Mohon tunggu...
Asim Sulistyo
Asim Sulistyo Mohon Tunggu...

1997 - 2004 SMPN 2 Pugung, Tanggamus, Lampung.\r\n(2005 - Sekarang SMP Negeri 3 Bayat, Klaten, Ja-teng)

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan Pilihan

SMPN 3 Bayat Klaten, Jateng-Apel Anti Narkoba

22 September 2016   08:09 Diperbarui: 22 September 2016   08:12 0 1 0 Mohon Tunggu...

Kegiatansiswa SMP Negeri 3 Bayat, Klaten dalam memerangi bahaya narkoba sangat terasa.Hal ini bisa dilihat dari sejumlah dinding sekolah dan spanduk kain putih yangdigores dengan senin grafitti. Ratusan siswa Estib ini sudah terbiasa denganseni grafitti dengan menolak bahaya narkoba.

Demikiandijelaskan Kepala Satuan (Kasat) Narkoba Polres Klaten AKP Danang Eko PurwantoSH didampingi Staf Narkoba Polres Klaten Bripka Wulan Wahyuni dan Aiptu NurSyakban di sela-sela pemantauan kegiatan seni grafitti penolakan siswa Estibakan bahaya narkoba, Selasa pagi (13/9).

“Jadisiswa Estib ini menjadi pilot project atau percontohan gerakan siswa dalammenolak peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Klaten ini. Semangat anak-anakdalam menolak narkoba sangat terlihat dengan kemampuan anak-anak dalam membuatgoresan kanvas tinta seni grafitti di dinding kelas maupun kain putih,” ujarDanang Eko Purwanto kepada wartawan.

Sebelummenjadi inspektur apel pagi di halaman SMPN 3 Bayat atau biasa disapa Estib,Danang merasa tersanjung dengan kemampuan kelas 9 Estib dalam grup orkestraEstib. Siswa Estib dengan penuh percaya diri dan mumpuni, terlihat asyikmemainkan 6 alat musik dengan lagu-lagu menggugah semangat belajar siswa.

Gruporkestra Estib kelas 9A yang tampil dalam mensemarakkan apel pagi bersama KasatNarkoba ini, antara lain Danang dipercaya memegang keyboard, melody dipegangNovita, Ella dipercaya pegang drum, angklung dimainkan Bunga, Devi, Putri,Rina, Difta dan Yunita. Siswa yang memainkan gitar antara lain Alvi, Karelina,Ana, Nita dan Galih.

Untuksiswa laki-laki kelas 9A mendapat tugas main seruling. Siswa yang main pianikaantara lain Yeti, Susi, Tika, Risma, Pipit dan Ina. Dan Asim Sulistya sebagaiguru seni budaya dan pembina kegiatan kesenian siswa Estib memegang bioladengan penuh penghayatan dan percaya diri.

Kepadawartawan, Kasat Narkoba Polres Klaten mengaku sangat kagum dan baru pertamakali menyaksikan gelaran konser orkestra siswa Estib dalam memainkan seni musikdan ditambah semangat siswa dalam membuat tulisan penolakan dan ajakanmenggunakan narkoba.

Kegiatanapel anti narkoba untuk tingkat SMP ini dirasakan sangat bermanfaat dan darimonitoring Satuan Narkoba Polres Klaten, kegiatan siswa Estib ini sangatmenonjol. Sehingga ke depan, apa yang dilakukan siswa Estib dalam menolaknarkoba ini, perlu dicontoh siswa SMP atau tingkat SMA/SMK lainnya di Klaten.

Temayang diangkat siswa Estib menolak dengan tegas peredaran narkoba. Dan apa yangdirasakan dalam hati siswa, dituangkan lewat seni grafitti dan hal ini secaratidak langsung ikut berperan dalam memerangi bahaya narkoba dalam upayapreventif.

Siswatingkat SMP ini, jelas Danang, memang menjadi benteng dalam mencegah danmenolak peredaran narkoba, minuman keras, juga bahaya seks bebas di kalanganremaja. Terkhusus narkoba, Danang mengajak 528 siswa Estib yang mengikuti apelpagi ini untuk tetap komitmen dalam menolak bahaya zat adiktif, seperti pilkoplo dan obat keras.

“Belumlama ini kita tangkap pelaku peredaran pil koplo dan narkoba di wilayahKecamatan Bayat ini dan dengan gerakan memerangi bahaya narkoba lewatsekolah-sekolah, juga goresan tolak narkoba seni grafitti para siswa, jugamenjadi pendidikan karakter siswa untuk pertegas tolak bahaya narkoba,” ujarDanang.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x