Mohon tunggu...
anisa wulandari
anisa wulandari Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa

anything

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Menelusuri Asal Muasal Keramik

19 November 2023   19:58 Diperbarui: 19 November 2023   19:59 146
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi Keramik. Sumber : E.Siagian via Shutterstock

Keramik adalah bahan yang telah digunakan oleh manusia selama ribuan tahun untuk membuat berbagai jenis barang, mulai dari perkakas sehari-hari hingga karya seni. Asal muasal keramik dapat ditelusuri kembali ke zaman prasejarah, dan pengembangannya telah melibatkan berbagai budaya di seluruh dunia.

Beberapa titik penting dalam sejarah pengembangan keramik melibatkan:

  1. Neolitikum (Zaman Batu Baru)
    Pada periode ini, manusia mulai menggunakan gerabah pertama kali. Gerabah tersebut awalnya sederhana dan digunakan untuk keperluan sehari-hari, seperti menyimpan makanan dan air.

  2. Mesopotamia
    Peradaban Mesopotamia, salah satu peradaban kuno tertua di dunia, juga membuat kemajuan dalam keramik. Mereka mengembangkan teknik pengeraman dan glasir pada artefak keramik mereka.

  3. Cina Kuno
    Cina dikenal sebagai salah satu produsen keramik terawal di dunia. Pada periode Dinasti Han (206 SM - 220 M), Cina mengembangkan teknik porselen, yang menjadi terkenal karena kehalusan dan ketahanannya.

  4. Keramik Islam 
    Periode perkembangan seni Islam juga mencakup perkembangan dalam keramik. Keramik Islam terkenal dengan ornamen dan dekorasi geometris yang rumit.

  5. Renaisans dan Barok
    Di Eropa, selama periode Renaisans dan Barok, pengrajin Italia dan Belanda membuat keramik yang sangat dihargai. Delftware dari Belanda adalah salah satu contohnya.

  6. Abad ke-18 hingga Abad ke-19
    Pada abad ke-18, industri keramik terus berkembang di Eropa. Pabrik-pabrik keramik besar didirikan di Inggris dan Eropa, dan ditemukan banyak inovasi dalam teknik produksi dan desain.

  7. Abad ke-20 hingga Sekarang
    Inovasi terus berlanjut dengan penggunaan teknologi modern dalam produksi keramik. Selain itu, seniman-seniman kontemporer sering kali mencoba memadukan tradisi dengan pendekatan inovatif dalam karya mereka.

Keramik saat ini digunakan dalam berbagai konteks, termasuk sebagai bahan bangunan, barang pecah belah, seni rupa, dan keperluan industri.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun