Mohon tunggu...
Hanif Sofyan
Hanif Sofyan Mohon Tunggu... Freelancer - pegiat literasi walkingbook.org

Penulis Buku Kolaborasi De Atjehers series 1-2: Dari Serambi Mekkah Ke Serambi Kopi; https://acehdigest.blogspot.com/, http://acehportrait.blogspot.com/

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Ampuhkah Spirit "Bushido" Jepang Taklukan Kroasia?

5 Desember 2022   11:25 Diperbarui: 8 Desember 2022   23:01 233
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
jepang versus kroasia-bola okezone

Jepang adalah "keajaiban" Piala Dunia 2022 setelah menjungkal Jerman pada laga penyisihan Grup E Piala Dunia 2022 di Stadion Internasional Khalifa, Doha, Qatar dengan skor Jerman, 2-1. Dan di stadion yang sama, Khalifa Al Rayyan di pinggiran Kota Doha, Jepang juga menekuk dua raksasa sepak bola dunia, Spanyol.

Spirit  "bushido", yang diwarisi dari keberanian moral ala samurai itu semakin membuktikan Jepang sebagai tim wakil Asia yang kini menjelma menjadi kesebelasan menakutkan.

Apa yang membuat Jepang "menggila" di ajang Piala Dunia 2022, tak lepas dari banyak pemain Jepang yang kini merumput di tim-tim elit Eropa. Hal ini diakui oleh Jose Mourinho yang selalu pilah-pilih pemain dengan sangat detail dan teliti.

Para pemain Jepang bermain di Eropa, memanfaatkan peluang "sekolah bola profesional" mereka di tim-tim Eropa. Mereka berkembang dengan cepat dan mengerti bagaimana bermain di tingkat tinggi. Pemain Jepang juga cerdas menggali mentalitas pemain Eropa, mereka terus mengasah mentalitasnya sendiri dan lebih fokus pada permainan tim daripada individu yang selalu dipertunjukkan para pemain Eropa.

Mereka menerapkan prinsip, ambil yang baik, kurangi yang buruknya. Bagaimanapun kekuatan tim Asia masih bertumpu pada kekuatan tim, karena secara individu pemain asal Asia masih di bawah para pemain Eropa secara umum.

Hanya pemain-pemain yang pernah merumput di Eropa yang memahami sisi-sisi dalam strategi dan taktik pemain Eropa. Dan ujian berikutnya yang sangat ditunggu-tunggu oleh para pengamat dan penonton kulit bundar di seantero jagat adalah laga tanding Jepang-Kroasia, yang dikenal taktis permainannya. Apakah Jepang akan membuat kejutan ketiga dengan semangat "bushidonya"?.

Euforia Para Supporter

Wajar jika para pendukung Jepang merayakan kemenangan tim kesayangannya dengan penuh suka cita. Kegembiraan kemenangan Jepang atas Jerman dan Spanyol tidak hanya menjadi kebanggaan "the Blue Samurai" tapi juga para supporter bola Asia dan barangkali dunia yang selalu dikejutkan dengan permainannya.

Tim Eropa dibuat ketar-ketir dengan gebrakan Jepang, dan pengamat meng-elu-elukan kejutan itu sebagai keajaiban yang membuat pesta bola sejagat ini menjadi semakin menarik dinikmati.

Apresiasi yang sama diutarakan Walter Sabatini, direktur sport pada klub-klub Italia, yaitu Lazio, AS Roma, Bologna, dan kini Salernitana. Ia mengamati, kelebihan pemain Jepang, misalnya, ada dalam diri Takehiro Tomiyasu yang sempat bermain di Bologna sebelum pindah ke Arsenal.

Bahakan Sabatini berniat mengontrak beberapam pemain Jepang usai Piala Dunia nanti.  Ia juga memuji para pemain Asia lainnya seperti  Kim Min-jae (Korea Selatan) di Napoli. Menurutnya pemain-pemain Asia itu mempunyai bakat untuk tetap fokus dan bisa mempraktikkan di lapangan instruksi pelatihnya.

Euforia semakin menghangat menjelang laga-laga berikutnya, dan di babak penyisihan grup, permainan Jepang memang sulit diduga. Meskipun kalah diawal melawan Kosta Rika, tapi melompat tinggi ketika menghempas Spanyol---tim matador yang juga sangat disegani lawan-lawannya.

Mereka menunjukkan performa tak kenal menyerah, meski terlihat terkadang menurun, tapi dengan cepat kembali melompat tinggi. Mengingatkan kita dengan semangat pemain komikal Tsubasa---pemain bola dalam serial komik Jepang yang sangat populer. Dan nyatanya kisah semangat para pemain Jepang kali ini, memang bak cerita dalam komik .

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Bola Selengkapnya
Lihat Bola Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun