) yang akan memperjelas kehidupan para Vampire (meskipun beberapa terlihat palsu dan tidak sesuai).

Oh ya, sudah saya bilang kalau ini adalah film komedi ??? karena entah kenapa tindakan para Vampire yang ada di film ini malah terlihat lucu di mata penonton XD.

Overall ,film ini menarik dan lucu, cukup disayangkan adegan akhir yang ada malah terlihat memaksa dan tidak diperlukan, tapi akan ada adegan "kecil" menarik yang membuat ending film ini terlihat genius di mata saya XD.

Pesan terakhir dari saya : buanglah jauh-jauh image Vampire yang gagah, mewah, kaya, dan tinggal di istana besar XD.

Characters
Viago (umur : 379 tahun)


Vampire yang menjadi tokoh sentral di film ini dan merupakan pemimpin di apartemennya, sifat Viago yang ramah seakan-akan mencerminkan bahwa dia adalah orang yang baik, tapi Viago-lah yang akan melakukan aksi menghisap darah di depan kamera!!!

Kisah masa lalu dia cukup tragis dimana dulu dia jatuh cinta kepada seorang wanita yang membuatnya rela untuk pindah ke New Zealand dengan cara mengirim peti mati yang berisi dirinya, sayang kesalahan penulisan alamat oleh pelayannya membuatnya menghabiskan waktu 18 bulan sebelum mencapai New Zealand, dan begitu dia tiba sang pujaan hatinya sudah menikah dengan orang lain. Satu-satunya peninggalan yang Viago miliki adalah liontin perak yang berisi foto sang wanita, dan Vampire itu lemah terhadap perak lho!!!

Viago sendiri masih mencintai sang wanita sampai sekarang dimana dia sering mengunjungi panti jompo tempat wanita itu berada saat ini meskipun hanya bisa melihat dari jauh saja.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2